Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Selamat datang wahai para pemerhati dunia perlendiran. Seperti yg kita semua tahu (kecuali Anda tinggal di dasar gua atau tempat-tempat semacam itu) dunia ini terus & terus berkembang ke arah yg sulit diperkirakan. Teknologi jadi faktor yg menggerakkan dunia & teknologi kini sudah merambah ke seluruh bidang yg ada, tak terkecuali prostitusi.
Dulu prostitusi dijalankan dengan cara yg cukup biasa atau standar yakni pria datang ke rumah bordil, memilih psk yg dia minati, & kemudian berlanjut di dalam kamar. Namun sekarang prostitusi sudah memiliki beberapa ragam seperti melalui aplikasi kencan. Dari aplikasi itu pelanggan dapat menghubungi penyedia jasa, mengatur tempat berjumpa lalu eksekusi sesuai permintaan. Pelanggan pun tak perlu susah-susah ke rumah bordil.
Selain itu ada juga prostitusi yg sifatnya lebih soft seperti menjual foto atau video di situ onl*fans atau sistem pacar sewaan yg baru-baru ini populer. Variasi-variasi ini dapat muncul berkat perkembangan teknologi jadi tidak salah kalau di masa depan kita akan melihat bentuk yg lebih advance dari bisnis haram ini.
Satu kemungkinan yg dapat saya pikirkan adalah Metaverse. Katakanlah avatar pria & wanita berjumpa di dunia data & mengerjakan hubungan suami istri dengan avatar mereka. Tubuh asli mereka tetap diam di rumah tetapi avatar mereka mengirim sinyal-sinyal ke bagian tubuh hingga rasanya seperti mengerjakan seks secara nyata. Praktis, kondusif dari penyakit, kondusif dari razia polisi. Bisa ngebayangin nggak? Well, mungkin untuk saat ini hal itu masih terlalu samar untuk kita bayangkan.
Satu kemungkinan lain adalah seks doll yg terhubung dengan sensor gerak secara online. Contohnya begini: seorang pria membeli seks doll yg mirip sekali dengan manusia asli (cewek tentunya). Di seks doll tersebut terpasang sebuah chip yg memungkinkan boneka itu bergerak persis seperti orang lain yg mengendalikannya.
Nah, di kota sebelah ada seorang cewek yg juga mempunyai seks doll (cowok). Cewek ini adalah psk yg setuju menjual jasa pada si cowok kota sebelah. Akhirnya mereka berdua memakai alat spesifik sehingga masing-masing terhubung dengan seks doll pasangannya & kemudian mereka bersayang. Ya, mereka bersayang dengan seks doll tetapi seks doll-nya bergerak layaknya manusia asli yg memang dikendalikan oleh manusia asli. Tentunya metode ini memungkinkan prostitusi tetap berjalan meski ada pandemi & tak perlu harus keluar rumah.
Gila? Memang. Ini cuma ide gila dari kepala saya tetapi ingatlah bahwa di dunia ini ada banyak orang gila dengan ide-ide yg juga gila. Masa depan menyajikan kemungkinan tanpa batas bagi manusia tetapi ada satu hal yg pasti, prostitusi tidak akan mati.
Sekian dari saya mari berjumpa di thread saya yg lainnya. Hari ini 08:10