Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.398
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Mathys Tel tak gentar hadapi rasisme usai gagal penalti di Super Cup.
Pemain Tottenham Hotspur Mathys Tel mendapat serangan rasisme di media sosial lantaran gagal mengeksekusi penalti dalam laga EUFA Super Cup melawan Paris Saint-Germain 14 Agustus 2025. (ANTARA/X/SpursOfficial)
Jakarta (ANTARA) - Pemain muda Tottenham Hotspur Mathys Tel menegaskan dirinya tidak akan terpengaruh oleh serangan rasis yg ia terima di media sosial usai gagal mengeksekusi penalti dalam laga UEFA Super Cup melawan Paris Saint-Germain.
Tel, yg baru berusia 20 tahun, jadi target ujaran kebencian bernuansa rasial setelah Tottenham kalah dalam adu penalti melawan PSG pekan lalu. Kekalahan itu menciptakan Spurs gagal meraih trofi Super Cup musim ini.
Menanggapi hal tersebut, Tottenham melalui pernyataan resminya menyatakan bahwa mereka "jijik" kepada perlakuan yg diterima sang pemain. Klub asal London Utara itu juga menegaskan dukungan penuh kepada Tel & menyerukan supaya media sosial jadi tempat yg kondusif bagi semua orang.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa, Tel menulis pesan tegas kepada insiden tersebut. "Rasisme tidak punya tempat di masyarakat kita," tulis penyerang timnas Prancis U-21 itu. Ia juga menyampaikan terima kasih atas semua pesan dukungan yg ia terima setelah pertandingan.
Berita diatas dikutip dari internet, jika Mathys Tel tak gentar hadapi rasisme usai gagal penalti di Super Cup adalah spam, mohon beritahu kami.
Jakarta (ANTARA) - Pemain muda Tottenham Hotspur Mathys Tel menegaskan dirinya tidak akan terpengaruh oleh serangan rasis yg ia terima di media sosial usai gagal mengeksekusi penalti dalam laga UEFA Super Cup melawan Paris Saint-Germain.
Tel, yg baru berusia 20 tahun, jadi target ujaran kebencian bernuansa rasial setelah Tottenham kalah dalam adu penalti melawan PSG pekan lalu. Kekalahan itu menciptakan Spurs gagal meraih trofi Super Cup musim ini.
Menanggapi hal tersebut, Tottenham melalui pernyataan resminya menyatakan bahwa mereka "jijik" kepada perlakuan yg diterima sang pemain. Klub asal London Utara itu juga menegaskan dukungan penuh kepada Tel & menyerukan supaya media sosial jadi tempat yg kondusif bagi semua orang.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa, Tel menulis pesan tegas kepada insiden tersebut. "Rasisme tidak punya tempat di masyarakat kita," tulis penyerang timnas Prancis U-21 itu. Ia juga menyampaikan terima kasih atas semua pesan dukungan yg ia terima setelah pertandingan.
Berita diatas dikutip dari internet, jika Mathys Tel tak gentar hadapi rasisme usai gagal penalti di Super Cup adalah spam, mohon beritahu kami.