yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
"Kami yakin wisatawan yang akan datang pada Sail Morotai di Kabupaten Pulau Morotai bulan September 2012 akan tertarik untuk menikmati panorama gunung api bawah laut tersebut," kata Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi Wisata Disbudpar Halmahera Utara Theo S di Tobelo, Minggu (26/2).
Apalagi letak antara Morotai dengan lokasi gunung api bawah laut tersebut tidak jauh yakni hanya membutuhkan waktu beberapa puluh menit dengan speed boad atau sarana angkutan lainnya untuk mencapai tempat lokasi itu.
Ia mengatakan, di perairan Galela tersebut para wisatawan tidak hanya akan menikmati panorama gunung api bawah laut setinggi 13 meter, tapi juga keindahan terumbu karang dan berbagai jenis biota laut lainnya.
Objek wisata lainnya di Halmahera Utara yang juga akan ditawarkan kepada wisatawan dan peserta Sail Morotai adalah Teluk Kao yang menyimpan peninggalan sejarah Perang Dunia II berupa bangkai kapal perang dan pesawat tempur milik Jepang.
Selain itu kata Theo, objek wisawa Pantai Kakara dan puluhan titik penyelaman, di antaranya di perairan Loloda yang keindahan terumbu karang dan keragaman jenis ikannya tidak kalah jika dibandingkan dengan yang ada di Bunaken Sulawesi Utara.
Kekhasan budaya dan kesenian tradisional Halmahera Utara, termasuk rumah adat Hibua Lamo di Tobelo juga merupakan bagian yang akan ditawarkan pada wisatawan dan peserta Sail Morotai yang sebagian besar di antaranya akan ke Morotai melalui Tobelo, ibukota Kabupaten Halmahera Utara.
Menurut Theo, letak Halmahera Utara yang berdekatan dengan Morotai, akan membuat mereka ikut menikmati manfaat dari penyelenggaraan Sail Morotai di Morotai. Untuk itu Pemkab Halmahera Utara telah pula mengalokasikan anggaran melalui APBD sebesar Rp22 miliar untuk mendukung kegiatan itu.
danang tersebut di antaranya dialokasikan untuk pembenahan berbagai infrastruktur yang akan dimanfaatkan para wisatawan dan peserta Sail Morotai, seperti perluasan Bandara Kao dan pembangunan VIP di Bandara Galela, keduanya berada di wilayah Halut.
Ia menambahkan, Pemkab Halmahera Utara telah pula menyiapkan kegiatan pra-Sail Morotai berupa Festival Hibua Lamo yang akan dirangkaikan dengan penyelenggaraan Pertemuan Adat Nusantara di Tobelo pada April 2012