yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Seorang pelaku pencurian sebuah laptop di Cirebon, Jawa Barat, tewas secara mengenaskan setelah dihakimi massa saat kepergok sedang beraksi. Aksi warga muncul lantaran selama ini kesal, banyak kehilangan barang berharga di rumahnya.
Pelaku pencurian yang diketahui bernma Darto meregang nyawa usai dihakimi massa, di Desa Gedung Bunder, Palimanan Gempol. Bekas darah masih terlihat di jalanan kampung tak jauh dari lokasi tempat kejadian perkara (TKP) pencurian tersebut.
Warga Desa Suranenggala, Kapetakan, selama ini dikenal sebagai residivis yang kerap melakukan aksi pencurian spesialis rumah rumah warga. Saat itu korban pencurian Aripah yang merupakan seorang mahasiswi sedang tidur dan dikagetkan dengan seorang laki-laki yang masuk ke dalam rumah tanpa ijin. Pelaku masuk ke dalam rumah setelah mencongkel jendela.
Korban kemudian berteriak dan pelaku yang saat itu sudah menggondol laptop kemudian berusaha kabur. Nahas, teriakan korban mengundang warga lain yang akhirnya mengejar pelaku. Panik,pelaku pun terjatuh kemudian berhasil ditangkap dan dihajar warga yang kesal dengan ulahnya.
Tanpa ampun, pelaku kemudian tewas secara mengenaskan setelah di bagian kepala dan wajah banyak mengeluarkan darah. Wakapolsek Gempol, AKP Abdullah mengatakan, saat datang ke lokasi pelaku sudah dalam keadaan tidak berdaya.
“Petugas yang datang ke lokasi langsung berupaya membawa pelaku ke UGD Rumah Sakit Umum Arjawinangun. Namun, nyawa Darto tidak bisa tertolong,”kata Abdullah, Selasa (5/8/2014).
Dia menambahkan, selain mengamankan barang bukti sebuah laptop, polisi juga mengamankan sepeda motor yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya.
Pelaku pencurian yang diketahui bernma Darto meregang nyawa usai dihakimi massa, di Desa Gedung Bunder, Palimanan Gempol. Bekas darah masih terlihat di jalanan kampung tak jauh dari lokasi tempat kejadian perkara (TKP) pencurian tersebut.
Warga Desa Suranenggala, Kapetakan, selama ini dikenal sebagai residivis yang kerap melakukan aksi pencurian spesialis rumah rumah warga. Saat itu korban pencurian Aripah yang merupakan seorang mahasiswi sedang tidur dan dikagetkan dengan seorang laki-laki yang masuk ke dalam rumah tanpa ijin. Pelaku masuk ke dalam rumah setelah mencongkel jendela.
Korban kemudian berteriak dan pelaku yang saat itu sudah menggondol laptop kemudian berusaha kabur. Nahas, teriakan korban mengundang warga lain yang akhirnya mengejar pelaku. Panik,pelaku pun terjatuh kemudian berhasil ditangkap dan dihajar warga yang kesal dengan ulahnya.
Tanpa ampun, pelaku kemudian tewas secara mengenaskan setelah di bagian kepala dan wajah banyak mengeluarkan darah. Wakapolsek Gempol, AKP Abdullah mengatakan, saat datang ke lokasi pelaku sudah dalam keadaan tidak berdaya.
“Petugas yang datang ke lokasi langsung berupaya membawa pelaku ke UGD Rumah Sakit Umum Arjawinangun. Namun, nyawa Darto tidak bisa tertolong,”kata Abdullah, Selasa (5/8/2014).
Dia menambahkan, selain mengamankan barang bukti sebuah laptop, polisi juga mengamankan sepeda motor yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya.