• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Masuk Sekolah Jam 06.30, Jam Macet (Hanya) Bergeser

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. L999
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

L999

IndoForum Junior E
No. Urut
44983
Sejak
31 Mei 2008
Pesan
1.587
Nilai reaksi
38
Poin
48
3143162p.jpg

Ratusan kendaraan antre melintasi ruas Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Senin (5/1). Hari pertama pemberlakuan masuk sekolah pukul 06.30, sejumlah ruas jalan di Jakarta masih terlihat padat.​

JAKARTA, RABU — Jam masuk sekolah dimajukan menjadi pukul 06.30 sejak 5 Januari. Berdasarkan data Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, kepadatan arus lalu lintas di kawasan Jakarta mengalami pergeseran waktu.

“Sekarang antara pukul 05.30 dan 06.00 sudah mulai padat di beberapa titik rawan macet, tetapi kemacetan cair lebih awal, sekitar pukul 09.00,” tutur Koordinator TMC Polda Metro Jaya Kompol Sambodo di kantornya, Rabu (7/1).

Dalam pantauan TMC beberapa hari terakhir, menurut Sambodo, beberapa titik rawan macet, seperti lalu lintas sekitar Cibubur Junction dan Mampang-Buncit, dapat cair lebih awal. “Biasanya di Cibubur Junction itu cair jam 9-an, tapi beberapa hari ini jam 8 sudah cair, begitu pula di Mampang-Buncit yang setiap hari macet hingga jam 10, sekarang sudah cair sekitar pukul 8.30,” kata Sambodo.

Sambodo mengakui, sejak jam masuk sekolah digeser lebih awal memang terjadi perubahan pada kepadatan arus lalu lintas menjadi cair lebih awal. “Namun, belum dapat dipastikan apakah karena jam masuk sekolah yang bergeser atau setelah libur panjang sehingga aktivitas masyarakat belum terlalu normal. Apalagi, beberapa sekolah ada yang masih libur dan ada juga yang masih tetap masuk 7 tujuh pagi,” kata Sambodo.

“Kemacetan masih terjadi, tetapi mungkin yang bisa digarisbawahi, kecepatan rata-rata dari waktu tempuh menjadi lebih cepat. Misalnya dari perempatan Ragunan ke perempatan Kuningan biasanya memakan waktu 1-1,5 jam, bisa ditempuh setengah jam,” ujarnya.

Sambodo menegaskan, efektivitas pergeseran jam sekolah baru bisa dilihat pada satu minggu ke depan saat lalu lintas Jakarta mulai normal. “Kepadatan berkurang atau tidak, atau mungkin titik-titik rawan macet menjadi lebih longgar di jam-jam padat baru bisa dilihat dalam satu minggu ke depan,” katanya.
 
Di tempat gw, yang seharusnya 5.50-an masih lancar sekarang malah jadi macet!!!! /an
Untung tadi berangkat pagian...
 
udahhhh

bikin aja subway nya

klu ga investor lokal ,, investor asing pasti banyak yg mo nyumbang /no1
 
kebijakan yg aneh..masa anak sekolah dikorbankan..
 
phew.....
ya begitulah, sekolah mana bisa menentang
kita jalani aja nanti juga terbiasa
 
udahhhh

bikin aja subway nya

klu ga investor lokal ,, investor asing pasti banyak yg mo nyumbang /no1

siapa bilank bisa bgtu...d Indo masalah pemerintahan blom beres,jgn harap dpt sumbangan dri pihak asing....

phew.....
ya begitulah, sekolah mana bisa menentang
kita jalani aja nanti juga terbiasa

tetep aj yg kyk bgini salah.....anak skolah mw menjalani bagaimana kalau kebijakan kurang tepat......lalu pemerintah gx melihat dampakny lgi....sama aj boonk buat ngindarin macet tpi jam kemacetan bukany berkurang tpi malah pindah lebih pagi.........

seharusny pemerintah melakukan analisis dengan cermat....apa yg harus d korbankan dan apa yg pantas di tuai nntiny....

bila saja pemerintah bisa membaca postingan ini....../sob
 
ya iya lah
gw juga menolak rencana ini
apa daya dia berkuasa
andai saja suara siswa bisa berbicara
 
ya iya lah
gw juga menolak rencana ini
apa daya dia berkuasa
andai saja suara siswa bisa berbicara

justru itu yg seharusny ditolak.....siswa pun warga negara dan memiliki hak utk berbicara.....pemerintah khan hanya melihat baik ato buruk utk lalu lintas,tpi gx merasakan sendiri......

jgn hanya pasrah pda keputusan pemerintah.....mereka juga manusia...mereka harus d kritik bila mereka membuat kesalahan....

jangan cuma pasrah pda keputusan pemerintah/! sebagai siswa juga harusny berpikir kritis /!
kita juga nnti ny yg meneruskan tugas" mereka d masa yg mendatang.....sbg org yg pernah merasakanny seharusny kita tdk boleh melakukan kesalahan yg sama....hanya krn kita cuma pasrah.../!
 
Satu kata"Useless"...
hanya gitu aja solusi pemerintah...
 
udahhhh

bikin aja subway nya

klu ga investor lokal ,, investor asing pasti banyak yg mo nyumbang /no1

Selama budaya coret coret dan buang sampah sembarangan belum bisa diredam jamin 1juta persen gak bakal ada investor yang mau hahahhahahaha :D
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.