yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Sarpiyah (70), warga Dukuh Sembung, Desa Cepiring, RT 06/II, Kecamatan Cepiring, Kendal, Jawa Tengah, ditemukan tidak bernyawa di kamar mandi, Sabtu (14/7/2012) siang. Saat ditemukan, mayat korban sudah membusuk. Diduga korban meninggal dunia sejak tiga hari lalu.
Korban kali pertama ditemukan tetangganya, Saerozi. Dugaan sementara, korban terjatuh saat hendak ke kamar mandi. Selama ini, korban tinggal sendiri di rumahnya.
Menurut keterangan Sahrozi, sejak tiga hari lampu rumah milik korban terus menyala. Hal itu membuat salah seorang tetangganya, Gunawan, curiga dan melapor kepada Sahrozi. Kebetulan, rumah yang ditempati korban sudah ia beli. Rencananya, korban akan pindah ke rumah salah satu kerabatnya di Desa Botomulyo, Kecamatan Cepiring.
"Setelah Lebaran, rencananya korban mau pindah. Pasalnya, rumahnya sudah dijual kepada saya," ujar Sahrozi.
Mendapat laporan dari Gunawan, Sahrozi kemudian mendatangi rumah korban. Ia mengetuk pintu rumah berkali-kali, tetapi korban tidak jua menjawab dan keluar. Karena curiga, kemudian dia mendobrak pintu rumah yang ditempati korban dan masuk bersama Gunawan serta mencari korban. Namun, sesampai di belakang rumah, ia terkejut karena mencium bau menyengat.
Setelah dicari, bau itu berasal dari tubuh korban yang sudah membusuk. "Selama ini, korban memang menderita penyakit sesak napas," ujarnya.
Kepala Kepolisian Sektor Cepiring AKP Muslih ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Korban meninggal diduga terpeleset di kamar mandi. Berdasarkan pemeriksaan polisi, tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban.
Korban kali pertama ditemukan tetangganya, Saerozi. Dugaan sementara, korban terjatuh saat hendak ke kamar mandi. Selama ini, korban tinggal sendiri di rumahnya.
Menurut keterangan Sahrozi, sejak tiga hari lampu rumah milik korban terus menyala. Hal itu membuat salah seorang tetangganya, Gunawan, curiga dan melapor kepada Sahrozi. Kebetulan, rumah yang ditempati korban sudah ia beli. Rencananya, korban akan pindah ke rumah salah satu kerabatnya di Desa Botomulyo, Kecamatan Cepiring.
"Setelah Lebaran, rencananya korban mau pindah. Pasalnya, rumahnya sudah dijual kepada saya," ujar Sahrozi.
Mendapat laporan dari Gunawan, Sahrozi kemudian mendatangi rumah korban. Ia mengetuk pintu rumah berkali-kali, tetapi korban tidak jua menjawab dan keluar. Karena curiga, kemudian dia mendobrak pintu rumah yang ditempati korban dan masuk bersama Gunawan serta mencari korban. Namun, sesampai di belakang rumah, ia terkejut karena mencium bau menyengat.
Setelah dicari, bau itu berasal dari tubuh korban yang sudah membusuk. "Selama ini, korban memang menderita penyakit sesak napas," ujarnya.
Kepala Kepolisian Sektor Cepiring AKP Muslih ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Korban meninggal diduga terpeleset di kamar mandi. Berdasarkan pemeriksaan polisi, tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban.