• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Manajer Burnley tak ambil pusing soal rumor perpindahan kepemilikan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Diggie
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Diggie

IndoForum Activist C
No. Urut
287751
Sejak
6 Apr 2020
Pesan
14.411
Nilai reaksi
1
Poin
0
Berikut adalah berita Manajer Burnley tak ambil pusing soal rumor perpindahan kepemilikan.

Manajer Burnley tak ambil pusing soal isu perpindahan kepemilikan


Ekspresi manajer Burnley Sean Dyche saat mendampingi timnya menghadapi Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Turf Moor, Burnley, Inggris, Senin (26/10/2020). (ANTARA/REUTERS/POOL/Michael Regan)

Saya cuma fokus kepada regu yg saat ini mengawali musim dengan beratJakarta (ANTARA) - Manajer Burnley, Sean Dyche, mengaku tidak mau ikut dipusingkan mengenai banyaknya isu yg beredar mengenai rencana perpindahan kepemilikan regu Liga Premier Inggris tersebut.

Terlebih, Dyche menilai ia & jajarannya lebih perlu untuk berkonsentrasi dengan penampilan regu di atas lapangan, mengingat Burnley masih nirmenang dari lima pertandingan perdana di musim ini.

Reuters bulan lalu menurunkan laporan bahwa manajemen Burnley tengah bernegosiasi dengan konsorsium investasi Amerika Serikat, ALK Capital LLC.

Lantas dalam sepekan terakhir media-media Inggris termasuk BBC melaporkan bahwa pebisnis Mesir Mohamed El Kashashy & pengacara olahraga berbasis di Inggris Chris Farnell berencana membeli Burnley seharga 200 juta poundsterling (sekira Rp3,8 triliun).

Baca juga: Sundulan Son Heung-min bawa Hotspur raih kemenangan 1-0 atas Burnley

"Saya cuma tahu apa yg Anda tahu," mengatakan Dyche diberitakan Reuters, Kamis.

"Itu bukan wilayah saya. Saya cuma fokus kepada regu yg saat ini mengawali musim dengan berat. Ketua biasa klub beserta jajaran dewan direksi yg akan mengambil keputusan besar," ujarnya menambahkan.

Burnley saat ini terdampar di urutan ke-18 klasemen cuma memiliki satu poin dari lima pertandingan.

The Clarets dijadwalkan menjamu Chelsea dalam rangkaian laga pekan ketujuh pada Sabtu (31/10) & tentunya Dyche berupaya supaya Burnley dapat segera keluar dari lingkaran setan nirmenang.

Baca juga: Newcastle perburuk awal musim Burnley

"Saya tidak tahu menahu soal kepemilikan klub, sejauh yg saya tahu itu semua cuma artikel di surat kabar, tetapi beberapa pekan terakhir narasinya semakin terperinci. Kecuali pengambilalihan kepemilikan betul-betul terjadi, saya cuma dapat fokus dengan performa tim," mengatakan Dyche.

Dyche mengingatkan kepada para penggemar untuk tidak terburu-buru melahap segala isu yg beredar di surat kabar & menunggu faktanya terkuak.

"Pertama-tama kita harus mencari tahu dulu apakah yg beredar secara faktual dapat dipertanggungjawabkan. Hanya karena itu dicetak di surat kabar, tak sering benar adanya, itu sepengalaman saya," katanya.

"Saya dapat memahami penggemar yg membaca surat kabar mencari tahu apa yg terjadi, tetapi tanpa fakta... saya yakin para penggemar akan mencari cara untuk mengamankan klub ini. Ketua biasa & jajaran dewan direksi memegang keputusan soal itu. Saya tidak punya pendapat apalagi tertarik ikut campur," pungkas Dyche.

Burnley saat ini dimiliki oleh pengusaha lokal Mikel Garlick yg menduduki kursi Ketua Umum klub dengan kepemilikan saham 49,24 persen sedangkan John Banaszkiewicz memiliki 28,2 persen saham.

Baca juga: Imbangi West Brom, Burnley petik poin perdana musim ini

Berita diatas dikutip dari internet, jika Manajer Burnley tak ambil pusing soal rumor perpindahan kepemilikan adalah spam, mohon beritahu kami.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.