• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Megawati: Perempuan Apa Saya Ini..

galau adv

IndoForum Beginner A
No. Urut
281582
Sejak
25 Jun 2013
Pesan
1.172
Nilai reaksi
24
Poin
38
sZER3.jpg
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tak pernah kehabisan cerita untuk diselipkan di dalam pidato politiknya. Segudang pengalaman yang dimilikinya terus dibuka sedikit demi sedikit kepada publik, termasuk melalui media massa.

Saat berpidato di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem, di Ancol, Jakarta, Selasa (27/5/2014), Megawati bercerita tentang saat dia secara resmi menjadi kader PDI (sebelum PDI Perjuangan) pada medio 1986.

Megawati bertutur, tak lama setelah mendaftar, dia berbincang dengan almarhum suaminya, Taufiq Kiemas. Kepada Taufiq, dia mengatakan bahwa suatu ketika dia akan menjadi ketua partai. "(Saat itu) suami saya bilang, 'Mana bisa? Kamu kan perempuan'," ujar Megawati.

Menanggapi komentar Taufiq, Megawati pun menjawab, "Saya bilang, lihat saja, perempuan apa saya ini," ujar dia sembari mengatakan bahwa Taufiq merupakan sparring partner untuknya. Megawati pun bertutur di depan forum ini bahwa dia merasa bertanggung jawab menyelesaikan tugas dari mendiang ayahnya, Soekarno.

"Saya sudah dikasih tugas, makanya saya (jadi) perempuan 'aneh', yaitu menjaga NKRI," kata Megawati. Namun, Megawati mengatakan, iklim politik di Indonesia memang aneh. Sampai sekarang baru dia yang menjadi ketua umum partai.

Dalam kesempatan itu, Megawati pun meminta rakyat lebih cerdas mengenali pemimpin sebelum memutuskan penggunaan hak pilihnya. "Saya akan meneruskan perjuangan Bung Karno dengan seluruh hati dan jiwa saya," ujar dia.

Pilihan mengusung Joko Widodo sebagai bakal calon presiden, menurut Megawati, merupakan bagian dari upaya meneruskan dan mewujudkan perjuangan Bung Karno itu. Bahkan dia bertutur "berkomunikasi" dengan mendiang ayahnya soal sosok Jokowi.

Bersama Partai Nasdem, PKB, Partai Hanura, dan PKPI, PDI-P pun mengusung Jokowi sebagai bakal calon presiden dan menyandingkannya dengan Jusuf Kalla sebagai bakal calon wakil presiden.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.