• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Marah meningkatkan risiko penyakit jantung

LoVe_ChiKa

IndoForum Junior A
No. Urut
8777
Sejak
17 Nov 2006
Pesan
3.571
Nilai reaksi
379
Poin
83
Kalbe.co.id - Pria yang bertemperamen buruk dan mengalami depresi mempunyai risiko penyakit jantung, diabetes, atau hipertensi yang lebih tinggi. Namun, bila perilaku tersebut dapat mereka perbaiki, maka risiko untuk terkena berbagai penyakit tersebut pun dapat dikurangi. Demikian menurut sebuah penelitian yang diungkapkan dalam sebuah jurnal yang diulas oleh Reuters Health edisi 30 Maret 2007 yang lalu.

Profesor Edward Suarez dari Duke University di North Caroline mangatakan,“Orang yang bertemperamen kasar, mengalami depresi, dan sering marah memandang dunia di sekelilingnya dengan cara yang berbeda, bahkan terkadang mereka melihatnya bagaikan dirinya versus dunia. Kehidupan sepertinitu sering mengakibatkan stres yang lebih berat dan kemungkinan terjadinya perubahan fungsi tubuh yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit.”

Walaupun penelitian yang diterbitkan oleh jurnal Brain Behaviour and Immunity tersebut berfokus pada pria, Prof. Suarez mengatakan bahwa wanita mempunyai juga mempunyai kecendurangan menghadapi faktor risiko yang sama.

Selama kurun waktu 20 tahun, Prof. Suarez dan timnya melakukan pengujian terhadap 313 pria veteran perang Vietnam yang sebagian terlibat dalam penelitian mengenai dampak “Agent Orange”. Penelitian berakhir pada tahun 2002.

Dalam satu dekade, hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kasar, marah dan depresi meningkatkan peradangan yang diukur dengan meningkatnya protein C3 yang berkaitan dengan penyakit jantung dan diabetes.

Prof. Suarez mengatakan bahwa pria yang merokok dan gemuk mempunyai risiko yang lebih tinggi lagi untuk mengalami peradangan.

“Risko terhadap berbagai penyakit tersebut mungkin dapat dikurangi dengan mengurangi variabel psikologis ini, yang akan menurunkan risiko peradangan,” ujar Prof. Suarez.
 
berarti masalah nya gmn cara nya mengendalikan marah gw nih... /hmm
 
kalo mudah marah berarti orang tsb banya ngeluarkan hormon stress. hormon inilah yg merusak tubuh
 
suka marah udah bawaan ....
seperti nya susah menghilangkannya, kecuali punya rasa takut kena penyakit ;))
jadi bersabar, demi kesehatan :)
 
nice info untuk yg jantungnya agak lemah /no1
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.