• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Memilih TikTok Influencer dengan TikTok Analytics

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Gen Z & milenial adalah dua generasi yg paling banyak dipengaruhi oleh media sosial dalam hal mengerjakan pembelian. Lebih dari 75% milenial mengikuti akun influencer & merasa dipengaruhi oleh mereka, sementara lebih dari 50% Gen Z merasa percaya ulasan produk influencer. Karena itu, tidak mengherankan kalau TikTok, platform yg sangat populer di kalangan milenial & Gen Z, sudah jadi lahan yg menggiurkan bagi pemasaran influencer.

TikTok dipenuhi dengan banyak influencer yg sedang naik daun, tetapi untuk memaksimalkan Return on Investments (ROI) pada anggaran pemasaran Anda, Anda pun disarankan mengpakai semua data sosial yg tersedia bagi Anda untuk menolong proses pemilihan influencer Anda untuk mengoptimalkan akibat campaignmedia sosial Anda. Berikut adalah 3 faktor utama yg harus Anda pertimbangkan ketika mengpakai TikTok analytics untuk merencanakan pemasaran influencer TikTok yg sukses.


1. Menemukan Engagement Rate
Tingkat engagement audiens sering jadi tolok ukur untuk mengevaluasi kinerja media sosial, namun penting untuk memahami dengan detail faktor-faktor yg membangun engagement. Misalnya, likes, comments, dan shares semua berkontribusi pada engagement rate. Tiap-tiap campaign dapat memperoleh reaksi & engagement yang berbeda-beda, oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memperhatikan masing-masing tolok ukur secara detail. Untungnya, dengan TikTok analytics, Anda dapat melihat jumlah likes, comments, dan shares, rata-rata tiap tolok ukur tersebut, serta melihat performa konten-konten terbaik.

2.Waktu Terbaik untuk Posting di TikTok, & Jenis Konten

Pengguna TikTok rata-rata membuka aplikasi 8 kali sehari. Sebagai brand di TikTok, fokus Anda harus ditujukan untuk memposting pada waktu yg tepat untuk memaksimalkan engagement audiens. Namun, tidak semua influencer mengetahui hal ini. Meskipun mereka mungkin masih dapat menghasilkan jumlah engagement yang memuaskan, influencer ini mungkin tidak dapat menerima popularitas yg sama dengan posting kampanye Anda. Ini disebabkan tipe konten & industri yg berbeda, biasanya memperoleh engagement pada waktu yg berbeda.

TikTok analytics memungkinkan Anda untuk menyesuaikan konten & waktu untuk posting Anda. Tidak cuma itu, Anda akan dapat memilih influencer yg audiensinya mirip dengan audiens yg Anda targetkan. Ini karena biasanya Anda akan dapat mengidentifikasi audiens Anda berdasarkan konten yg mereka sukai & waktu online mereka. Dari mengetahui posting terbaik & waktu posting terbaik, Anda akan menemukan kepastian bahwa influencer yg Anda pilih memiliki audiens yg tepat untuk brand Anda.


3.TikTok Analytics Membantu Anda Melihat Jangkauan Influencer Anda

TikTok Analytics akan menampilkan hashtags & mentions akun influencer yg paling banyak dipakai. Ini menunjukkan bagaimana audiens menemukan akun influencer ini. Misalnya, dari hashtags yg paling sering dipakai, Anda dapat melihat challenges seperti apa yg diikuti influencer tersebut. Oleh karena itu, Anda juga dapat memeriksa performa influencer tersbut pada tiap hashtag. Ini berarti Anda tidak cuma akan tahu jumlah engagment mereka tetapi memahami apakah mereka dapat memberikan konten berkualitas maksimal kalau dibandingkan dengan influencer lain dengan keterlibatan keseluruhan yg tinggi.

Mentions juga akan memberi Anda citra popularitas influencer, di luar jumlah followers & engagement. Misalnya, mereka mungkin tidak memiliki banyak followers tetapi mereka berinteraksi dengan banyak influencer TikTok yg lebih terkenal. Biasanya, mentions duet, & interaksi lainnya berkontribusi pada munculnya influencer di halaman para users. Artinya, Anda mungkin dapat memilih influencer baru yg sedang dalam tahap berkembang pesat.

Hari ini 15:56
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.