• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Menelepon Rumah Karyawan

wirapedia

IndoForum Beginner D
No. Urut
282669
Sejak
25 Feb 2014
Pesan
604
Nilai reaksi
11
Poin
18
Bos sebuah perusahaan besar perlu untuk menelepon salah satu karyawan mengenai masalah mendesak dengan salah satu server komputer utama di kantor. Dia menelepon ke nomor telepon rumah karyawan itu dan disambut dengan anak berbisik, "Halo?"

Merasa tidak nyaman berbicara dengan anak kecil, bos bertanya, "Apakah ayah ada di rumah?"
"Ya," bisik suaranya lirih.
"Boleh saya bicara dengannya?" tanya bos itu.
Dengan mengejutkan, suara kecil itu berbisik, "Tidak."

Karena ingin berbicara dengan orang dewasa, bos bertanya, "Apakah ibumu ada?"
"Ya", datang jawabannya.
"Boleh saya bicara dengannya?"
Sekali lagi suara kecil itu berbisik, "Tidak".

Mengetahui bahwa itu tidak mungkin anak kecil ditinggalkan di rumah sendiri, bos memutuskan ia akan meninggalkan kepada orang yang bertugas menjaga anak-anak.
"Apakah ada orang di sana selain kamu?" bos bertanya kepada anak itu.
"Ya," bisik anak, "Seorang polisi."

Bertanya-tanya apa yang polisi akan lakukan di rumah karyawannya, bos bertanya, "Bisa bicara dengan polisi?"
"Tidak, dia sibuk," bisik anak.
"Sibuk melakukan apa?" tanya bos.
"Berbicara dengan ayah dan ibu dan pemadam kebakaran itu," jawab anak itu sambil berbisik.

Bos mulai khawatir karena ia mendengar apa yang terdengar seperti sebuah helikopter, bos bertanya, "Suara apa itu?"
"Helikopter SAR," jawab suara anak itu berbisik.

"Apa yang terjadi di sana?" tanya bos, sekarang khawatir.
Dalam sebuah suara berbisik kagum anak menjawab, "Tim pencari saja mendarat kan helikopter SAR."

Khawatir, prihatin dan frustrasi, bos bertanya, "Mengapa mereka ada di sana?"

Masih berbisik, suara itu menjawab dengan tawa tertahan, "Mereka sedang mencari saya.."
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.