• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mari mengingat kematian :)

treehugger87

IndoForum Newbie E
No. Urut
51423
Sejak
29 Agt 2008
Pesan
32
Nilai reaksi
0
Poin
6
Mari kita mengingat kematian supaya kita menjadi hamba Allah SWT yang lebih taqwa/beriman..

“Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri”. (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan).

Datangnya Kematian Menurut Al Qur’an :

1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.
Katakanlah: "Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh". Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. (QS Ali Imran, 3:154)

2. Kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berlindung di balik benteng yang kokoh atau berlindung di balik teknologi kedokteran yang canggih serta ratusan dokter terbaik yang ada di muka bumi ini.
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun? (QS An-Nisa 4:78)

3. Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia lari menghindar.
Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". (QS al-Jumu’ah, 62:8)

4. Kematian datang secara tiba-tiba.
Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS, Luqman 31:34)

5. Kematian telah ditentukan waktunya, tidak dapat ditunda atau dipercepat
Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS, Al-Munafiqun, 63:11)


di kutip dari www.kebunhikmah.com
 
ksimpulannya

kita pasti mati kan

mari belomba berbuat kebaikan
 
Saat ini saya adalah mayat hidup/bangkai yg diisi ruh sehingga bisa berjalan, makan, minum dsb.Yang jelas apabila "kematian" tiba saya akan mengucap "Alhamdulillah" karena selesai sudah tugas ruh yang "dipinjamkan" jasad, Buat saya Dunia justru "kematian" karena jasad ini tidak lebih terbuat dari mani yang menjijikkan dan bangkai yg busuk bila sudah ditinggalkan ruh, Alam sesudah kematian adalah "kehidupan" yg sesungguhnya.
 
"Hanya orang2 mutaqien yang masuk syurga disisi raja yang berkuasa". Mutaqien itu selevel dengan Sholihin, dan Al Quran mencontohkan bahwa orang2 Mutaqien/Sholihin itu seperti para Nabi.

nNahhh....... kite2 ini level yang mane???? Trus mengapa harus pede masuk Syurga gara2 udah pake Sorban, bergelar Kiai, Ustadz dlll dlll.

Kita tidak pernah tahu apakan akan berakhir Khusnul Khotimah atau Suul Khotimah, karena hanya Allah sendiri yang tahu.

nNahh..... alasan apalagi kalo kita tidak "Berharap-harap cemas" sepanjang hidup kita????
 
Ada gw baca di buku yang berjudul "Islam Agama Perlawanan",,katana kita tuh berbicara terus tentank kematian,,bicara sih boleh saja tapi juga pikirkan bagaimana kita hidup.......................................:D:D:D
 
Ada gw baca di buku yang berjudul "Islam Agama Perlawanan",,katana kita tuh berbicara terus tentank kematian,,bicara sih boleh saja tapi juga pikirkan bagaimana kita hidup.......................................:D:D:D

setuju,walau kematian pasti dtg...
kehidupan kt jg harus dipikirkan,dgn berbuat baek untuk amal diakherat kelak...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.