• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mencegah Kanker Payudara

lostbuthfly

IndoForum Beginner A
No. Urut
151666
Sejak
15 Sep 2011
Pesan
1.345
Nilai reaksi
4
Poin
38
Walaupun tidak menjamin bebas dari kanker payudara, tetapi kehadiran obat-obatan pencegah kanker, khususnya untuk kelompok wanita dengan risiko tinggi, disambut baik oleh pasien. Hasil penelitian terbaru menunjukkan, dua jenis obat cukup efektif, asalkan diimbangi dengan mengurangi kegemukan.

Tamoxifen, yang sejak lama menjadi standar baku dalam terapi hormon, kini dinilai semakin efektif dan lebih tahan lama. Namun, obat terbaru, Raloxifene, dianggap lebih aman. “Tidak ada pemenangnya, keduanya pilihan yang baik dengan manfaat dan risiko yang berbeda,” kata Dr Scott Lippman, pakar kanker dari University of Texas, AS.

Lippman baru-baru ini memublikasikan hasil penelitiannya mengenai efektivitas kedua jenis terapi obat pencegah kanker payudara. Penelitian yang didanai Pemerintah AS ini hasilnya dipublikasikan dalam pertemuan American Association for Cancer Research di Washington, AS.

Tamoxifen sudah digunakan secara luas untuk mengatasi kanker setelah pasien didiagnosis, sedangkan Raloxifene digunakan untuk terapi osteoporosis. Penelitian mendalam terhadap dua obat ini menunjukkan manfaatnya terhadap pencegahan kanker. Para dokter berharap hasil penelitian ini akan mendorong lebih banyak perempuan yang berisiko tinggi terkena kanker untuk mulai mengonsumsi obat.

Para pakar kanker memang tidak merekomendasikan penggunaan obat ini untuk perempuan yang memiliki risiko kelompok sedang. Mereka yang disarankan adalah yang memiliki faktor riwayat keluarga atau memiliki mutasi gen. Pada kelompok ini, obat-obatan tersebut memberikan hasil yang signifikan.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.