• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Memaknai Tahun baru Islam 1431 H

asoybanget

IndoForum Beginner A
No. Urut
52516
Sejak
12 Sep 2008
Pesan
1.375
Nilai reaksi
47
Poin
48
Tahun Baru Islam atau biasa dikenal dengan tahun baru Hijriah tidak lama lagi akan datang, Tentu merupakan kebahagiaan tersendiri bagi Umat Islam dengan datangnya tahun baru tersebut dengan cara merayakannya dengan berbagai kegiatan, mulai dari lomba marawis, pagelaran bedug sampai acara zikir bersama seraya mendoakan bangsa ini agar senantiasa dilindungi dari berbagai bencana yang datang silih berganti.

Namun sayangnya berbagai acara dan kegiatan tersebut seakan lewat begitu saja tanpa membekas setelah itu berbagai kemaksiatan yang dilakukan diulanginya kembali seakan meminta bencana dan kerusakan menimpa bangsa ini kembali.

Mengapa hal ini terus terjadi setiap tahunnya ? karena Umat Islam belum memahami latar belakang terjadinya peristiwa Hijrahnya Rosulullah SAW.

Lalu apa sih yang dimaksud Hirah itu ?

Menurut Syaikh Taqiyuddin An-nabhani Makna Hijrah adalah "khuruj min daar al-kufr ilaa Daar al-islam" artinya keluar dari Negara kufur ke Negara Islam atau bisa juga diartikan keluar dari Hukum/Aturan Jahiliah (Kapitalis-Sekuler-Demokrasi/Komunis-Sosialisme) kepada Hukum/Aturan sang pencipta alam semesta dan isinya yakni Aturan Islam.

Saat ini Hukum/Aturan yang diterapkan di Negeri yang bermayoritas Muslim ini adalah Hukum Kapitalisme-Sekuler yaitu suatu aturan yang memisahkan agama dari kehidupan di segala bidang (ekonomi,politik,sosial,pendidikan,pemerintahan) artinya Agama cuma hanya di Masjid/Musholla saja sedangkan untuk urusan publik menggunakan hukum/aturan buatan manusia. Maka pantas saja jika berbagai bencana datang silih berganti mulai dari bencana kemiskinan,kelaparan,kejahatan moral,aborsi,perceraian,pengangguran sampai bencana alam tak henti-hentinya menimpa negeri ini.

Dalam khazanah hukum Islam bahwa hijrah merupakan salah satu pilar dari penjagaan terhadap eksistensi agama Islam, jiwa kaum Muslim dan perjuangan untuk mengubah Negara kufur menjadi Negara Islam. Seorang Muslim yang peduli terhadap eksistensi agamanya akan terus mengaktualisasikan hirah hingga ajal menjemputnya. Dari sini dapat dimengerti bahwa hijrah merupakan bagian tak terpisahkan dari ketakwaan seorang Muslim kepada ALLAH SWT.

Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa agar negeri ini keluar dari krisis dan bencana yang berkepanjangan Maka mau tidak mau harus Hijrah dari Negara Kufur (yang aturannya buatan manusia) menuju Darul Islam (yang aturannya buatan ALLAH SWT).

Adapun dalam konteks sekarang yang harus dilakukan kaum Mslimin agar mereka bisa memanifestasikan seluruh hukum hijrah adalah dengan berupaya turut serta dalam perjuangan Menegakkan Darul Islam (Khilafah Islamiyah). Pasalnya, hukum hijrah tidak akan bisa tegak secara sempurna tanpa tegaknya Darul Islam (Negara Islam), tempat tujuan hijrah. Jika Khilafah Islamiyah belum terwujud bagaimana mungkin kaum Muslimin bisa menerapkan seluruh hukum hijrah secara sempurna sedangkan hijrah adalah Berpindahnya kaum Muslim dari Darul kufur menuju Darul Islam ?

Hanya dengan cara inilah Momentum Tahun Baru Hijriah/ Tahun Baru Islam lebih bermakna.
 
Ya betul bos, penerapan seperti itu memang butuh perjuangan yang keras dan tiasa henti...
 
Mudah²an ditahun yang baru nanti, umat muslim lebih sadar dan kembali ke sunnah Rasul. Amin

Sudah terlalu jauh penyelewengan yg terjadi saat ini. /sob

Good Post Akhi. /no1
 
setuju akhi.... sudah saatnya hukum Allah menggantikan hukum manusia
 
masih banyak pertanyaan untuk menerapkan syariat ISLAM,

bisakah kita?
bagaimanakah caranya?
harus mulai darimanakah?
sanggupkah kita?
apakah hanya kita sendiri yang berusaha?

berbagai pertanyaan yang ada akan terjawab dengan niat dan ketulusan hati diikuti usaha.
kondisi yang memprihatinkan sekarang ini, jangan dijadikan sebagai suatu alasan untuk kemunafikan, jangan dijadikan alasan untuk keputus asaan. Tapi jadikan sebagai alasan bahwa kesempatan itu ada........amin
 
yap saatnya kita bangkit dari keterpurukan ini...
 
Mudah2an umat muslim menjadi lebih sadar dan kembali ke Sunnah Rosul /ok
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.