Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Salam untuk Agan semua, semoga sering dalam keberkahan dimanapun berada. Semoga semangat kekeluargaan IFers untuk saling support tetap hadir hingga kini .
Lama sekali torehan keresahan gak Ane publish ke Forum, bukan karena melupakan wadah kita disini, bukan pula karena banyaknya portal serupa. Tapi lebih ke silent operation melihat, membaca, serta post komen untuk tulisan tulisan menarik disini
Maaf sebelumnya, kalau Ane sedikit bercerita yg mungkin mengarah pada putus asa, atau mungkin mendengungkan ketidak ikhlasan atas sebuah moment yg Ane anggap tidak adil. Tulisan ini Ane buat dengan harap inputan positif dari Agan semua, sebab Ane sering percaya kualitas hati IFers yg terimplementasi dalam buah fikir cerdas masih tetep ada untuk peduli satu sama lain.
Saat ini Ane sedang tidak bekerja dimana sekitar 6 Bulan kebelakang sebagai job seeker masih belum mendapatkan kembali pekerjaan. Lamaran baik offline maupun online selayaknya rakyat Indonesia tentunya banyak sekali teralamatkan ke meja HR. Beberapa test & interview di beberapa perusahan juga sudah Ane jalani, namun rezky belum hingga untuk jodoh pekerjaan.
Dimasa sulit seperti ini kenapa Ane malah kehilangan pekerjaan, disebabkan karena saya memilih untuk resign. Loh, kenapa resign ? Apakah gaji yg kurang, atau sombong seolah after resign bakalan mudah mencari kerja sebab sudah dilevel managerial ?
Semua itu bukan jadi dasar keputusan Ane untuk memilih resign, sebab Ane typical yg siap dibawah & dalam tekanan apapun. Ane resign dikarenakan sakit yg mengharuskan untuk lebih fokus dalam Agama supaya mendapat kemudahan dalam kesembuhan untuk penyakit yg tidak ter-diagnosa Medis.
Tahun 2018, Alhamdulillah Ane dipercaya untuk memimpim satu Area di suatu Provinsi yg secara historical terdapat banyak kebocoran operational yg tidak dibarengi dengan improvement yg signifikan.
Man Jadda Wa Jada, Ane sering yakin kesulitan terbesar adalah diri kita sendiri. Dimana hal sulit akan mudah kalau kita mau untuk memulainya. Challenge Bersih Bersih tentunya mejadi agenda utama yg harus saya lakukan, baik team, operational, budget, cluster hingga goal to improvement supaya tidak mengulang hal hal yg belum terselesaikan sebelumnya. Alhamdulillah, 3 Bulan perdana Ane bekerja sudah mulai terlihat improvement cluster tentunya dengan temuan temuan yg sungguh luar biasa. Dengan program ringan saya berusaha merangkul team, untuk mengedukasi supaya teredukasi point penting dalam menyelesaikan suatu issue dilapangan tentunya bertujuan merampingkan coast supaya efisiensi di masa resesi dapat terkendali. Menutup celah celah fraud dari sisi manis & kenyamanan sebelumnya jadi impact luar biasa buat Ane dimana Ane berhasil membawa keterpurukan sebuah cluster hingga menorehkan sertifikat best cluster sekaligus membawa Ane dalam keadaan saat ini.
Oknum Oknum yg menuhankan nafsu materi tentunya merasa terusik Gans, dengan sepak terjang Ane. Dimana koalisi untuk menyakiti hingga mengebiri nurani atas dasar materi. Selama kurang lebih 4 Tahun Ane memimpin cluster rawan tersebut, harus menerima pil pahit saat ini buah dari terstrukturnya sebuah Fitnah dalam sebuah koalisi dengan power full hingga penggiringan opini menciptakan pembelaan dengan bukti harus mati tanpa pernah memberi rasa adil untuk mengadili.
Sebuah pencapaian harus tersemukan cuma karena kalimat pesanan yg langsung dihinggakan ke Owner Ane untuk memecat atau meniadakan Ane lagi dalam ruang lingkup pekerjaan itu. Atas dasar bisnis proses ke-Mitraan perusahaan tentunya ketebak ketukan palu harus seperti apa Gan. Ya, Ane dipaksa untuk berhenti yg tidak memiliki dasar seorang karyawan harus diberhentikan, sebab saya tidak pernah mendapat teguran hingga SP point yg mengacu untuk diberhentikan. Fitnah, membunuh tabiat dalam forum meeting sudah kenyang Ane terima, cuma sabar serta bait doa yg dapat Ane panjatkan berharap keberkahan dalam langkah pencari nafkah. Alhamdulillah, cerita panjang ketidak sukaan, penolakan kepada Ane dibayar dengan Ane keterima diperusahaan lain akhir 2021 lalu sebelum Ane bener bener mendapat pemecatan. ( semua alur cerita saya mimiliki evidence ) maaf, sengaja tidak saya post sebab tulisan ini cuma berharap inputan dari Agan. Singkat cerita, diperusahaan yg baru Ane tidak bertahan lama dikarenakan Paklaring yg ga kunjung Ane terima, ditambah Ane sakit yg mengharuskan pengobatan serius.
Gans, atas saran dari sepupu Ane yg notabane keilmuan dibidang hukum disarankan untuk angkat issue ini dalam surat yg di tujukan untuk kementrian tenaga kerja. Sebab, bulan lalu Ane sebenernya sudah keterima kerja kembali namun lagi lagi Power Kekuasaan diatas liasan oknum yg sama. Hari perdana Ane kerja langsung di take out sepihak pemberhentian, tanpa konseling, tanpa memberi penjelasan secara detail dari saya ke Mangement. Saya diberhentikan sepihak mengpakai pesan teks di forum chat grup internal. Pembunuhan tabiat & tamparan bertubi tubi buat Ane Gans, & barang tentu Ane sulit mencari pekerjaan serupa dengan perlakuan ini ( Evidence Pemberhentian sepihak Ane, lengkap Ane kompulir)
Pertanyaan Ane Gans, apakah dengan kejadian ini Ane harus ikuti saran sepupu Ane ?
Jujur saat ini saya kesulitan ekonomi, sebab habisnya tabungan Ane untuk pengobatan ditambah nihilnya pemasukan karena tidak bekerja.
Bahkan saat ini Ane harap menjual jam tangan Ane untuk kebutuhan sekolah anak Ane yg baru masuk SD.
Mohon arahanya Agans semua, kiranya sudi memberikan jejak untuk input positif bagi Ane.
Maaf kalau tulisan Ane tidak beraturan & terkesan berantakan, sebab Ane tulis dari HP sembari merenung supaya terfikirkan langkah yg harus Ane buat.
Semoga tulisan ini dapat berkontribusi positif untuk kita semua, atas segala kurang dalam penulisan & pemilihan mengatakan yg mungkin tak pantas, Ane haturkan Mohon Maaf
Terima Kasih
Hari ini 16:07