byakuya
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 46894
- Sejak
- 25 Jun 2008
- Pesan
- 14.460
- Nilai reaksi
- 288
- Poin
- 83
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai Pidato Kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat di DPR, Senin (16/8) datar. Karena tidak ada kelanjutan dari yang sudah ada.
"Menurut saya itu datar sekali," kata Megawati seusai upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-65 Kemerdekaan RI di DPP PDIP, di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (17/8).
Menurut Mega, pidato tersebut secara garis besar mengatakan mengenai adanya gelombang reformasi, namun tidak ada yang bisa dilanjutkan.
Bahkan, pidato tersebut tidak mencakup hal- hal yang saat ini tengah berkembang di masyarakat. Padahal, ada hal yang mesti dituntaskan oleh pemerintah seperti perekonomian dan keamanan geopolitik.
"Seperti kemarin tertangkapnya dari kementerian dan perikanan (oleh Polisi Diraja Malaysia) sama sekali tak disebutkan," sesal Mega.
Kritik Megawati terhadap juniornya itu merupakan yang kesekian kalinya. Terakhir, Megawati mengkritik ketidakbecusan Presiden SBY mengatasi sejumlah masalah, termasuk kasus ledakan tabung elpiji 3 kilogram.
"Menurut saya itu datar sekali," kata Megawati seusai upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-65 Kemerdekaan RI di DPP PDIP, di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (17/8).
Menurut Mega, pidato tersebut secara garis besar mengatakan mengenai adanya gelombang reformasi, namun tidak ada yang bisa dilanjutkan.
Bahkan, pidato tersebut tidak mencakup hal- hal yang saat ini tengah berkembang di masyarakat. Padahal, ada hal yang mesti dituntaskan oleh pemerintah seperti perekonomian dan keamanan geopolitik.
"Seperti kemarin tertangkapnya dari kementerian dan perikanan (oleh Polisi Diraja Malaysia) sama sekali tak disebutkan," sesal Mega.
Kritik Megawati terhadap juniornya itu merupakan yang kesekian kalinya. Terakhir, Megawati mengkritik ketidakbecusan Presiden SBY mengatasi sejumlah masalah, termasuk kasus ledakan tabung elpiji 3 kilogram.






