Mari Kita Renungkan Nilai Kehidupan
Kita korbankan kesehatan
untuk mendapat kekayaan
kita berencana,bekerja dan
menumouk simpanan.
Kemudian kita korbankan kekayaan
untuk memperoleh kembali kesehatan,
dan seiring yang kita dapatkan hanyalah kuburan.
Kita hidup dan bangga atas harta simpanan,
Kita mati, lalu hanya mendapatkan batu nisan
Saat diberi nasehat agar menjaga kesehatan
Alasan tidak ada duit
(Adapun dikatakan tidak ada)
Saat penyakit menggerogoti dan
Menghabiskan banyak biaya.
(Tiada uangpun dicari sampai ada)
Saat diminta utnuk mendengarkan
Tentang pentingnya kesehatan
(Senggang pun dikatakan sibuk)
Tapi...
Saat Malaikat Pencabut Nyawa
Datang menjemput
(Sesibuk apapun harus ikut)
(Dr. H.E. Kirschmer)

