• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Massa "Bersurban" Mengamuk di Toko Swalayan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
tfXa3.jpg

PASURUAN - Puluhan orang berpakaian putih dan bersurban mengamuk di sejumlah toko swalayan di Gempol, Pandaan dan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Mereka merampas dan memecahkan minuman beralkohol yang dijual toko-toko tersebut.

Aksi brutal anggota ormas itu menimbulkan kepanikan pengunjung dan karyawan toko. Sambil berteriak-teriak mereka menyisir minuman beralkohol dalam lemari pendingin dan memecahkannya di depan toko. Mereka juga mengancam akan kembali melakukan sweeping jika toko-toko tersebut menjual kembali minuman memabukan itu.

"Mereka masuk toko sambil berteriak. Mereka langsung mengambil minuman di lemari es dan memecahkan di depan toko," ujar seorang karyawan Indomaret di Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan.

Usai merampas minuman beralkohol, kelompok orang yang membawa atribut bendera Front Pembela Islam (FPI) itu meninggalkan toko dan menuju toko swalayan lain. Mereka kembali melakukan tindakan serupa tanpa ada tindakan pencegahan dari karyawan.

"Kami tidak berani mencegah tindakan mereka. Kami memilih diam dan membiarkannya mengambil dan memecah botol-botol minuman," tandasnya.

Keterangan yang dihimpun, aksi sweeping itu dilakukan setelah mengikuti pengajian di Desa Randupitu, Kecamatan Pandaan. Sedikitnya, enam toko swalayan menjadi sasaran aksi brutal tersebut.

Waka Polres Pasuruan, Kompol Bobby Tambunan, yang turun ke lokasi menyatakan masih mengumpulkan keterangan saksi dan data-data dari rekaman CCTV. Keterangan itu akan ditindaklanjuti dengan memroses pelaku yang melakukan tindakan main hakim sendiri.

"Kami masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti. Kami akan menindak tegas pelaku pelanggaran tersebut," kata Bobby Tambunan.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.