• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mandela Effect, Salah Satu Bukti Pendukung Time Travel

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Mandela Effect, Salah Satu Bukti Pendukung Time Travel


Kenal Nelson Mandela? Kenalan dimana? Mandela adalah mantan presiden Afrika Selatan yg menjabat 1994 hingga 1999. Dia adalah seorang nasionalis Afrika & sosialis demokratik yg pernah mendapatkan penghargaan Nobel di bidang perdamaian. Pencapaian terbesarnya selama hidup adalah perjuangannya untuk menghapuskan Apartheid atau sistem pemisahan ras di Afrika Selatan.

Nah, sekarang waktunya pertanyaan. Nelson Mandela masih hidup atau sudah mati?
Selagi Anda memikirkan jawaban mari singgung sedikit tentang time travel. Time travel atau perjalanan waktu adalah sebuah teori (atau cuma dugaan) bahwa seseorang dapat kembali ke masa lalu, pergi ke masa depan atau merubah sejarah. Ada banyak teori mengenai time travel namun teori yg saya angkat adalah teori dari film Back to the Future.

Mandela Effect, Salah Satu Bukti Pendukung Time Travel


Back to the future mengisahkan tentang seorang pemuda bernama Marty McFly yg tanpa sengaja mengerjakan perjalanan waktu & merubah sejarah sehingga dia harus bertualang untuk memperbaiki sejarah seperti semula. Teori paling dasar dalam film ini adalah apapun yg kita lakukan di masa lalu dapat merubah masa depan dengan drastis. Teori ini disebut dengan Butterfly Effect atau efek kupu-kupu.

Contohnya begini, Kamu mengerjakan perjalanan waktu lalu kencing di semak-semak. Nah, urea yg berasal dari kencing Kamu ternyata memberikan nutrisi bagi tanaman disana untuk tumbuh & berkembang sehingga di masa depan lahan yg semestinya tandus sudah berubah jadi hutan hujan Brazil. Tindakan kecil namun efeknya luar biasa besar.

Mandela Effect, Salah Satu Bukti Pendukung Time Travel


Nah, Anda sudah merubah sejarah, masa depan sudah berubah. Kendati begitu ada kemungkinan bahwa seseorang masih menyimpan ingatan dari sejarah yg lama yg mana hutan hujan Brazil itu semestinya adalah tanah yg tandus, bukan hutan. Fenomena inilah yg disebut dengan Mandela Effect.

Buat yg belum tahu, Nelson Mandela sudah meninggal tahun 2013 di umur 95 tahun. Kendati begitu banyak orang yg percaya bahwa Mandela meninggal jauh sebelum itu yakni pada 1980 saat dia di penjara. Jika cuma satu atau dua orang yg mengingat dengan keliru maka hal ini dapat dianggap kekeliruan semata namun masalahnya ada banyak sekali orang yg merasa yakin bahwa Mandela meninggal pada 1980 meskipun kenyataannya dia bahkan jadi presiden di tahun 1994. Istri Mandela sendiri memberikan pidato mengenai kematian Mandela di 1980.

Mandela Effect, Salah Satu Bukti Pendukung Time Travel


Disinilah konspirasinya dimulai. Bagaimana kalau (dan cuma jika) seseorang sudah merubah masa lalu & mencegah kematian Mandela di tahun 1980? Dengan begitu ingatan orang-orang yg percaya Mandela meninggal bukanlah kekeliruan melainkan ingatan dari sejarah sebelumnya. Hmm, Time Travel!

Meski begitu Mandela Effect sebenarnya dapat dijelaskan secara logika. Penjelasan yg paling gampang adalah keterlibatan berita Hoax. Contoh kasus di Indonesia adalah Panji si petualang. Dulu ada banyak berita yg mengabarkan bahwa dia sudah mati diterkam komodo namun ternyata hingga sekarang dia masih sehat walafiat. Berita hoax tanpa adanya bukti yg menyangkal menciptakan publik percaya bahwa hoax itu merupakan kebenaran & kalau saja Panji memutuskan untuk tidak pernah lagi tampil di publik maka akan banyak sekali orang yg yakin dia sudah mati.

Mandela Effect, Salah Satu Bukti Pendukung Time Travel


Fenomena ini juga sering ditemui dalam organisasi teroris maupun aliran sesat. Seperti kasus Taliban dengan Amerika, rakyat diberikan berbagai macam propaganda sehingga ada yg percaya bahwa Amerika adalah penjajah & banyak pula yg percaya Taliban adalah teroris. Kelak di masa depan, seperti apa sejarah akan mencatat kasus ini? Pastilah kebenarannya jadi simpang siur & dianggap sebagai Mandela Effect.

So, apakah kematian Mandela adalah hoax semata atau memang ulah dari time traveller? Kesimpulan itu kembali kepada diri Anda masing-masing. Sekian dari saya mari berjumpa di thread saya yg lainnya.

sumber Hari ini 13:42
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.