• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mati Kesetrum Saat Menggunakan iPhone

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Xt74m.jpg
Seorang wanita berusia 23 tahun dari wilayah Otonomi Xinjiang Uygur, Cina dikabarkan tewas akibat tersengat aliran listrik saat menggunakan iPhonenya. Kakak sulung Ma Ailun dalam jejaring sosial mirip Twitter di Cina, Sina Weibo mengatakan Ma kesetrum saat mengangkat telepon yang sedang diisi baterainya.
»Saya berharap Apple Inc. bisa memberikan penjelasan. Saya juga berharap kalian semua tidak menggunakan telepon genggam yang sedang diisi,” tulisnya.
Posting itu langsung beredar luar. Banyak yang meneruskan pesan itu dan memperingatkan mereka akan bahaya menggunakan telepon genggam yang sedang diisi daya baterainya.
Ayah korban, Ma Guanghui, menerangkan bahwa putrinya tersengat listrik. Sambil menambahkan jenazahnya menunjukkan tanda-tanda kesetrum. Ma, warga Changji, Xinjiang adalah mantan pramugari China Southern Airlines. Dia belum lama berhenti bekerja.
Polisi setempat menegaskan Ma memang meninggal dunia karena sengatan listrik, tapi belum memverifikasi apakah sumbernya dari telepon genggamnya. Kakak perempuan Ma lewat Sina Weibo mengharapkan jawaban dari Apple.
Hari Minggu, Apple mengatakan perusahaan menyatakan sangat menyesalkan kecelakaan terjadi dan menyampaikan belasungkawa kepada korban dan keluarga. Perusahaan menyatakan akan memeriksa secara menyeluruh kasus tersebut dan bekerja sama dengan penyelidikan. Polisi setempat menyatakan terus melakukan penyelidikan kasus tersebut.
 
wah, bahaya juga ya X_X berarti kalau ngecarger emang harus dimatiin ya gan
 
TYxst.jpg

Penyebab tewasnya Ma Ailun (23 tahun) asal Xinjiang, China, yang tersengat listrik ketika melakukan panggilan telepon dari iPhone 5 yang sedang isi baterai mulai terungkap. Diduga, Ma Ailun menggunakan alat pengisi baterai yang bukan dibuat oleh Apple.

Menurut ahli telekomunikasi China, Xiang Ligang, perempuan itu mungkin memakai alat tiruan, bukan asli dari Apple.

"Pengisi tiruan terkadang jadi jalan pintas. Kualitas dari kapasitor dan pelindung sirkuit mungkin tidak sesuai, dan hal ini dapat menyebabkan kapasitor mogok dan mengirim listrik 220 volt langsung ke baterai ponsel," terang Ligang saat diwawancari media massa CCTV.

Ma Ailun, seorang pramugari China Southern Airlines, meninggal dunia di rumahnya pada 11 Juli 2013. Laporan sebelumnya mengatakan, Ma Ailun memakai ponsel iPhone 5. Namun, hasil penyelidikan mengatakan bahwa ponsel yang digunakan adalah iPhone 4 karena bagian sampingnya terbuat dari stainless steel.

Kemungkinan lainnya, menurut Ligang, alat pengisi baterai yang dipakai tidak memenuhi standar tegangan listrik di China. Bisa jadi, alat itu ditujukan untuk pengguna di Hongkong, Taiwan, atau Jepang.

"Hongkong, Taiwan, dan Jepang, semua menggunakan tegangan listrik 110 volt. Sementara itu, China Daratan memakai 220 volt. Jika alat pengisi baterai dibuat hanya untuk menampung 110 volt, maka akan menyebabkan kerusakan atau kelebihan beban," lanjutnya.
SCRmB.jpg

Ligang berpendapat, arus listrik dari alat pengisi daya baterai yang kelebihan beban akan membuat ponsel jadi panas. Ini dapat merusak sirkuit di bagian dalam dan menyebabkan perangkat tak dapat digunakan.

Dalam kasus Ma Ailun, iPhone 4 yang jadi barang bukti masih bisa dioperasikan secara normal meskipun ada bekas terbakar di bagian belakang dan samping. Sementara itu, barang bukti lain seperti kabel data USB dan alat pengisi baterai masih utuh.

Sejauh ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Juru bicara Apple telah menyampaikan ucapan belasungkawa. Perusahaan berjanji akan menyelidiki kasus ini dan menjalin kerja sama dengan kepolisian setempat.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.