• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mau Tahu Beda Telat Haid & Hamil?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
ilustrasi-menstruasi_169.jpeg


Telat haid umumnya jadi salah satu tanda awal kehamilan. Sebab itu, tak sedikit wanita sulit membedakan menstruasi bulanan terlambat biasa & telat karena hamil.

Periode menstruasi setiap perempuan dapat berubah-ubah tiap bulannya. Bisa lebih maju maupun terlambat beberapa hari. Haid yg telat dapat disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya stres.

Di sisi lain, menstruasi yg terlambat juga biasanya jadi tanda seseorang hamil. Hal inilah yg menciptakan beberapa wanita kebingungan untuk membedakan antara telat menstruasi bulanan dengan hamil.

Lantas, adakah disparitas telat haid karena stres & telat haid karena hamil?

Perbedaan Telat Haid Biasa & Karena Hamil

Gejala haid atau sindrom pramenstruasi (Premenstrual Syndrome/PMS) lainnya lagi-lagi mirip dengan tanda awal kehamilan. Karena ini juga, menstruasi yg terlambat menciptakan beberapa wanita bingung apakah dirinya telat haid biasa atau karena hamil.

Meski begitu, gejala PMS & awal kehamilan dapat dibedakan kok. Berikut disparitas telat haid karena stres dengan hamil kalau dilihat dari gejalanya, dikutip dari Medical News Today.

1. Mood Swing
Ketika PMS, banyak perempuan mengalami mood swing atau suasana hati yg berubah-ubah. Tak jarang dari mereka yg mudah tersinggung, menangis, marah, maupun sedih. Begitu juga dengan wanita di masa awal kehamilannya.

Perbedaannya, mood swing pada gejala PMS biasanya terjadi sebelum & selama menstruasi. Apabila perubahan suasana hati terus berlanjut & dibarengi dengan haid yg terus terlambat, ini dapat menandakan kehamilan.

2. Sembelit
Pada awal, beberapa perempuan mengalami sembelit. Di sisi lain, konstipasi juga dapat terjadi di masa PMS.

Sembelit saat PMS umumnya akan mereda setelah haidnya sudah dimulai. Sementara orang hamil dapat merasakan sembelit berlanjut selama kehamilannya.

3. Nyeri Payudara
Nyeri payudara termasuk gejala biasa PMS & awal kehamilan. Rasa nyeri dapat bervariasi antar individunya. Di sisi lain, payudara biasanya juga dapat terasa berat, membengkak, & agak sakit ketika disentuh.

Perbedaannya, gejala nyeri payudara dapat terasa sebelum haid & akan membaik selama periode menstruasi.

Adapun pada awal kehamilan, nyeri umumnya berbarengan dengan payudara jadi lebih berat, area sekitar puting yg terasa perih, serta aerola yg lebih gelap & membesar. Gejala pada payudara ini dapat terjadi sejak awal & selama kehamilan, bahkan hingga melahirkan.

4. Kelelahan
Kelelahan jadi tanda biasa awal kehamilan. Lelah juga sering berlanjut sepanjang trimester pertama, & beberapa orang mengalaminya selama kehamilan penuh.

Selain itu, perempuan merasakan letih berlebih pula sebelum menstruasi. Akan tetapi, kelelahan ini dapat hilang saat haid dimulai atau masih dapat terasa selama periode menstruasi.

5. Kram Perut
Perempuan saat haid & di awal kehamilan sering pula mengalami kram perut. Bedanya, kram tanda hamil dapat berlangsung lebih lama. Sementara kram perut saat haid umumnya terjadi pada 1-2 hari sebelum dimulai & dapat membaik selama & hingga menstruasi berakhir.

6. Nyeri Punggung & Sakit Kepala
Perubahan hormonal dapat menyebabkan sakit kepala & nyeri punggung pada awal kehamilan & sebelum menstruasi dimulai.

Namun, rasa nyeri saat hamil biasanya terasa di punggung secara menyeluruh & meningkat selama kehamilan. Sedangkan pada PMS, nyeri lebih terpusat di area punggung bawah sekitar pinggang hingga betis & akan membaik ketika haid dimulai.

7. Perubahan Nafsu Makan
Nafsu makan meningkat yg kerap ditandai dengan mengidam makanan termasuk tanda biasa kehamilan. Akan tetapi, gejala ini juga dapat terjadi selama siklus menstruasi.

Perbedaannya, perempuan saat PMS biasanya mengharapkan ngemil makanan manis & berlemak. Adapun orang hamil akan mendambakan makanan tertentu & tidak suka makanan lainnya. Bahkan, indra penciuman sangat peka dengan aroma hidangan lain & mereka dapat hingga mual dibuatnya.

Nah, itu tadi sederet disparitas telat haid karena biasa atau stres dengan telat haid karena hamil kalau dilihat dari gejalanya. Selain melihat dari tanda-tandanya, tes kehamilan dapat dilakukan apabila dirimu curiga sedang hamil.

sumber: Rumah Sakit Humana Prima
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.