• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Megawati dan SBY

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. AzV
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

AzV

IndoForum Activist A
No. Urut
58206
Sejak
30 Nov 2008
Pesan
21.205
Nilai reaksi
306
Poin
83
INILAH.COM, Jakarta - Serangkaian iklan yang digelontorkan Partai Demokrat dengan berbagai macam keberhasilan pemerintah SBY, dinilai PDIP sebagai sebuah kekeliruan. Sebab, berbagai keberhasilan tersebut hampir dari keseluruhannya tidak mendasar. Iklan tersebut tidak lain untuk menutupi berbagai kelemahan SBY.


"Kalau betul bahwa pemerintah itu sarat prestasi, seharusnya tidak usah iklan. Iklan memang dimaksudkan untuk menutupi kelemahan-kelemahan pemerintah di bidang yang defisit prestasi. Iklan pemerintah memang ditujukan mengelabui rakyat," kata salah satu anggota Dewan Pakar Ekonomi Megawati Institute, Hendrawan Suparatikno.


Hal tersebut disampaikan dalam keterangan persnya di sela-sela, Rakernas ke-IV PDIP di Solo, Jateng, Rabu (28/1). Menurutnya, beberapa keberhasilan itu seperti pencapaian swasembada beras pada 2008, sebenarnya tidak terpenuhi. Sebab saat ini Indonesia masih mengimpor beras rata-rata sebanyak 28,8 juta kg per bulan.


"Anda tahu bahwa konsumsi beras rata-rata 10 kg per bulan. Jadi impor beras sebanyak itu cukup untuk memenuhi kebutuhan beras sebanyak 2,88 juta orang. Kok berani beraninya mengklaim telah berhasil berswasembada beras. Sementara 2,88 juta orang diberi makan dengan beras impor?" beber dosen ekonomi Universitas Kristen Salatiga ini.


Padahal, pada 2004 ketika Megawati menjabat sebagai presiden, Indonesia telah mencapai swasembada beras. Ketika itu Menteri Pertanian dijabat Bungaran Saragih. Namun, Ketum PDIP itu tidak menggembar-gemborkan prestasi tersebut.


Begitu juga dengan iklan utang rasio Indonesia, yang diklaim diturunkan 34% dari PDB. Padahal sebenarnya pemerintah sekarang inilah yang mewariskan utang terbesar yang berjumlah US$ 86 miliar. Itu juga ditambah dengan utang domestik sebesar Rp 519 triliun.


"Kalau nilai tukar adalah Rp 11.000 per dolar, maka jumlah utang pemerintah adalah sebesar Rp 1,456 triliun. Sebuah jumlah utang paling besar dalam sejarah berdirinya Indonesia. Jadi bayi yang baru lahir sekalipun harus menanggung beban utang sebesar Rp 11,5 juta. Karena itu, tangisan bayi-bayi di republik ini adalah yang paling nyaring," jelasnya.


Jika dibandingkan dengan jumlah utang di akhir pemerintahan Megawati, lanjut dia, totalnya hanya berkisar Rp 1.100 triliun. Jadi selisihnya dengan pemerintahan SBY sebanyak Rp 365 triliun. Pemerintahan SBY setiap tahunnya menambah utang sejumlah Rp 91 triliun.


"Jadi siapa yang mewariskan utang lebih banyak, Ibu Mega atau SBY? Jadi siapa yang lebih berprestasi dalam menekan utang pemerintah Ibu Mega atau SBY?" tanyanya
 
halah...........
sama2 jelek koq saling ejek........
 
tp gw salut noh ma sby.... bisa nurunin bensin so tiap malem minggu bisa isi full thank noh motor gw....maju terus pa sby..... diriku dukung kamu terus.... hidup
 
Yosh baru belajar dikit nih tentang APBN, jadi mang utang tuh ga bisa dilepasin
dari negara.. Toh utang tuh masuk anggaran APBN lho?? Pemasukan berupa
utang buat ngurangin defisit. Negara kita sistem anggarannya sistem defisit,
jadi di set gimana pokoknya pengeluaran lebih gede dari pemasukan, nah
disuruh nyari dah tuh kekurangannya, digali potensi sebisa mungkin buat
nutup itu.. tiap tahun begitu n mang dah sistemnya gitu.. Gali lobang tutup
lobang..

Kembali ke utang lagi.. Sekarang tuh fokusnya mau cerai dulu, mau lepasin
utang2 dari IMF.. IMF gawat, utangnya ada embel2nya.. Jadi dikasih syarat2
gitulah misal dikasih pinjeman sekian2 tapi ni sistem pemerintahan harus
gini gini gini.. Ga bebas.. Bermasalah.. Jadi, difokusin lunasin itu dulu. Mau
pindah lah sebisanya cari utang yang soft loan aja.. Yang bunganya kecil
masa pengembaliannya panjang, terus ga ada embel2nya kayak IMF itu..

Terbukti lah udah mulai ada hasil.. Sistem dah mulai rapih, penggalian2
dana udah mulai membaik.. Ga kayak dulu orang pajak korup ga karuan
sekarang dah mendingan.. Dah takut smwa sama kpk..

-------------------------------
Tuk BBM.. Hehe, sebenernya itu lucu juga y.. Dulu naik kan mang harga
minyak dunia melambung kan? Sekitar 150$/barrel, itu harga harus naik,
kalo nggak pemerintah bisa suffer plus minus 40triliun(lupa berapa) per
bulan buat subsidi.. Gawat.. Makanya subsidi mesti dicabut karena itu..

Tapi sekarang kan dah turun lagi tuh?? lupa berapa pernah sekitar 45$ ya?
Mang udah jatahnya mesti turun tuh malah harusnya lebih lagi..

--------------------------------
http://id.wikipedia.org/wiki/Surat_Utang_Negara
Surat utang negara.. Ini.. Negara juga minta bantuan ma orang2 ya lewat
ini lah.. Buat nutup anggaran juga..

---------------------------------
Sori mang ga menarik banget bahasannya..

Omongan parpol2 gini mah jangan didengerin dah.. Dah ketauan jelas2
ga ada yang bener kan? Cuma mentingin golongan masing2 ga objektif..

Yah buat semua, masa depan generasi berikutnya ya ditangan kita ini..
Mari aja lah, kita mulai rubah negeri kita ini..
 
ckckckck

jd males gw liat bu mega /pif

ya lagi krisis dunia wajar dong
 
jadi inget debat partai pas di tvone dah.......
 
mau gimana lagi?
inilah politik negeri kita.....
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.