Ikatan Karyawan PT Timah (Persero) Tbk (IKT) menduga Malaysia telah menjarah Rp21 triliun dari NKRI melalui aktivitas penambangan Ilegal bijih timah di Bangka Belitung.
Dugaan tersebut didasarkan atas data ITRI (International Technologi Research Institute) yang menyebutkan bahwa sejak 2008 hingga 2010, Malaysia telah menghasilkan logam timah sebesar 128.000 ton, sementara produksi bijih timah Malaysia hanya sebesar 7.490 ton pada kurun waktu yang sama.
Ketua IKT Wirtsa Firdaus menuturkan, dari data ini disimpulkan bahwa ada logam timah sebanyak 120.532 ton yang bahan bakunya (bijih timah/tin ore) berasal dari Indonesia.
Jika diasumsikan harga rata rata US$20 ribu per metric ton (kurs Rp9.000 per dollar) maka nilai tersebut setara dengan Rp21,696 triliun. Inilah nilai aset NKRI yang dirampas Malaysia dan antek anteknya, katanya di Jakarta dalam sebuah orasi di Jakarta, hari ini.
Dia mengatakan sebagai wujud keprihatinan atas berbagai bentuk aksi penjarahan timah oleh Malaysia tersebut, secara serentak Karyawan PT Timah (Persero) Tbk akan menggelar apel akbar pada 1 Oktober 2012 pukul 09.00 WIB ini.
Dugaan tersebut didasarkan atas data ITRI (International Technologi Research Institute) yang menyebutkan bahwa sejak 2008 hingga 2010, Malaysia telah menghasilkan logam timah sebesar 128.000 ton, sementara produksi bijih timah Malaysia hanya sebesar 7.490 ton pada kurun waktu yang sama.
Ketua IKT Wirtsa Firdaus menuturkan, dari data ini disimpulkan bahwa ada logam timah sebanyak 120.532 ton yang bahan bakunya (bijih timah/tin ore) berasal dari Indonesia.
Jika diasumsikan harga rata rata US$20 ribu per metric ton (kurs Rp9.000 per dollar) maka nilai tersebut setara dengan Rp21,696 triliun. Inilah nilai aset NKRI yang dirampas Malaysia dan antek anteknya, katanya di Jakarta dalam sebuah orasi di Jakarta, hari ini.
Dia mengatakan sebagai wujud keprihatinan atas berbagai bentuk aksi penjarahan timah oleh Malaysia tersebut, secara serentak Karyawan PT Timah (Persero) Tbk akan menggelar apel akbar pada 1 Oktober 2012 pukul 09.00 WIB ini.