mattSeven
IndoForum Beginner A
- No. Urut
- 53524
- Sejak
- 24 Sep 2008
- Pesan
- 1.292
- Nilai reaksi
- 36
- Poin
- 48
Menurut badan kesehatan WHO, paling tidak sepertiga dari kasus kanker dapat dicegah. Berikut strategi pencegahan kanker dari WHO.
1. Bebas Tembakau. Tembakau menyebabkan 80 hingga 90 persen kematian karena kanker paru-paru, dan sekitar 30% dari semua kematian dinegara berkembang karena kanker rongga mulut, laring, esofogus, dan perut.
2. Menganut Pola Hidup Sehat. Mengubah pola makan merupakan pendekatan penting mencegah kanker. Ada kaitan antara kegemukan dengan kanker esofogus, kolerektum, payudara, endometrium, dan ginjal. Banyak makan buah dan sayur bisa melindungi tubuh dari kemungkinan kanker. Sebaliknya, kelebihan daging merah dan daging awetan meningkatkan resiko kanker kolorektal.
3. Berolahraga. Olahraga teratur dan menjaga berat badan sehat digabung pola makan sehat bermanfaat menurunkan resiko kanker.
4. Hindari Infeksi. Bahan-bahan penyebab infeksi bertanggung jawab atas 22% kematian karena kanker dinegara berkembang dan 6% dinegara maju. Virus hepatitis B dan C menyebabkan kanker hati, virus Human Papilloma kanker leher rahim, bakteri Helicobacter pylori meningkatkan risiko kanker lambung.
Di sejumlah negara, infeksi parasitis schistosomiasis meningkatkan resiko kanker kandung kemih. Langkah pencegahan menghadapi penularan bahan penyebab infeksi adalah imunisasi.
5. Mengurangi Radiasi Sinar Ultra Violet (UV). Paparan radiasi ionizing menyebabkan sejumlah kanker. Radiasi sinar UV berlebihan dari matahari diketahui meningkatkan resiko semua jenis kanker kulit. Untuk mencegahnya, hindari paparan sinar matahari berlebihan, gunakan tabir surya, dan kenakan pakaian pelindung.
6. Perhatikan Kesehatan di Tempat Kerja. Waspadai ancaman penyakit di tempat kerja. Asbestos diketahui menyebabkan kanker dan benzene menyebabkan leukemia. Hindari bahan-bahan kimia.
1. Bebas Tembakau. Tembakau menyebabkan 80 hingga 90 persen kematian karena kanker paru-paru, dan sekitar 30% dari semua kematian dinegara berkembang karena kanker rongga mulut, laring, esofogus, dan perut.
2. Menganut Pola Hidup Sehat. Mengubah pola makan merupakan pendekatan penting mencegah kanker. Ada kaitan antara kegemukan dengan kanker esofogus, kolerektum, payudara, endometrium, dan ginjal. Banyak makan buah dan sayur bisa melindungi tubuh dari kemungkinan kanker. Sebaliknya, kelebihan daging merah dan daging awetan meningkatkan resiko kanker kolorektal.
3. Berolahraga. Olahraga teratur dan menjaga berat badan sehat digabung pola makan sehat bermanfaat menurunkan resiko kanker.
4. Hindari Infeksi. Bahan-bahan penyebab infeksi bertanggung jawab atas 22% kematian karena kanker dinegara berkembang dan 6% dinegara maju. Virus hepatitis B dan C menyebabkan kanker hati, virus Human Papilloma kanker leher rahim, bakteri Helicobacter pylori meningkatkan risiko kanker lambung.
Di sejumlah negara, infeksi parasitis schistosomiasis meningkatkan resiko kanker kandung kemih. Langkah pencegahan menghadapi penularan bahan penyebab infeksi adalah imunisasi.
5. Mengurangi Radiasi Sinar Ultra Violet (UV). Paparan radiasi ionizing menyebabkan sejumlah kanker. Radiasi sinar UV berlebihan dari matahari diketahui meningkatkan resiko semua jenis kanker kulit. Untuk mencegahnya, hindari paparan sinar matahari berlebihan, gunakan tabir surya, dan kenakan pakaian pelindung.
6. Perhatikan Kesehatan di Tempat Kerja. Waspadai ancaman penyakit di tempat kerja. Asbestos diketahui menyebabkan kanker dan benzene menyebabkan leukemia. Hindari bahan-bahan kimia.