• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mencukur Rambut Kemaluan: Ya atau Tidak?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. jozz78
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

jozz78

IndoForum Newbie A
No. Urut
182671
Sejak
10 Sep 2012
Pesan
337
Nilai reaksi
0
Poin
16
b0194d43d6d5be6e_51415f61de842-7699073408332546660_jpg.png

Mencukur rambut kemaluan memiliki beberapa konsekuensi yang mungkin harus Anda pertimbangkan kembali.

Merusak folikel rambut
Ketika Anda memaksa untuk tetap mencukur rambut kemaluan, Anda berisiko mengalami benjolan merah dan berisiko rambut tumbuh ke dalam.

Tapi mencukur rambut kemaluan dapat menyebabkan kerusakan permanen di area sensitif tersebut.

Pikirkan lagi! Kulit di daerah kemaluan Anda memiliki ratusan pori-pori dan menjadi tempat untuk sekresi. Bagaimana nasibnya ketika Anda berkeringat nanti.

Membuat malu saat berhubungan seks
Jika Anda mencukurnya hingga botak, apa kata pasangan Anda? Yang ada, pasangan Anda ogah untuk bercinta karena berpikir dirinya bercinta dengan boneka manekin.

Ada alasan mengapa Tuhan membiarkan rambut tumbuh di area sensitif. Seperti saat berhubungan seks, terjadi banyak gesekan. Rambut kemaluan ini akan bertindak sebagai penghalang antara alat kelamin dan kulit. Kulit di bawah sana itu super sensitif. Tanpa itu semua, Anda rentan terhadap gesekan dan ruam-ruam merah.

Meskipun begitu, karena risiko kesehatan beberapa orang memutuskan untuk memangkasnya. Ya, benar karena bakteri bisa tumbuh akibat keringat dan lembab di area sensitif tersebut. Tapi, jangan mencukur sampai habis, cukup setengah sentimeter saja. Dan jangan lupa perhatikan kebersihan alat sebelum mencukur ya.


Kode:
[url="http://www.iyaa.com/gayahidup/kesehatan/2522701_2386.html"] SUMBER [/url]
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.