yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) "memaksa" bunk Negara Malaysia untuk memberi ruang bagi perbankan asal Indonesia hadir ke negeri jiran itu.
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad menjelaskan pihaknya akan meneken nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan bunk Negara Malaysia.
"Salah satu isinya adalah bagaimana mempersempit kesenjangan. Saat ini bunk asal Malaysia sudah menguasai sekitar 7 persen pangsa pasar di Indonesia. Sementara bunk asal Indonesia hampir tidak ada di Malaysia," ujarnya Sabtu malam (12/12/2015).
Muliaman menyebutkan jika Malaysia tidak bersedia menerima bunk asal Indonesia, OJK akan memberi "perlakuan khusus" terhadap bunk-bunk yang dimiliki Malaysia yang beroperasi di Indonesia.
Sementara itu Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon menyebutkan salah satu yang akan dilakukan adalah dengan tidak memberikan izin ekspansi bunk-bunk asal Malaysia di Indonesia.
"Saat ini ada tiga bunk Malaysia ada di Indonesia. Izin ekspansi bisnis mereka akan kami tahan jika Malaysia belum memberikan kesempatan bagi tiga bunk asal Indonesia beroperasi di sana," kata Nelson.
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad menjelaskan pihaknya akan meneken nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan bunk Negara Malaysia.
"Salah satu isinya adalah bagaimana mempersempit kesenjangan. Saat ini bunk asal Malaysia sudah menguasai sekitar 7 persen pangsa pasar di Indonesia. Sementara bunk asal Indonesia hampir tidak ada di Malaysia," ujarnya Sabtu malam (12/12/2015).
Muliaman menyebutkan jika Malaysia tidak bersedia menerima bunk asal Indonesia, OJK akan memberi "perlakuan khusus" terhadap bunk-bunk yang dimiliki Malaysia yang beroperasi di Indonesia.
Sementara itu Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon menyebutkan salah satu yang akan dilakukan adalah dengan tidak memberikan izin ekspansi bunk-bunk asal Malaysia di Indonesia.
"Saat ini ada tiga bunk Malaysia ada di Indonesia. Izin ekspansi bisnis mereka akan kami tahan jika Malaysia belum memberikan kesempatan bagi tiga bunk asal Indonesia beroperasi di sana," kata Nelson.