JAKARTA - Hasil survei sejumlah lembaga memprediksi suara Partai Demokrat terus merosot. Terakhir, kecenderungan itu terlihat pada survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Suara Demokrat diprediksi banyak beralih ke partai lain pada pemilu 2014.
Wakil Ketua Umum Demokrat, Max Sopacua, mengaku bisa menerima hasil survei itu. "Kami tidak membantah jika suara Demokrat akan pindah ke partai lain," kata Max saat berbincang dengan wartawan, hari ini.
Bagi Max, hasil survei itu merupakan masukan yang bermanfaat untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di dalam Partai Demokrat. "Saya anggap itu sebagai trigger untuk melihat ke dalam, bagaimana mengakomodasi persoalan yang ada," katanya.
Namun, kata Max, Demokrat tidak gusar dengan hasil buruk sebagaimana ditunjukkan berbagai survei itu. Sebab, hasil survei akan berubah seiring apa yang akan dilakukan sebuah partai. Bagi Demokrat, tidak ada kata terlambat untuk merebut kembali hati rakyat pada pemilu 2014 mendatang. "Kami masih punya waktu 1,5 tahun untuk membenahi itu," tutur dia.
Max juga tidak menampik bahwa kasus korupsi yang menjerat sejumlah kader memiliki andil besar terhadap merosotnya citra Demokrat. Fenomena itu, kata dia, memang terjadi. Demokrat, harus menerima dampak buruk perbuatan para kader itu. "Imbasnya tidak bisa dihalang-halangi. Survei ini terus terang saya terima sebagai masukan untuk kami, bahwa inilah yang harus diperbaiki," katanya.
Wakil Ketua Umum Demokrat, Max Sopacua, mengaku bisa menerima hasil survei itu. "Kami tidak membantah jika suara Demokrat akan pindah ke partai lain," kata Max saat berbincang dengan wartawan, hari ini.
Bagi Max, hasil survei itu merupakan masukan yang bermanfaat untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di dalam Partai Demokrat. "Saya anggap itu sebagai trigger untuk melihat ke dalam, bagaimana mengakomodasi persoalan yang ada," katanya.
Namun, kata Max, Demokrat tidak gusar dengan hasil buruk sebagaimana ditunjukkan berbagai survei itu. Sebab, hasil survei akan berubah seiring apa yang akan dilakukan sebuah partai. Bagi Demokrat, tidak ada kata terlambat untuk merebut kembali hati rakyat pada pemilu 2014 mendatang. "Kami masih punya waktu 1,5 tahun untuk membenahi itu," tutur dia.
Max juga tidak menampik bahwa kasus korupsi yang menjerat sejumlah kader memiliki andil besar terhadap merosotnya citra Demokrat. Fenomena itu, kata dia, memang terjadi. Demokrat, harus menerima dampak buruk perbuatan para kader itu. "Imbasnya tidak bisa dihalang-halangi. Survei ini terus terang saya terima sebagai masukan untuk kami, bahwa inilah yang harus diperbaiki," katanya.