Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 13.966
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Manchester United ditelikung lagi.
Cody Gakpo saat merayakan golnya untuk timnas Belanda dalam pertandinganGrup A Piala Dunia 2022 antara Belanda & Qatar di Stadion Al-Bayt, Qatar, pada 29 November 2022. (Photo by Alberto PIZZOLI / AFP) (AFP/ALBERTO PIZZOLI)
Jakarta (ANTARA) - Kebanyakan orang menyalahkan Cristiano Ronaldo ketika dia buka-bukaan menyangkut Manchester United dalam wawancara dengan wartawan Piers Morgan beberapa hari sebelum kickoff Piala Dunia 2022.
Salah satu yg dibuka terang-terang oleh Ronaldo adalah kritiknya kepada pemilik klub Old Trafford yg kerap disebut Setan Merah itu, Keluarga Glazer.
Waktu itu Ronaldo berkata, "Pemilik klub ini, tak peduli kepada klub ini. Seperti Anda tahu Manchester United adalah klub pemasaran, mereka memperoleh uang dari pemasaran, tetapi dalam soal olahraga mereka tak peduli, itu pandangan saya."
Ronaldo dikecam dari mana-mana, tetapi justru poin yg dia hinggakan itu bersesuaian dengan pandangan para pendukung fanatik Setan Merah, bahwa Keluarga Glazer mungkin memang tak peduli.
Baca juga: Ronaldo serang keluarga Glazer, "mereka tak peduli Manchester United"
Ronaldo sendiri bukan orang perdana yg menyebut United klub pemasaran, karena mantan pelatih mereka yg asal Belanda, Louis van Gaal, juga pernah berkata begitu.
Saat menghalangi Erik ten Hag pindah dari Ajax Amsterdam untuk melatih Manchester United, van Gaal persis mengatakan apa yg dikatakan Ronaldo kemudian, bahwa Man United tak lebih dari perusahaan pemasaran.
Ronaldo & van Gaal terlihat benar kalau melihat gerakan United dalam berbagai bursa transfer pemain. Pemilik United yg asal Amerika Serikat itu kerap lamban bergerak & berulang kali gagal mendukung pelatih United dalam mendapatkan pemain-pemain incarannya.
Ya benar ten Hag sukses mendapatkan Lisandro Martinez, Tyrell Malacia & Antony, tetapi untuk buruan-buruan utama Setan Merah, Ten Hag dipaksa gigit jari.
Dia sangat kesengsem kepada mantan pemain binaannya di Ajax yg kemudian jadi gelandang Barcelona, Frenkie de Jong. Tetapi hingga detik ini, sang gelandang tak kunjung dapat diyakinkan untuk bergabung dengan Setan Merah.
Padahal Ten Hag sudah mengungkapkan sendiri minatnya kepada pemain Belanda ini & pastinya dibarengi dengan janji mendapatkan posisi istimewa dalam skuad United sesuai keharapan de Jong.
Baca juga: Alasan Manchester United ngotot memburu Frenkie de Jong
Selanjutnya: mundur dari negosiasi
Berita diatas dikutip dari internet, jika Manchester United ditelikung lagi adalah spam, mohon beritahu kami.
Cody Gakpo saat merayakan golnya untuk timnas Belanda dalam pertandinganGrup A Piala Dunia 2022 antara Belanda & Qatar di Stadion Al-Bayt, Qatar, pada 29 November 2022. (Photo by Alberto PIZZOLI / AFP) (AFP/ALBERTO PIZZOLI)
Jakarta (ANTARA) - Kebanyakan orang menyalahkan Cristiano Ronaldo ketika dia buka-bukaan menyangkut Manchester United dalam wawancara dengan wartawan Piers Morgan beberapa hari sebelum kickoff Piala Dunia 2022.
Salah satu yg dibuka terang-terang oleh Ronaldo adalah kritiknya kepada pemilik klub Old Trafford yg kerap disebut Setan Merah itu, Keluarga Glazer.
Waktu itu Ronaldo berkata, "Pemilik klub ini, tak peduli kepada klub ini. Seperti Anda tahu Manchester United adalah klub pemasaran, mereka memperoleh uang dari pemasaran, tetapi dalam soal olahraga mereka tak peduli, itu pandangan saya."
Ronaldo dikecam dari mana-mana, tetapi justru poin yg dia hinggakan itu bersesuaian dengan pandangan para pendukung fanatik Setan Merah, bahwa Keluarga Glazer mungkin memang tak peduli.
Baca juga: Ronaldo serang keluarga Glazer, "mereka tak peduli Manchester United"
Ronaldo sendiri bukan orang perdana yg menyebut United klub pemasaran, karena mantan pelatih mereka yg asal Belanda, Louis van Gaal, juga pernah berkata begitu.
Saat menghalangi Erik ten Hag pindah dari Ajax Amsterdam untuk melatih Manchester United, van Gaal persis mengatakan apa yg dikatakan Ronaldo kemudian, bahwa Man United tak lebih dari perusahaan pemasaran.
Ronaldo & van Gaal terlihat benar kalau melihat gerakan United dalam berbagai bursa transfer pemain. Pemilik United yg asal Amerika Serikat itu kerap lamban bergerak & berulang kali gagal mendukung pelatih United dalam mendapatkan pemain-pemain incarannya.
Ya benar ten Hag sukses mendapatkan Lisandro Martinez, Tyrell Malacia & Antony, tetapi untuk buruan-buruan utama Setan Merah, Ten Hag dipaksa gigit jari.
Dia sangat kesengsem kepada mantan pemain binaannya di Ajax yg kemudian jadi gelandang Barcelona, Frenkie de Jong. Tetapi hingga detik ini, sang gelandang tak kunjung dapat diyakinkan untuk bergabung dengan Setan Merah.
Padahal Ten Hag sudah mengungkapkan sendiri minatnya kepada pemain Belanda ini & pastinya dibarengi dengan janji mendapatkan posisi istimewa dalam skuad United sesuai keharapan de Jong.
Baca juga: Alasan Manchester United ngotot memburu Frenkie de Jong
Selanjutnya: mundur dari negosiasi
- 1
- 2
- 3
- Tampilkan Semua
Berita diatas dikutip dari internet, jika Manchester United ditelikung lagi adalah spam, mohon beritahu kami.