Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.175
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Mengapa degradasi mengintai Tottenham Hotspur?.
Pelatih baru Tottenham Hotspur Roberto De Zerbi. (ANTARA/X/SpursOfficial)
Ini agak aneh untuk klub yg memiliki segalanya, dari stadion yg megah, hingga tempat latihan yg canggih
Jakarta (ANTARA) - Fernando Llorente sungguh tak percaya melihat apa yg sedang terjadi pada Tottenham Hotspur.
Llorente adalah mantan striker pelapis untuk Harry Kane ketika kapten timnas Inggris ini masih aktif bermain untuk Spurs.
Llorente hadir langsung di Stadion San Mames, Mei 2025, ketika Spurs menjuarai Liga Europa setelah mengalahkan Manchester United dalam final.
Spurs pun mengakhiri paceklik trofi dengan menjuarai Liga Europa. Llorente ikut senang.
Dia juga sempat bahagia melihat Spurs mengawali musim ini dengan baik, termasuk saat menjalani fase grup Liga Champions.
Namun dalam tiga bulan terakhir, dia berubah cemas, seperti biasa dirasakan penggemar Spurs.
Atmosfer yg tadinya baik, termasuk saat kalah adu penalti melawan pemenang Liga Champions Paris Saint Germain dalam Piala Super Eropa, lama kelamaan memburuk.
Spurs tak pernah memenangkan pertandingan liga sepanjang 2026. Mereka tak pernah menang di kandang sejak 6 Desember 2025. Total, mereka tak pernah menang dalam 14 pertandingan terakhir Liga Premier.
Akibatnya Spurs terjun bebas ke tiga terbawah klasemen Liga Inggris. Ancaman degradasi pun mengintai mereka ketika Liga Inggris tinggal menyisakan enam pertandingan lagi.
Mereka pernah terdegradasi pada musim 1976-1977, tetapi satu musim kemudian kembali ke liga utama, & sejak itu tak pernah lagi terdegradasi.
Tapi setelah 49 tahun, ancaman degradasi tiba-tiba menyergap mereka, yg sebenarnya terlalu akbar untuk dibiarkan.
Enam regu yg akan mereka lawan dalam enam laga terakhir liga tidak lebih hebat dari Spurs, bahkan beberapa di antaranya mereka kalahkan dalam pertemuan perdana musim ini.
Sayang, persoalan Spurs bukan pada kemampuan mereka dalam mengalahkan lawan, melainkan sakit struktural yg belum dapat mereka sembuhkan.
Brighton, Wolverhampton Wanderers, Leeds United, & Everton adalah tim-tim yg tidak lebih baik dari mereka. Hanya Aston Villa & Chelsea yg mengalahkan mereka dalam pertemuan pertama.
Masalahnya, bukan tipe lawan yg akan dihadapi Spurs yg menentukan nasib klub London ini. Diri mereka sendirilah yg mesti terlebih dulu harus mereka kalahkan.
Soal passing
123Tampilkan Semua
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, mengerjakan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
KirimKomentar jadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.
Berita Terkait
Berita diatas dikutip dari internet, jika Mengapa degradasi mengintai Tottenham Hotspur? adalah spam, mohon beritahu kami.
Ini agak aneh untuk klub yg memiliki segalanya, dari stadion yg megah, hingga tempat latihan yg canggih
Jakarta (ANTARA) - Fernando Llorente sungguh tak percaya melihat apa yg sedang terjadi pada Tottenham Hotspur.
Llorente adalah mantan striker pelapis untuk Harry Kane ketika kapten timnas Inggris ini masih aktif bermain untuk Spurs.
Llorente hadir langsung di Stadion San Mames, Mei 2025, ketika Spurs menjuarai Liga Europa setelah mengalahkan Manchester United dalam final.
Spurs pun mengakhiri paceklik trofi dengan menjuarai Liga Europa. Llorente ikut senang.
Dia juga sempat bahagia melihat Spurs mengawali musim ini dengan baik, termasuk saat menjalani fase grup Liga Champions.
Namun dalam tiga bulan terakhir, dia berubah cemas, seperti biasa dirasakan penggemar Spurs.
Atmosfer yg tadinya baik, termasuk saat kalah adu penalti melawan pemenang Liga Champions Paris Saint Germain dalam Piala Super Eropa, lama kelamaan memburuk.
Spurs tak pernah memenangkan pertandingan liga sepanjang 2026. Mereka tak pernah menang di kandang sejak 6 Desember 2025. Total, mereka tak pernah menang dalam 14 pertandingan terakhir Liga Premier.
Akibatnya Spurs terjun bebas ke tiga terbawah klasemen Liga Inggris. Ancaman degradasi pun mengintai mereka ketika Liga Inggris tinggal menyisakan enam pertandingan lagi.
Mereka pernah terdegradasi pada musim 1976-1977, tetapi satu musim kemudian kembali ke liga utama, & sejak itu tak pernah lagi terdegradasi.
Tapi setelah 49 tahun, ancaman degradasi tiba-tiba menyergap mereka, yg sebenarnya terlalu akbar untuk dibiarkan.
Enam regu yg akan mereka lawan dalam enam laga terakhir liga tidak lebih hebat dari Spurs, bahkan beberapa di antaranya mereka kalahkan dalam pertemuan perdana musim ini.
Sayang, persoalan Spurs bukan pada kemampuan mereka dalam mengalahkan lawan, melainkan sakit struktural yg belum dapat mereka sembuhkan.
Brighton, Wolverhampton Wanderers, Leeds United, & Everton adalah tim-tim yg tidak lebih baik dari mereka. Hanya Aston Villa & Chelsea yg mengalahkan mereka dalam pertemuan pertama.
Masalahnya, bukan tipe lawan yg akan dihadapi Spurs yg menentukan nasib klub London ini. Diri mereka sendirilah yg mesti terlebih dulu harus mereka kalahkan.
Soal passing
123Tampilkan Semua
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, mengerjakan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
- Liga Inggris
- Tottenham Hotspur
- Roberto De Zerbi
- Degradasi Liga Inggris
KirimKomentar jadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.
Berita Terkait
Semifinal Liga Europa: duel regu Inggris & Braga vs Freiburg
- 10 jam lalu
Jadwal Liga Inggris: Man City berpeluang pangkas jarak dengan Arsenal
- 10 jam lalu
Bernardo Silva umumkan tinggalkan Manchester City akhir musim ini
- 20 jam lalu
FA beri sanksi tambahan, Maguire absen lawan Chelsea
- Kemarin 02:04
Hugo Ekitike dilaporkan absen bela Timnas Prancis di Piala Dunia 2026
- Kemarin 19:56
Andoni Iraola dikabarkan tinggalkan Bournemouth akhir musim
- 14 April 2026
Crystal Palace fokus sepenuhnya ke Liga Inggris & Liga Conference
- 14 April 2026
Gelandang Chelsea akui timnya sedang jalani masa sulit
- 14 April 2026
Leeds tundukkan MU, Farke: Tampil ofensif jadi kunci
- 14 April 2026
Sinopsis buku "Broken Strings" karya Aurelie Moeremans
- 15 Januari 2026
Kapan Isra Mi'raj 2026? Ini jadwal & makna perayaannya
- 14 Januari 2026
Ini film "Doraemon" yg masih dapat di tonton lewat Netflix
- 8 Januari 2026
25 ucapan Islami "Selamat Tahun Baru 2026", penuh doa & bermakna
- 31 Desember 2025
Apa itu "playing victim"? Ini ciri-ciri, penyebab & cara menghadapinya
- 21 Desember 2025
Apa itu puasa Rajab? Ini pengertian, jadwal & kalender Rajab 1447 H
- 17 Desember 2025
Urutan film Avatar untuk memahami jalan cerita jelang "Fire and Ash"
- 11 Desember 2025
Jadwal libur sekolah semester ganjil 2025/2026 di seluruh provinsi
- 11 Desember 2025
Hukum menikah siri tanpa sepengetahuan istri pertama, sah?
- 29 November 2025
Berita diatas dikutip dari internet, jika Mengapa degradasi mengintai Tottenham Hotspur? adalah spam, mohon beritahu kami.