Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 13.835
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Marcus Rashford minta maaf gagal dalam adu penalti.
Reaksi striker Inggris Marcus Rashford setelah gagal memasukkan tendangan penalti dalam adu penalti final EURO 2020 melawan Italia di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021. (Photo by Andy Rain / POOL / AFP)
Saya merasa seolah-olah saya mengecewakan rekan-rekan satu regu saya. Saya merasa seolah-olah saya mengecewakan semua orangJakarta (ANTARA) - Striker Inggris Marcus Rashford meminta maaf atas kegagalan dia menendang penalti saat Inggris kalah dalam adu penalti final Euro 2020 melawan Italia di Wembley, tetapi ia menandaskan "tidak akan pernah meminta maaf karena siapa saya" setelah jadi salah satu dari tiga pemain yg dilecehkan secara rasis.
Rashford yg bersama Jadon Sancho & Bukayo Saka diturunkan sebagai pemain pengganti & semuanya gagal mengeksekusi tendangan penalti saat kalah adu penalti 3-2, jadi target media sosial. Sebuah mural di kota asal Rashford di Withington dirusak yg lalu ditimpa dengan pesan-pesan memberikan dukungan kepada Rashford.
Pelecehan rasis mendorong penyelidikan polisi & kecaman luas dari kapten & manajer Inggris, keluarga kerajaan, para pemimpin agama & politisi.
"Saya seharian dapat menerima kritik atas penampilan saya, penalti saya tidak cukup baik, semestinya masuk, tetapi saya tidak akan pernah meminta maaf atas siapa saya & dari mana saya berasal," tulis striker Manchester United berusia 23 tahun itu di Twitter.
"Saya tidak merasakan momen yg lebih membanggakan daripada mengenakan tiga singa di dada saya & menyaksikan keluarga saya menyemangati saya di antara puluhan ribu orang."
Rashford, yg mengambil penalti ketiga Inggris setelah kapten Harry Kane & bek Harry Maguire yg sukses mencetak gol, mengambil ancang-ancang & meskipun sukses mengakali kiper Italia Gianluigi Donnarumma ke arah yg salah, tendangan penaltinya membentur tiang gawang.
"Saya bahkan tak tahu harus mulai dari mana & saya bahkan tak tahu bagaimana mengungkapkannya dengan kata-kata seperti apa perasaan saya saat ini," tambah dia.
"Saya mengalami musim yg sulit, saya kira itu semua orang sudah jelas melihatnya & saya mungkin masuk final itu dengan kurang percaya diri."
"Saya sering menyemangati diri saya sendiri untuk penalti, tetapi ada hal yg terasa tidak benar. Sebelum mengerjakannya, saya meluangkan waktu barang sejenak dan, sayangnya, hasilnya tidak seperti yg saya harapkan."
"Saya merasa seolah-olah saya mengecewakan rekan-rekan satu regu saya. Saya merasa seolah-olah saya mengecewakan semua orang.
"Penalti adalah satu-satunya yg diminta kepada saya untuk kontribusi kepada tim. Saya dapat mencetak penalti dalam tidur saya jadi mengapa tidak yg itu? Semuanya sudah menggelayuti pikiran saya berulang kali sejak saya menendang bola & mungkin tak ada mengatakan yg dapat menggambarkan bagaimana rasanya."
Inggris mengincar trofi akbar perdana mereka sejak mengangkat Piala Dunia di Wembley pada 1966 tetapi kalah dalam adu penalti setelah pertandingan berakhir 1-1 setelah perpanjangan waktu.
"Final. 55 tahun. 1 penalti. Sejarah. Yang dapat saya katakan hanyalah minta maaf. Saya tadinya berharap segalanya berjalan lain," sambung Rahsford.
Dia juga menyanjung rekan-rekan satu timnasnya. "Musim panas ini sudah jadi salah satu kamp terbaik yg saya alami & Anda semua sudah memainkan peran di dalamnya."
Baca juga: Keane kecam Inggris karena tugaskan Saka ambil penalti penentu
Baca juga: Jack Grealish bantah dianggap tak mau ambil penalti saat lawan Italia
Baca juga: Gareth Southgate, Wembley, & adu penalti
Berita diatas dikutip dari internet, jika Marcus Rashford minta maaf gagal dalam adu penalti adalah spam, mohon beritahu kami.
Reaksi striker Inggris Marcus Rashford setelah gagal memasukkan tendangan penalti dalam adu penalti final EURO 2020 melawan Italia di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021. (Photo by Andy Rain / POOL / AFP)
Saya merasa seolah-olah saya mengecewakan rekan-rekan satu regu saya. Saya merasa seolah-olah saya mengecewakan semua orangJakarta (ANTARA) - Striker Inggris Marcus Rashford meminta maaf atas kegagalan dia menendang penalti saat Inggris kalah dalam adu penalti final Euro 2020 melawan Italia di Wembley, tetapi ia menandaskan "tidak akan pernah meminta maaf karena siapa saya" setelah jadi salah satu dari tiga pemain yg dilecehkan secara rasis.
Rashford yg bersama Jadon Sancho & Bukayo Saka diturunkan sebagai pemain pengganti & semuanya gagal mengeksekusi tendangan penalti saat kalah adu penalti 3-2, jadi target media sosial. Sebuah mural di kota asal Rashford di Withington dirusak yg lalu ditimpa dengan pesan-pesan memberikan dukungan kepada Rashford.
Pelecehan rasis mendorong penyelidikan polisi & kecaman luas dari kapten & manajer Inggris, keluarga kerajaan, para pemimpin agama & politisi.
"Saya seharian dapat menerima kritik atas penampilan saya, penalti saya tidak cukup baik, semestinya masuk, tetapi saya tidak akan pernah meminta maaf atas siapa saya & dari mana saya berasal," tulis striker Manchester United berusia 23 tahun itu di Twitter.
"Saya tidak merasakan momen yg lebih membanggakan daripada mengenakan tiga singa di dada saya & menyaksikan keluarga saya menyemangati saya di antara puluhan ribu orang."
Rashford, yg mengambil penalti ketiga Inggris setelah kapten Harry Kane & bek Harry Maguire yg sukses mencetak gol, mengambil ancang-ancang & meskipun sukses mengakali kiper Italia Gianluigi Donnarumma ke arah yg salah, tendangan penaltinya membentur tiang gawang.
"Saya bahkan tak tahu harus mulai dari mana & saya bahkan tak tahu bagaimana mengungkapkannya dengan kata-kata seperti apa perasaan saya saat ini," tambah dia.
"Saya mengalami musim yg sulit, saya kira itu semua orang sudah jelas melihatnya & saya mungkin masuk final itu dengan kurang percaya diri."
"Saya sering menyemangati diri saya sendiri untuk penalti, tetapi ada hal yg terasa tidak benar. Sebelum mengerjakannya, saya meluangkan waktu barang sejenak dan, sayangnya, hasilnya tidak seperti yg saya harapkan."
"Saya merasa seolah-olah saya mengecewakan rekan-rekan satu regu saya. Saya merasa seolah-olah saya mengecewakan semua orang.
"Penalti adalah satu-satunya yg diminta kepada saya untuk kontribusi kepada tim. Saya dapat mencetak penalti dalam tidur saya jadi mengapa tidak yg itu? Semuanya sudah menggelayuti pikiran saya berulang kali sejak saya menendang bola & mungkin tak ada mengatakan yg dapat menggambarkan bagaimana rasanya."
Inggris mengincar trofi akbar perdana mereka sejak mengangkat Piala Dunia di Wembley pada 1966 tetapi kalah dalam adu penalti setelah pertandingan berakhir 1-1 setelah perpanjangan waktu.
"Final. 55 tahun. 1 penalti. Sejarah. Yang dapat saya katakan hanyalah minta maaf. Saya tadinya berharap segalanya berjalan lain," sambung Rahsford.
Dia juga menyanjung rekan-rekan satu timnasnya. "Musim panas ini sudah jadi salah satu kamp terbaik yg saya alami & Anda semua sudah memainkan peran di dalamnya."
Baca juga: Keane kecam Inggris karena tugaskan Saka ambil penalti penentu
Baca juga: Jack Grealish bantah dianggap tak mau ambil penalti saat lawan Italia
Baca juga: Gareth Southgate, Wembley, & adu penalti
Berita diatas dikutip dari internet, jika Marcus Rashford minta maaf gagal dalam adu penalti adalah spam, mohon beritahu kami.