Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Tulisan singkat ini dimaksudkan untuk membahas realitas di masyarakat mengpakai perspektifOne Dimensional Mandari Herbert Marcuse. Dinamakan manusia satu dimensi karena di era modern ini manusia digiring untuk mengafirmasi apa yg diharapkan sistem & bukan melawan. Lagi pula setiap kali ada perlawanan atau penolakan kepada hal tersebut, yg terjadi justru hal itu diolah seakan-akan jadi keuntungan & merupakan hal yg baik atau wajar. Semua ini tidak lain adalah pengaruh dari iklan & media sosial serta netizen yg bahagia untuk sekedar ikut-ikutan dengantrending topic.
Sebagai contoh, pada tahun 2018 lalu pada saat aplikasiTik Tokmelanda di kalangan anak muda terjadilah suatu peristiwa yg fenomenal. Ada seorang perempuan bernama Nurrani yg mengunggah videonya bernyayi ala Tik Tok tetapi tidak mengpakai aplikasi, sontak video tersebut viral. Selain itu, perempuan muda ini juga mengaku sebagai istri sah Iqbaal Ramadhan, maka bertambah virallah peristiwa yg bagi saya pribadi memalukan ini. Bertepatan pada saat itu juga sedang viral film Dilan 1990 yg diperankan oleh Iqbaal Ramadhan sebagai pemeran utamanya.
Dunia media sosial langsung gempar dengan adanya peristiwa ini. Bertubi-tubi, fans Iqbaal membuli Nurrani dengan memenuhi media sosial dengan meme ataupun editan foto & video lainnya yg tersebar melalui Instagram, Twitter, WhatsApp, bahkan Youtube. Sudah jelas-jelas bahwa peristiwa ini tidak pantas atau tidak baik, namun dalam kondisi seperti ini, di Indonesia justru Nurrani jadi terkenal & diundang dalam acara-acara di beberapa stasiun Televisi. Sudah jelas hal ini adalah giringan dari media sosial sehingga hal yg tidak baik justru jadi fenomenal & menguntungkan pihak tertentu.
Masih membahas mengpakai perspektifOne Dimensional Manmengenai ilmu pengetahuan & teknologi yg sebenarnya hendak membebaskan manusia dari tuntutan untuk bekerja keras ternyata jadi sistem penguasaan total di dalam masyarakat. Berawal dari tuntutan teknologi yaitu untuk memproduksi barang sebanyak-banyaknya. Kemudian supaya barang-barang tersebut laku maka diciptakan prosedur untuk memanipulasi kebutuhan melalui iklan-iklan. Jadi, kebutuhan masyarakat sebetulnya adalah kebutuhan palsu yg sengaja ditanamkan oleh kepentingan-kepentingan sosial ekonomi tertentu. Artinya, kontrol teknologis sudah hingga pada dimensi psikis manusia.
Sebagai contoh, maraknyaSkin Caredengan harga melangit yg sedang melanda di kalangan pemuda khususnya bagi wanita. Diciptakan & di iklankan berbagaiSkin Caredari Korea atau Jepang. Sehingga kaum muda tergiur karena munculnya iklan ini ada dimana-mana bahkan masyarakat yg ekonominya dibawah rata-rata saja ikut mencoba memakainya padahal hal ini sangat tidak baik untuk dirinya sendiri. Bagaimana tidak, dia mencari uang dengan susah payah tetapi dipakai untuk hal-hal yg semestinya dapat dibeli dengan harga murah bahkan dapat di dapatkan dengan bahan-bahan alami yg justru lebih bagus untuk efek kuliat jangka panjang.
Disini sudah jelas bahwaSkin Caredengan harga melangit ini adalah kebutuhan palsu yg diciptakan oleh kepentingan modal melalui iklan. Hal inilah yg menjadikan manusia satu dimensi yg cuma dapat mengafirmasi keharapan sistem, kecuali mereka yg sadar akan hal tersebut & tidak ikut-ikutan & tidak ikut terjebak dalam kebutuhan palsu tersebut.
Silahkan dirate agan-agan sekalian Hari ini 19:18
Sebagai contoh, pada tahun 2018 lalu pada saat aplikasiTik Tokmelanda di kalangan anak muda terjadilah suatu peristiwa yg fenomenal. Ada seorang perempuan bernama Nurrani yg mengunggah videonya bernyayi ala Tik Tok tetapi tidak mengpakai aplikasi, sontak video tersebut viral. Selain itu, perempuan muda ini juga mengaku sebagai istri sah Iqbaal Ramadhan, maka bertambah virallah peristiwa yg bagi saya pribadi memalukan ini. Bertepatan pada saat itu juga sedang viral film Dilan 1990 yg diperankan oleh Iqbaal Ramadhan sebagai pemeran utamanya.
Dunia media sosial langsung gempar dengan adanya peristiwa ini. Bertubi-tubi, fans Iqbaal membuli Nurrani dengan memenuhi media sosial dengan meme ataupun editan foto & video lainnya yg tersebar melalui Instagram, Twitter, WhatsApp, bahkan Youtube. Sudah jelas-jelas bahwa peristiwa ini tidak pantas atau tidak baik, namun dalam kondisi seperti ini, di Indonesia justru Nurrani jadi terkenal & diundang dalam acara-acara di beberapa stasiun Televisi. Sudah jelas hal ini adalah giringan dari media sosial sehingga hal yg tidak baik justru jadi fenomenal & menguntungkan pihak tertentu.
Masih membahas mengpakai perspektifOne Dimensional Manmengenai ilmu pengetahuan & teknologi yg sebenarnya hendak membebaskan manusia dari tuntutan untuk bekerja keras ternyata jadi sistem penguasaan total di dalam masyarakat. Berawal dari tuntutan teknologi yaitu untuk memproduksi barang sebanyak-banyaknya. Kemudian supaya barang-barang tersebut laku maka diciptakan prosedur untuk memanipulasi kebutuhan melalui iklan-iklan. Jadi, kebutuhan masyarakat sebetulnya adalah kebutuhan palsu yg sengaja ditanamkan oleh kepentingan-kepentingan sosial ekonomi tertentu. Artinya, kontrol teknologis sudah hingga pada dimensi psikis manusia.
Sebagai contoh, maraknyaSkin Caredengan harga melangit yg sedang melanda di kalangan pemuda khususnya bagi wanita. Diciptakan & di iklankan berbagaiSkin Caredari Korea atau Jepang. Sehingga kaum muda tergiur karena munculnya iklan ini ada dimana-mana bahkan masyarakat yg ekonominya dibawah rata-rata saja ikut mencoba memakainya padahal hal ini sangat tidak baik untuk dirinya sendiri. Bagaimana tidak, dia mencari uang dengan susah payah tetapi dipakai untuk hal-hal yg semestinya dapat dibeli dengan harga murah bahkan dapat di dapatkan dengan bahan-bahan alami yg justru lebih bagus untuk efek kuliat jangka panjang.
Disini sudah jelas bahwaSkin Caredengan harga melangit ini adalah kebutuhan palsu yg diciptakan oleh kepentingan modal melalui iklan. Hal inilah yg menjadikan manusia satu dimensi yg cuma dapat mengafirmasi keharapan sistem, kecuali mereka yg sadar akan hal tersebut & tidak ikut-ikutan & tidak ikut terjebak dalam kebutuhan palsu tersebut.
Silahkan dirate agan-agan sekalian Hari ini 19:18