Blog Sakinah
IndoForum Newbie D
- No. Urut
- 176628
- Sejak
- 6 Jul 2012
- Pesan
- 90
- Nilai reaksi
- 0
- Poin
- 6
“Apa pun tantangan yang kita hadapi, selesaikan dengan tangan yang menggenggam sebuah harapan, bukan dengan bahu yang membungkuk seakan masa depan telah tiada.”
“ Kebanyakan orang akan menyiapkan perahu dan layar untuk mengarungi samudera, tetapi mereka tidak cukup siap untuk menghadapi terjangan ombak lautan nan ganas.”
Tidak ada manusia yang tidak pernah mendapat cobaan. Pasti adakalanya kita di uji dengan masalah. Semakin besar impian kita, semakin besar dan banyak rintangan yang harus kita lalui. Jika kita tidak mampu dan mengeluh, sehingga akhirnya kita menyerah, sesungguhnya kita sedang menggali sebuah lubang untuk kemudian mengubur impian.
Masalah itu untuk di selesaikan. Yakinlah bahwa kita pasti dan pasti bisa menghadapinya, sebab Allah SWT tidak memberi cobaan melebihi dari apa yang hamba-Nya mampu lakukan. Sebagai orang yang ingin hidupnya berhiaskan cobaan dengan kecerdasan dalam menyelesaikan masalah adalah jangan pernah lari dari masalah. Ketahuilah masalahnya secara mendalam, pikirkan solusi yang tepat untuk menghadapinya dan bertindaklah secepat mungkin. Kita akan menemukan betapa beruntungnya ketika kita masih di berikan kesempatan demi kesempatan untuk menyelesaikan masalah demi masalah.
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo`a): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”. (QS. Al Baqarah:286)
Pada ayat di atas, dijelaskan bahwa Allah SWT tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan hambaNya. Rintangan dalam hidup yang di berikan telah di sesuaikan dengan kemampuan kita. Oleh karena itu, jangan pernah merasa masalah yang kita hadapi tidak akan mampu di selesaikan.
Tantangan yang berat menandakan bahwa kita di percaya Allah SWT untuk menjadi orang yang besar, karena orang yang lemah tidak mampu memikul beban yang berat. Ketika kita dihadapkan pada tantangan yang berat, sesungguhnya kita sedang ditempa untuk menjadi orang yang lebih kuat.
Mereka yang tidak ingin di uji dalam hidup ini adalah mereka yang tidak memiliki harapan untuk sebuah kesuksesan. Jika engkau ditanya mengapa perjuangan itu pahit, jawabannya adalah karena keberhasilan itu manis. Mereka yang menikmati manisnya kesuksesan adalah mereka yang terlebih dahulu merasakan pahitnya jalan untuk menggapainya. Teruslah melangkah, hadapi semua tantangan, keberhasilan telah menanti kita di ujung sana.
“ Tidak ada pelaut ulung yang dilahirkan dari samudera yang tenang, tetapi ia akan dilahirkan dari samudera yang penuh terpaan badai, gelombang dan topan” (Farhan Aulawi).
“ Kebanyakan orang akan menyiapkan perahu dan layar untuk mengarungi samudera, tetapi mereka tidak cukup siap untuk menghadapi terjangan ombak lautan nan ganas.”
Tidak ada manusia yang tidak pernah mendapat cobaan. Pasti adakalanya kita di uji dengan masalah. Semakin besar impian kita, semakin besar dan banyak rintangan yang harus kita lalui. Jika kita tidak mampu dan mengeluh, sehingga akhirnya kita menyerah, sesungguhnya kita sedang menggali sebuah lubang untuk kemudian mengubur impian.
Masalah itu untuk di selesaikan. Yakinlah bahwa kita pasti dan pasti bisa menghadapinya, sebab Allah SWT tidak memberi cobaan melebihi dari apa yang hamba-Nya mampu lakukan. Sebagai orang yang ingin hidupnya berhiaskan cobaan dengan kecerdasan dalam menyelesaikan masalah adalah jangan pernah lari dari masalah. Ketahuilah masalahnya secara mendalam, pikirkan solusi yang tepat untuk menghadapinya dan bertindaklah secepat mungkin. Kita akan menemukan betapa beruntungnya ketika kita masih di berikan kesempatan demi kesempatan untuk menyelesaikan masalah demi masalah.
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo`a): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”. (QS. Al Baqarah:286)
Pada ayat di atas, dijelaskan bahwa Allah SWT tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan hambaNya. Rintangan dalam hidup yang di berikan telah di sesuaikan dengan kemampuan kita. Oleh karena itu, jangan pernah merasa masalah yang kita hadapi tidak akan mampu di selesaikan.
Tantangan yang berat menandakan bahwa kita di percaya Allah SWT untuk menjadi orang yang besar, karena orang yang lemah tidak mampu memikul beban yang berat. Ketika kita dihadapkan pada tantangan yang berat, sesungguhnya kita sedang ditempa untuk menjadi orang yang lebih kuat.
Mereka yang tidak ingin di uji dalam hidup ini adalah mereka yang tidak memiliki harapan untuk sebuah kesuksesan. Jika engkau ditanya mengapa perjuangan itu pahit, jawabannya adalah karena keberhasilan itu manis. Mereka yang menikmati manisnya kesuksesan adalah mereka yang terlebih dahulu merasakan pahitnya jalan untuk menggapainya. Teruslah melangkah, hadapi semua tantangan, keberhasilan telah menanti kita di ujung sana.
“ Tidak ada pelaut ulung yang dilahirkan dari samudera yang tenang, tetapi ia akan dilahirkan dari samudera yang penuh terpaan badai, gelombang dan topan” (Farhan Aulawi).