Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Sumber : CannyPic
US dollar (Dolar Amerika) mungkin masih agan - agan pernah mendengar uang USD ini, entah secara tidak sengaja lewat berita maupun secara sengaja search tentang dollar. Untuk saat ini kurs 1 USD = Rp. 15.500 Rupiah. Tetapi Mengapa harus mata uang USD yg dipakai sebagai kurs / patokan pertukaran Value mata uang? Yak saya akan menjawab dengan pengetahuan saya yg sangat - sangat terbatas.
Kita akan tarik mundur sejauh 1 zaman yg lalu. Pada kisaran tahun 1900 - 1929, Ekonomi Amerika serikat sedikit demi sedikit naik & pada akhirnya dianggap akan terus naik secara stabil. Itu juga salah satu alasan mengapa Dollar Amerika dijadikan Kurs / patokan karena dollar cenderung stabil. Nah pada tahun 1929, Bursa Saham Amerika Serikat sedikit demi sedikit turun yg menciptakan banyak investor ramai - ramai menarik sahamnya dikarenakan takut Saham akan semakin ambles. Karena hal tersebut, harga Saham jadi tambah Ambles dikarenakan berkurangnya investor dari bursa Saham. Hal tersebut menyulut efek domino kepada kelangsungan ekonomi masyarakat.
Netizen : " Masa SAHAM berpengaruh kepada ekonomi negara?" nah jadi gini nih contohnya. Saya investor harap investasi danang di perusahaan supaya untung, eh tiba - tiba Sahamnya turun drastis. Karena saya takut tambah rugi, saya akhirnya Cutloss, & bukan cuma saya tetapi ribuan investor cutloss berjamaah. "Kok perusahaan dapat rugi?" ya dapat dong, sudah sahamnya turun eh malah dananya diminta balik oleh investor ya rugi tambah rugi. "Terus bagaimana supaya Perusahaan Tidak merugi?" dengan cara efisiensi (mengurangi biaya produksi). "Bagaimana efisiensinya?" dengan mengurangi jumlah karyawan. Jadi seperti itu terus berulang hingga ekonomi terus turun, jutaan pengangguran, & kemiskinan. Sampai pada Franklin D. Roosevelt yg menciptakan undang - undang New Deal, yg isinya memotong gaji pegawai pemerintah & militer sebesar 15 & mempekerjakan 3 juta orang selama 10 tahun untuk nandur (garap lahan). Sedikit - sedikit ekonomi naik, & titik baliknya pada saat Jepang mengerjakan serangan ke Pearl Harbour pada tahun 1941. Nah Amerika melihat kesempatan emas nih. Akhirnya banyak tenaga kerja Militer dibuka yg artinya menyerap tenaga kerja mengingat banyak pengangguran & juga mendapat penghasilan tambahan karena pabrik - pabrik persenjataan dibuka kembali. Nah setelah perang dunia, Ekonomi Amerika jadi lebih stabil dari negara lainnya yg menyebabkan salah satu alasan dipakainya USD sebagai kurs / patokan tukar nilai mata uang.
"Mengapa USD?" Ya karena USD dianggap lebih stabil dari mata uang negara lainnya. "Siapa yg menentukan?" ya perjanjian antar negara dong, misal nih yg dijadikan patokan (kurs) itu mata uang Tiongkok (YUAN), dulu tiongkok belum semaju sekarang & mata uangnya tidak stabil. Anda mau uang anda sekarang 100 ribu dapat beli macam - macam, besoknya cuma dapat beli nasi bungkus? "Kenapa bukan emas?" karena emas berat Sob.
Kesimpulannya, Dollar Amerika terlanjur jadi Kurs atau patokan nilai tukar mata uang negara & bahkan diakui internasional. Anda tau kan, kalo Amerika menganut sistem kapitalis? Yang terbiasa menciptakan kebijakan yg menguntungkan negaranya? Ente mau ganti kurs dari USD to Rupiah ke Rupiah to Bitcoin? Silahkan lihat turki, sekarang malah susah tu negara. Atau mau menggantikan Kurs USD to Rupiah ke YUAN to RUPIAH? mungkin dapat saja tetapi yaaaaaaa
FACEBOOK BAN, GOOGLE BAN, INSTAGRAM BAN, PAYPAL BAN, STEAM BAN, ANDROID BAN ya pada akhirnya perang ekonomi sama seperti cina & Amerika saling memperebutkan ekonomi siapa yg lebih baik.
Ya sekian, semoga Thread saya menjawab. Maklum gan saya cuma masyarakat umum, jadi ilmu saya masih sedikit dangkal, belum sedalam palung. Maaf jikalau ada salah kata, terima kasih.
Sumber = Times New York, THE Guardian, Google, buku PKN, Pribadi. Hari ini 01:48