yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
SOLO – GKR Wandansari atau akrab disapa Mbak Moeng dalam waktu dekat akan dilaporkan keluarga KGPHPA Tedjowulan ke Badan Kehormatan (BK) DPR RI dan polisi. Anggota Komisi II DPR RI tersebut dinilai telah menghina dan mencaci Tedjowulan secara sengaja sesaat setelah Dwitunggal, PB XIII Hangabehi-Tedjowulan berencana masuk ke dalam Keraton beberapa hari lalu.
Juru bicara Dwitunggal, KRH Bambang Pradotonagoro mengaku telah mengantongi sejumlah alat bukti dan saksi terkait cacian yang dilontarkan Gusti Moeng kepada Tedjowulan. Kepada wartawan, Bambang menunjukkan sejumlah rekaman berisi cacian dan kata-kata kotor Gusti Moeng kepada Tedjowulan. Dalam rekaman tersebut, suara Gusti Moeng terdengar jelas memaki-maki Tedjowulan dengan nada tinggi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (24/5/2012) sore di dalam Keraton dan terdengar kencang hingga ke dalam Sasana Putra. “Saat itu, Dwitunggal sedang berada di dalam Sasana Putra setelah dilarang masuk ke dalam Keraton. Namun, dari dalam Keraton, terdengar Gusti Moeng memaki-maki Panembahan Tedjowulan,” jelas Bambang.
Kata-kata cacian tersebut, lanjut Bambang, dilontarkan Mbak Moeng persis di hadapan Gusti Madukusumo ketika ada penggembokan di sejumlah pintu menuju Keraton oleh para Sentana. Gusti Madukusmo saat itu, jelas Bambang, sebenarnya sudah mencoba menahan Gusti Moeng agar tak berteriak-teriak dan memaki-maki Tedjowulan. Namun, karena situasi saat itu sedang tak terkontrol, maka keluarlah berondongan makian. “Saat itu, Gusti Madu kan berada di samping pintu Sasana Putra yang telah digembok para sentana. Lalu, makian itu terekam jelas di Ponsel,” paparnya.
Menanggapi hal itu, Ketua Eksekutif Lembaga Hukum Keraton, KP Eddy Wirabhumi menjelaskan bahwa caci-makian yang dilontarkan Gusti Moeng tersebut sebenarnya bukanlah ditujukan kepada Tedjowulan secara spesifik. Melainkan, untuk menyikapi situasi saat itu yang tak terkendali. “Itu salah persepsi saja. Toh, sebenarnya Gusti Tedjowulan pun sebenarnya memang layak dikatakan begitu, karena Mbak Moeng itu.
Meski demikian, pihaknya tak akan gentar dengan langkah hukum yang akan diambil keluarga Tedjowulan tersebut. Pihaknya bahkan mempersilakan keluarga Tedjowulan untuk melapor sekalian ke Mahkamah Militer. “Nggak masalah. Ke Mahkamah Militer pun juga nggak papa,” ujarnya.