• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Melina Masih Dicekoki Obat?

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
224031p.jpg


JATINEGARA, SABTU- Orangtua Melina Herawaty (mahasiswi Universitas Bina Nusantara/Binus yang diculik), Liliana Herawati, mengaku dirinya telah mendatangi paranormal untuk meminta petunjuk tentang putrinya yang tak pulang sejak 13 Oktober lalu. Liliana juga mengatakan bahwa penculik mengaku memaksa Melina menenggak obat.

"Kata paranormal anak saya disekap penculik," ujar Melina ketika dihubungi wartawan, Jumat (24/10). Sehari sebelumnya, Liliana ditelepon seorang pria yang diduga penculik Melina. "Dari logat sih, sepertinya orang dari daerah Sumatera. Kasar begitu nadanya," ujar wanita yang memiliki bisnis penyewaan truk ini.

Beberapa hari lalu Yusak, keponakan Liliana, ditelepon Melina. Dalam percakapan singkat itu, Melina mengaku dirinya disekap seseorang dan dipaksa menenggak obat. "Yusak bilang bahwa Melina juga dicekoki obat. Namun, Melina tak sempat menjelaskan obat apa yang terpaksa ditelannya itu," ujar Melina.

Minimnya informasi yang diberikan keluarga tentang Melina Herawaty (22), mahasiswi Binus yang hilang sejak 13 Oktober lalu, membuat pihak kepolisian kesulitan melacaknya. Sampai kemarin atau hari ke-11, Melina belum diketahui keberadaannya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur Komisaris Royke Harilangi mengatakan, keluarga Melina kurang terbuka dan tidak terlalu kooperatif. "Ketika kami tanya, mereka selalu bilang tidak ada masalah dan tidak tahu," ucapnya ketika dihubungi melalui telepon, Jumat siang.

Polisi tidak banyak mendapat informasi baru ketika memeriksa print out pemakaian handphone Esia milik Melina. Apalagi, print out tersebut hanya mencatat percakapan hingga tanggal 5 Oktober 2008. Padahal sesuai laporan ke polisi, Melina hilang sejak 13 Oktober.

Polisi juga menyayangkan keluarga Melina merahasiakan nomor handphone Smart milik gadis yang duduk di semester akhir jurusan manajemen bisnis tersebut. Selain itu, keterangan hilangnya Melina hanya dari Liliana saja, tanpa ada keterangan dari saksi-saksi.

Royke menambahkan, bisa saja Melina berbuat serupa dengan yang dilakukan kakak perempuannya yang kabur dari rumah selama sebulan. Sang kakak tertua kabur gara-gara hubungan asmaranya tidak direstui.

Ketika hal itu ditanyakan kepada Liliana, janda Gunawan Surya (alm) ini mengatakan bahwa dalam hal laporan hilangnya Melina, dirinya tidak mengada-ada. "Saya tuh sudah terbuka. Kalau saya tahu teman-teman dekat Melina, ya saya pasti kasih tahu ke polisi. Soal pacarnya siapa, saya benar-benar tidak tahu," katanya.

Namun Liliana mengakui bahwa nomor ponsel Smart milik Melina belum ia berikan ke polisi. Selain itu, soal telepon Melina ke Yusak juga belum ia beberkan ke polisi. "Saya akan ajak dia (Yusak—Red) ke polisi," ujarnya.

Seperti diberitakan, Melina Herawaty dilaporkan tak pulang ke rumahnya di Kampungmelayu, Jakarta Timur, sejak 13 Oktober lalu. Saat terakhir meninggalkan rumah, Melina pamit berangkat ke kampusnya di Rawabelong, Jakarta Barat, dan minta uang saku Rp 50.000.

Pada tanggal 15 Oktober, Liliana melaporkan hilangnya Melina ke Polrestro Jakarta Timur. Beberapa hari lalu, Liliana ditelepon seorang pria yang mengatakan bahwa Melina telah ditemukan dan ditampung di Mapolrestro Tangerang.

Liliana diminta mentransfer uang Rp 5 juta ke sebuah rekening bunk. Ketika Liliana mengecek ke Polrestro Tangerang, ternyata Melina tak ada di sana. Melina meninggalkan rumah dengan mengenakan kemeja merah muda dan rok hitam.

Mahasiswi ini berkulit sawo matang dan berkacamata minus 9 itu memiliki rambut lurus sebahu. (ded/wid)
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.