• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mengapa Bayi Sering Susah Tidur di Malam Hari?

rifansyah

IndoForum Senior B
No. Urut
296651
Sejak
28 Nov 2024
Pesan
5.864
Nilai reaksi
3
Poin
38

Banyak orang tua baru bertanya-tanya, kenapa ya bayi susah tidur di malam hari? Padahal siang hari ia terlihat lelap, tapi begitu malam tiba, justru rewel dan minta menyusu terus. Situasi ini wajar terjadi, apalagi pada bulan-bulan awal kelahiran. Namun, tetap saja, begadang berkali-kali bisa membuat orang tua kelelahan.


Pola Tidur Bayi Masih Belum Teratur​

Salah satu penyebab utama bayi susah tidur adalah jam biologisnya yang belum terbentuk sempurna. Bayi baru lahir biasanya belum bisa membedakan siang dan malam. Jadi jangan heran kalau mereka lebih banyak tidur di siang hari, lalu aktif di malam hari.

Contohnya, seorang ibu menceritakan bayinya bisa tidur pulas 4 jam di siang hari, tapi saat malam, baru sejam tidur langsung terbangun minta susu. Pola ini biasanya akan berubah secara bertahap seiring bertambahnya usia.

Bayi Butuh Rasa Aman dan Nyaman​

Tidur bayi sangat dipengaruhi rasa aman. Saat merasa lapar, popok basah, atau suhu ruangan kurang nyaman, bayi akan mudah terbangun. Inilah sebabnya mereka sering menangis di malam hari.

Ada juga bayi yang lebih sering terbangun hanya untuk mencari kehangatan dari pelukan orang tuanya. Jadi, bukan selalu soal lapar, tapi karena butuh rasa aman. Hal ini membuat orang tua perlu lebih peka membaca sinyal dari bayinya.

Peran Menyusui pada Tidur Bayi​

Menyusui tidak hanya soal memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memberikan efek menenangkan. Itulah sebabnya banyak bayi yang tertidur setelah menyusu. Namun, kondisi ini juga bisa membuat bayi lebih sering bangun di malam hari karena terbiasa tidur sambil menyusu.

Sebagian orang tua mencoba strategi berbeda, misalnya memberi ASI sebelum tidur malam agar bayi lebih kenyang dan bisa tidur lebih lama. Tapi tentu saja, setiap bayi unik, jadi hasilnya bisa berbeda.

Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua?​

Beberapa langkah sederhana bisa membantu agar bayi tidur lebih nyenyak di malam hari, misalnya:

  • Membedakan suasana siang dan malam. Saat siang biarkan ruangan terang, sedangkan malam dibuat tenang dan redup.

  • Membuat rutinitas sebelum tidur, seperti mandi air hangat, pijat lembut, atau dinyanyikan lagu nina bobo.

  • Menjaga suhu ruangan tetap nyaman, tidak terlalu panas atau dingin.

  • Memberi kesempatan bayi untuk belajar menenangkan diri, tidak langsung digendong setiap kali terbangun.
Dengan langkah-langkah ini, bayi perlahan bisa belajar mengenali waktu tidur malam.

Penutup​

Tidur bayi memang jadi tantangan tersendiri bagi orang tua, terutama di masa awal. Namun dengan memahami penyebabnya, Kamu bisa lebih sabar dan menemukan cara yang cocok untuk si kecil. Ingat, setiap bayi punya ritme unik yang akan berkembang seiring waktu.

Kalau Kamu ingin tahu lebih detail mengenai penyebab bayi susah tidur di malam hari dan bagaimana cara mengatasinya, bisa membaca ulasan lengkapnya di sini: penyebab bayi susah tidur di malam hari nyusu terus.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.