• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mendongkrak Citra Orde Baru Lewat Isu PKI

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Mendongkrak Citra Orde Baru Lewat Isu PKI


Hari Raya Iedul Fitri, hari raya kemenangan umat muslim, setelah berpuasa 1 bulan lamanya, melawan hawa nafsu & kemungkaran, semestinya dijadikan momen yg baik, untuk saling bermaafan & memuji syukur kepada sang Pencipta atas berkahnya kita dapat melalui Ramadhan dengan baik walaupun dalam kondisi serba susah akibat pandemic Covid19 ini. Akan tetapi bukannya bersyukur & memuji namaNya, sekelompok manusia pengecut yg harap memecah belah bangsa ini malah melemparkan isu basi, apalagi kalau bukan isu PKI. Siapa mereka yg melempar isu PKI disaat umat muslim merayakan hari raya kemenangannya?

Nah ini dia, ada tweet dari Ismail Fahmi tentang maraknya isu PKI di medsos & siapa orang dibalik penyebaran isu PKI, analisa data yg dibuat oleh Ismail Fahmi diambil dari tweeter, & analisa melalui data retrieval di tweeter ini memang biasa dipakai dalam analisa disosial media. Ismail Fahmi aktivis & pencipta Drone Emprit sudah mengolah data dari tweeter itu & menganalisanya, hasilnya, sudah dapat ditebak, ada bau cendana dibalik ramainya isu PKI di tweeter, nah disitu ada juga bau Gerindranya, siapa lagi kalau bukan Fadli Zon, herannya Prabowo kok mingkem saat anak buahnya bacot di tweeter, yg tentu saja akibatnya dapat melemahkan pertahanan negara dari dalam.Karena ancaman kepada keutuhan negara itu bukan cuma dari luar tetapi dapat juga dalam negeri itu sendiri, kita lihat saja apa Prabowo berani bertindak membumkam orang-orang yg merongrong keutuhan negeri ini.

Analisa data cuitan tweeter dari Fahmi Ismail makin jelas mengarahkan siapa yg sangat berkepentingan kepada isu PKI ini, dari terlihat bahwa cendana & para anteknya, paling tinggi menyebarkan isu tentang PKI ini, ada Tommy Soeharto sang pangeran orde baru, lalu Fadli Zon , lulusan sastra Rusia itu, ada Haekal Hasan orang keturunan Yaman itu, ada beberapa lagi yg sudah pasti influencer yg sudah diinfluence oleh para pensayang orde baru itu. Tidak sulit sebenarnya menebak siapa dibalik isu PKI yg marak di medsos itu, orangnya itu-itu juga. Tujuannya ya jelas, menciptakan masyarakat panik, mengadu domba, & menjelekan pemerintah yg ujungnya harap menjatuhkan pemerintahan yg syah.

Polanya sama, melempar isu PKI, menyanjung kehebatan orde baru yg menumpas PKI, & harap supaya orde baru berkuasa kembali. Maklumlah citra orde baru begitu buruknya karena mega korupsi yg dilakukan oleh para penguasa orde baru itu, apa hasilnya 32 tahun orde baru berkuasa?, Hutang, ya hutang, apa ada MRT? Apa ada pertumbuhan jalan tol? Untuk generasi milenial, bacalah sejarah dengan benar & bandingkan apa yg sudah dilakukan orde baru dengan apa yg dilakukan oleh pemerintah kita sekarang ini. Jangan mudah terbius oleh hoax, bijaklah mencari informasi & berita. sering cek dengan fakta yg ada. Orde baru tumbang karena ditumbangkan oleh rakyat, kekuatan rakyat yg muak dengan maraknya korupsi, kolusi & nepotisme dalam pemerintahan & bisnis sudah menghancurkan moral & mental bangsa ini.

Saat orde baru tumbang, ada satu kesalahan akbar yg dilakukan oleh bangsa ini, yaitu tidak membubarkan partai penggerak orde baru yaitu Golkar, padahal kita semua tahu Golkarlah yg ada dibalik orde baru itu.

Gus Dur hendak membubarkan Golkar karena itulah dia dilengserkan oleh kekuatan akbar pro orde baru. Reformasi nyata-nyata tidak membawa perubahan akbar bagi bangsa ini, sebabnya apa? Ya karena masih ada kekuatan orde baru yg masih harap berkuasa & menguasai kekayaan bangsa ini. hampir dua dekade pasca reformasi, baru seorang Jokowi yg berani membongkar birokrasi yg sudah terbentuk lama itu.

Baru dijaman Jokowilah semua bisnis berbau orde baru mulai dicabut, mulai dari Petral, tentu saja menyebabkan sakit hati kelompok pendukung orba, yg pundi-pundi emasnya mulai dicabuti.

Adian Napitulu pernah bilang, setiap generasi menghadapi musuh yg berbeda, generasi perang kemerdekaan mereka menghadapi musuh yg kelihatan yaitu penjajah, generasi orde baru menghadapi musuhnya sendiri yaitu PKI , generasi reformasi menghadapi musuhnya yaitu Orde Baru, rezim yg korup.


Generasi milenial akan menghadapi kembali new orde baru, & kelompok yg harap mengganti Pancasila. Biarkan setiap jaman menghadapi musuhnya sendiri-sendiri. Jangan paksakan generasi milenial mensayangi orde baru dengan mengangkat isu PKI & kehebatan orde baru menumpas PKI, generasi milenial adalah generasi cerdas yg tidak dapat didoktrin, mereka generasi yg biasa mengolah data & menganalisa data.

Adalah biadab melempar isu PKI cuma untuk mengadu domba bangsa ini & mengembalikan orde baru.Kita semua faham komunisme tidak boleh ada dinegeri ini, sama seperti korupsi, kolusi & nepotisme tidak boleh ada juga di negeri ini. Rakyat juga waspada, jangan hingga orde baru bangkit lagi, & mengeruk kekayaan negeri ini.

Hari ini 03:41
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.