Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ketika akan memulai bisnis, salah satu hal yg cukup rumit untuk di putuskan adalah menentukan produk apa yg nantinya harap di jual. Awalnya mungkin terlihat mudah, karena pada dasarnya apapun dapat kita jadikan produk, namun ranah yg sangat luas itu justru sering menciptakan orang-orang tertahan di fase bisnis paling awal tersebut.
Lantas langkah apa kah yg harus di ambil ketika kita menemui kendala tersebut? Jawabannya cukup mudah.
1. Bercermin
Loh kok bercermin? Mungkin beberapa orang akan bingung ketika mendengar salah satu kiat yg saya berikan.
Nah penjelasannya cukup simpel, Allah sudah menciptakan manusia dalam bentuk yg sempurna, selain itu kita juga di anugrahi akal yg sanggup menciptakan manusia mengerjakan hal di luar nalar, seperti sanggup untuk terbang padahal tidak di karuniai sayap hingga menyelam padahal alat pernafasan kita bukan lah ingsang.
Dengan memanfaatkan kan akal yg luar biasa istimewa ini, kita di perintahkan untuk "iqra" Atau membaca ayat-ayat yg sudah Tuhan kita tampakan sebagai mana wahyu yg Allah turun kan perdana kali kepada nabi kita, untuk nantinya di aplikasikan jadi sesuatu yg dapat memberikan manfaat.
Bacalah apa yg ada di bayangan cermin, yaitu tubuh kita sendiri. Kita memiliki banyak organ tubuh yg tetunya membutuhkan sesuatu untuk merawat, memperindah, hingga menggobatinya, & hal tersebut tentunya sanggup untuk jadi ide bisnis karena pada dasarnya apa yg sudah saya sebutkan di atas termasuk kebutuhan & produk yg baik adalah sesuatu yg merupakan kebutuhan.
Kita ambil satu contoh yaitu rambut, kalau kita di tanya apa saja yg di butuhkan oleh rambut maka akan muncul list kebutuhan yg mungkin dapat mencapai berlembar-lembar. Merawat rambut kita butuh shampo, kondisener, pomade dll. Mempercantik rambut? Bisa kita hiasi mahkota manusia itu dengan aneka jepitan, bando, kuncir dll. Jika kita beralih ke produk jasa, maka akan muncul berbagai macam ide bisnis juga mulai dari catok, creambath, smooting, semir rambut dll.
Pilih salah satu lalu jadikan lah produk maka kendala ide bisnis yg tadi di bahas akan hilang. Itu baru dari satu organ, bayangkan kalau seluruh tubuh? Maka akan ada berlembar-lembar ide bisnis yg akan muncul.
2. Hal yg di sukai
Setiap orang pasti memiliki sesuatu yg di sukai atau kalau di kaitkan dengan aktifitas kita dapat menyebutnya sebagai hoby. Jujur saya katakan kalau produk yg mencangkup hoby, terkadang akan menciptakan kita menyaksikan sesuatu yg gila khususnya dalam hal harga.
Tanyakan pada diri anda sendiri, apa yg sebenarnya anda sukai? Bingung menjawabnya? Jika begitu mulai lah dari hal yg sepele, seperti makanan. Menu apa yg paling anda sukai? Opor? Rendang? Gulai? Terapkan logika ini, " Saya suka, saya cari tau, saya buat sendiri, saya ubah jadi lebih enak "
Kembali ke pembahasan perdana tadi, terapkan metode "iqra" Bacalah menu kesukaan anda, berfikirlah berapa banyak orang yg sekiranya suka menu tersebut, lalu fikirkan juga mengapa ada orang yg tidak suka menu itu. Mulai menyusun rencana bagaimana caranya orang yg suka jadi makin suka & tidak suka jadi suka. Anda menyukai menu tersebut, maka anda juga lah yg lebih tau letak kenikmatannya, buat yg tidak suka mengetahui bagian tersebut & ubah lah orang yg menyukainya jadi benar-benar menikmati kelezatan yg anda maksud itu.
Sementara itu, Jika anda sudah mengetahui apa yg jadi hoby & diri anda sukai. Maka jadikan lah itu ide bisnis. Misal anda suka memancing, maka dari memancing tersebut tentunya akan muncul serangkaian ide yg mana hoby anda dapat jadi ladang penghasilan. Bukanlah toko alat-alat pancing, lalubkarena anda hoby memancing maka anda dapat berperan ganda yaitu jadi penjaga toko serta pusat informasi bagi orang-orang yg baru menyukai hoby itu. Buat orang yg semula suka memancing berubah jadi maniak memancing hingga mengubah orang tersebut jadi pelanggan tetap tokomu.
Percayalah, kalau itu mencangkup hoby maka harga akan jadi nomor dua setelah kepuasan diri.
3. Apa yg anda kuasai
Kiat yg ini cenderung ke arah jasa, contohnya anda pakar dalam bidang photografi maka jadikan keahlian anda itu sebagai ladang bisnis. Mulai lah memperdalam bidang yg anda kuasai itu, ingat yg namanya produk itu adalah sesuatu yg sanggup di Terima banyak orang bukan sesuatu yg anda anggap bagus. Jangan memaksakan persepsi kepada konsumen karena bagaimanapun apa yg kita anggap bagus belum tentu di anggap bagus juga oleh orang lain. Jangan juga sombong & merasa sanggup menciptakan produk anda akan di Terima semua orang, karena hal itu mustahil.
Jadikan skill anda sebagai produk, dengan mengatakan lain jual lah diri anda sendiri.
Ketiga hal di atas adalah kiat menemukan ide bisnis yg mungkin dapat saya berikan. Saya tidak akan menganggap semua yg dibatas absolut benar, karena sekali lagi menciptakan sesuatu yg dapat di Terima banyak orang itu mustahil. Namun saya menulis kiat di atas sesuai dengan apa yg pernah diri ini alami.
Hal yg harus di garis bawahi dalam hal memulai bisnis adalah, berhenti terlalu banyak berfikir & menyegerakan action. Jika sudah mantap dengan opsi yg sudah anda tentukan maka segeralah mulai bisnis anda. Karena terlali banyak teori bagi saya merupakan hal yg salah.
Ingat: teori yg menyempurnakan aksi & aksilah yg menciptakan teori jadi berarti.
Semoga bermanfaat. Kemarin 22:10