• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mengapa Manusia Sering Menyalahkan Setan?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Mengapa Manusia Sering Menyalahkan Setan?

Saya kadang penasaran, mengapa manusia sangat mudah menyalahkan yg namanya setan. Ada kejadian aneh sedikit, setan & hal-hal mistis jadi korban. Bahkan ketika jelas-jelas manusianya yg salah, setan tidak luput dari fitnah.


Contohnya saat turun banjir di daerah yg sebelumnya tidak pernah banjir. Selalu saja ada satu dua orang warga yg berkomentar bahwa penunggu daerah tersebut marah. Padahal fakta sudah jelas di depan mata: sampah yg menumpuk jadi penyebabnya. Tapi tetap saja ada yg memilih menyangkal kenyataan. Yang paling lucu, saya pernah menemukan pertanyaan di Quora yg kurang lebih intinya:

Apa yg menciptakan kita jadi orang pemalas selain godaan dari setan?


Bahkan hingga kemalasan diri sendiri pun yg menanggung setan, unik sekali.


Bukan berarti saya tidak percaya dengan hal-hal mistis, karena saya yakin ada satu dua hal di dunia ini yg terjadi karena sesuatu yg ghaib. Dan itu pun sudah dijelaskan di berbagai kepercayaan, bahwa yg ghaib itu nyata adanya. Hanya saja, bukan berarti semua kejadian di dunia ini dapat serta-merta kita anggap sebagai ulah setan.


Kembali lagi ke pertanyaan awal: Mengapa Manusia Sering Menyalahkan Setan?


Jawabannya adalah: Mudah.


Menyalahkan setan menciptakan manusia merasa terbebas dari tanggung jawab. Dengan menunjuk sesuatu di luar dirinya, manusia dapat bersembunyi dari rasa bersalah, seakan-akan dirinya hanyalah korban keadaan. Padahal sering kali, penyebab utamanya adalah manusia itu sendiri.


Setan jadi kambing hitam yg nyaman, karena selain tidak dapat membela dirinya sendiri, setan punya citra buruk sebagai makhluk yg yang punya misi utama menyesatkan seluruh umat manusia supaya membangkang dari perintah Tuhan.


Menyalahkan setan memang memberi sedikit ketenangan karena diri sendiri jadi bebas dari tanggung jawab. Tapi, masalah sebenarnya tidak pernah hilang. Dan justru, semakin kita memalingkan diri dari masalah sebenarnya & memilih untuk mengkambing hitamkan setan, yg ada masalah dapat jadi semakin besar.


Meskipun setan adalah korban yang acap kali disalahkan dalam tulisan ini, dalam kehidupan nyata banyak korban lain yg ikut disalahkan atas kemalasan, kelalaian, hingga kesalahan yg kita lakukan. Korban-nya dapat bernama Ibu, Ayah, Adik, Kakak, Teman, Bos, & lain sebagainya.


Jadi sebagai manusia, alangkah lebih baik kalau kita dapat belajar introspeksi & bertanggung jawab atas sesuatu yg kita lakukan. Daripada menyalahkan pihak lain, sekalipun itu adalah setan.​
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.