Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Assalamu'alaikum GanSist!
Hmm... kalo ngomongin masalah apanih yg ada di pikiran GanSist?
Wah pasti langsung mikirin kerumitan hidup & segala kegelisahannya hehe...
Ngomongin soal masalah pasti erat ya kaitannya dengan kehidupan. Setiap manusia pasti pernah yg namanya ngalamin masalah. GanSist jangan mikir kalo orang yg ngalamin masalah rumit itu cuma kaum misquin aja ya, huss! Gak gitu loh, orang kaya raya & bergelimang harta juga pasti kenal tuh sama yg namanya masalah. Pada dasarnya masalah adalah ciri utama dunia yg tidak akan pernah sirna.
GanSist tahukan kalau masalah itu adalah hal yg sering mengiringi langkah kita dalam menjalani kehidupan? Singkatnya, masalah itu pasti melekat pada setiap jiwa manusia di dunia. Tapi tentu dengan kadar kesulitannya & kemudahan masing-masing, tengantung pada diri yg menyikapi.
Dalam hati sering gelisah, dalam pikiran sering harap marah, & dalam diam sering ada keharapan untuk menyerah. Itu biasanya segala rasa yg berkecamuk di dalam jiwa yg sedang dirundung masalah.
GanSist gitu gak? Apa malah diem bae santuy aja?
Kadang terbesit asa bahwa ini cuma sekedar mimpi. Tapi, kenyataan tidak akan pernah dapat dipungkiri.
Harapan tinggal harapan, pada dasarnya dalam
kenyataan ada hal yg harus GanSist selesaikan.
Mungkin di awal terasa berat & membingungkan, seakan ini adalah hal yg menyakitkan & tak berkesudahan. Tapi, kita harus percaya bahwa Allah tidak akan pernah memberikan cobaan diluar batas kemampuan hambanya sendiri.
Dulu saat madrasah guru saya pernah menerangkan salah satu ayat Al-Qur'an yg hingga saat ini melekat dalam ingatan nih GanSist.
Hai orang-orang yg beriman, jadikanlah sabar & shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yg sabar. (QS. Al-Baqarah [2]: 153).
Sesungguhnya dibalik segudang masalah Allah sering memberikan solusi, cuma saja terkadang kita sebagai hamba seketika jadi tuli karena terlalu terpaku pada sebuah kecemasan duniawi.
Sebagai makhluk semestinya kita harus senantiasa tabah pada segala masalah. Karena masalah adalah salah satu cara untuk menguji keimanan.
Sebagian orang pasti berpendapat kalau cuma sekedar berbicara itu mudah, bahkan sangat mudah. Tapi, untuk mempraktikkannya itu tentu tidak semudah yg diucapkan & dipikirkan. Ya! Saya juga berpikir begitu.
Perlu GanSist tahu, biasanya orang yg beranggapan seperti itu adalah orang yg berputus asa.
Sebagai makhluk nih GanSist harus ingat bahwa bukan kah ada ikhtiar sebelum tawakal? Kenapa kita tidak mencoba berikhtiar dengan sabar & solat?
Memang sulit, tetapi bukankah harus membiasakan supaya terbiasa?
Saya paham setiap manusia pasti merasakan sakit dalam ceritanya masing-masing. Sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa ada rasa dimana orang lain tidak tahu apa yg GanSist rasakan, lalu akan timbul rasa bahwa cuma GanSist yg tersakiti & cuma GanSist pula yg memiliki masalah terberat dalam dunia ini.
Duh! Drama banget gak sih pikirannya? Hmm... Saya juga pernah kok kaya gitu, bahkan sering. Tapi, kalo kita pikir ulang masih banyak loh yg masalahnya lebih berat dari kita.
Terkadang GanSist sesekali harus melihat kebawah untuk bersyukur.
Setidaknya GanSist pernah tersenyum meski sesaat, GanSist harus sadar bahwa ada orang lain yg memiliki masalah lebih akbar dari GanSist.
GanSist harus tahu masih banyak loh sedap yg Allah kasih ke kita. Jika kita bandingkan antara masalah & anugrah yg Allah kasih gak akan sebanding, karena anugrah yg Allah beri itu tak terkira, baik yg terlihat maupun tak terlihat. Bahkan masalah yg Allah kasih juga dapat dikatakan anugrah, cuma saja kalau kita menghadapinya dengan tabah.
Seiring datangnya waktu & seraya pula dengan datangnya beragam ujian yg hadir, bukan tidak mungkin kita harus terbiasa sabar dalam setiap keadaan, supaya tetap tegar dalam menjalani kehidupan.
Tidak semua takdir itu hadir dengan getir. Semua manusia pasti memiliki takdir kebahagiaannya masing-masing.
Biarkan semua mengalir layaknya air sungai. Meskipun terbentur bebatuan , ia tak pernah berhenti untuk mengalir. Tetap melaju dalam arusnya & mengabaikan segala sakit yg diterimanya, karena ia memiliki sebuah tujuan yg harus di capai yaitu lautan.
Hari ini 19:49
Polling
0 Suara
Masalah Bikin Gelisah?
Gak tuh santuy aja
Hmm... Iya nih
Pilih
Hmm... kalo ngomongin masalah apanih yg ada di pikiran GanSist?
Wah pasti langsung mikirin kerumitan hidup & segala kegelisahannya hehe...
Ngomongin soal masalah pasti erat ya kaitannya dengan kehidupan. Setiap manusia pasti pernah yg namanya ngalamin masalah. GanSist jangan mikir kalo orang yg ngalamin masalah rumit itu cuma kaum misquin aja ya, huss! Gak gitu loh, orang kaya raya & bergelimang harta juga pasti kenal tuh sama yg namanya masalah. Pada dasarnya masalah adalah ciri utama dunia yg tidak akan pernah sirna.
GanSist tahukan kalau masalah itu adalah hal yg sering mengiringi langkah kita dalam menjalani kehidupan? Singkatnya, masalah itu pasti melekat pada setiap jiwa manusia di dunia. Tapi tentu dengan kadar kesulitannya & kemudahan masing-masing, tengantung pada diri yg menyikapi.
Dalam hati sering gelisah, dalam pikiran sering harap marah, & dalam diam sering ada keharapan untuk menyerah. Itu biasanya segala rasa yg berkecamuk di dalam jiwa yg sedang dirundung masalah.
GanSist gitu gak? Apa malah diem bae santuy aja?
Kadang terbesit asa bahwa ini cuma sekedar mimpi. Tapi, kenyataan tidak akan pernah dapat dipungkiri.
Harapan tinggal harapan, pada dasarnya dalam
kenyataan ada hal yg harus GanSist selesaikan.
Mungkin di awal terasa berat & membingungkan, seakan ini adalah hal yg menyakitkan & tak berkesudahan. Tapi, kita harus percaya bahwa Allah tidak akan pernah memberikan cobaan diluar batas kemampuan hambanya sendiri.
Dulu saat madrasah guru saya pernah menerangkan salah satu ayat Al-Qur'an yg hingga saat ini melekat dalam ingatan nih GanSist.
Hai orang-orang yg beriman, jadikanlah sabar & shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yg sabar. (QS. Al-Baqarah [2]: 153).
Sesungguhnya dibalik segudang masalah Allah sering memberikan solusi, cuma saja terkadang kita sebagai hamba seketika jadi tuli karena terlalu terpaku pada sebuah kecemasan duniawi.
Sebagai makhluk semestinya kita harus senantiasa tabah pada segala masalah. Karena masalah adalah salah satu cara untuk menguji keimanan.
Sebagian orang pasti berpendapat kalau cuma sekedar berbicara itu mudah, bahkan sangat mudah. Tapi, untuk mempraktikkannya itu tentu tidak semudah yg diucapkan & dipikirkan. Ya! Saya juga berpikir begitu.
Perlu GanSist tahu, biasanya orang yg beranggapan seperti itu adalah orang yg berputus asa.
Sebagai makhluk nih GanSist harus ingat bahwa bukan kah ada ikhtiar sebelum tawakal? Kenapa kita tidak mencoba berikhtiar dengan sabar & solat?
Memang sulit, tetapi bukankah harus membiasakan supaya terbiasa?
Saya paham setiap manusia pasti merasakan sakit dalam ceritanya masing-masing. Sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa ada rasa dimana orang lain tidak tahu apa yg GanSist rasakan, lalu akan timbul rasa bahwa cuma GanSist yg tersakiti & cuma GanSist pula yg memiliki masalah terberat dalam dunia ini.
Duh! Drama banget gak sih pikirannya? Hmm... Saya juga pernah kok kaya gitu, bahkan sering. Tapi, kalo kita pikir ulang masih banyak loh yg masalahnya lebih berat dari kita.
Terkadang GanSist sesekali harus melihat kebawah untuk bersyukur.
Setidaknya GanSist pernah tersenyum meski sesaat, GanSist harus sadar bahwa ada orang lain yg memiliki masalah lebih akbar dari GanSist.
GanSist harus tahu masih banyak loh sedap yg Allah kasih ke kita. Jika kita bandingkan antara masalah & anugrah yg Allah kasih gak akan sebanding, karena anugrah yg Allah beri itu tak terkira, baik yg terlihat maupun tak terlihat. Bahkan masalah yg Allah kasih juga dapat dikatakan anugrah, cuma saja kalau kita menghadapinya dengan tabah.
Seiring datangnya waktu & seraya pula dengan datangnya beragam ujian yg hadir, bukan tidak mungkin kita harus terbiasa sabar dalam setiap keadaan, supaya tetap tegar dalam menjalani kehidupan.
Tidak semua takdir itu hadir dengan getir. Semua manusia pasti memiliki takdir kebahagiaannya masing-masing.
Biarkan semua mengalir layaknya air sungai. Meskipun terbentur bebatuan , ia tak pernah berhenti untuk mengalir. Tetap melaju dalam arusnya & mengabaikan segala sakit yg diterimanya, karena ia memiliki sebuah tujuan yg harus di capai yaitu lautan.
Hari ini 19:49
Polling
0 Suara
Masalah Bikin Gelisah?
Gak tuh santuy aja
Hmm... Iya nih
Pilih