• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Malas Olahraga Bisa Mematikan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
b4LdZ.jpg

Hampir sepertiga orang dewasa di dunia malas bergerak. Gaya hidup pasif dan kebiasaan duduk terlalu lama itu menyumbang angka kematian sampai lima juta orang setiap tahunnya.

Peringatan tersebut disampaikan para peneliti dalam jurnal kesehatan The Lancet, Rabu (16/7/12). "Secara umum tiga dari 10 orang berusia 15 tahun ke atas, atau sekitar 1,5 juta orang, tidak melakukan aktivitas fisik yang direkomendasikan," tulis para peneliti.

Para pakar menyebut gaya hidup sedentari itu sebagai sebuah pandemik alias penyakit yang sudah menyebar luas.

Gaya hidup pasif dideskripsikan dalam penelitian tersebut sebagai tidak melakukan olahraga 30 menit setiap hari, lima kali dalam seminggu, atau tidak pernah melakukan olahraga intensitas tinggi selama 20 menit tiga kali dalam seminggu.

Kemalasan beraktivitas itu terus memburuk seiring dengan bertambahnya usia. Wanita disebut lebih jarang bergerak dibandingkan pria. Fenomena tersebut lebih banyak ditemui di negara yang ekonominya bagus.

Penelitian kedua yang membandingkan antara level aktivitas fisik dengan statistik penyakit dari suatu populasi, menyebutkan bahwa kurang olahraga menyebabkan 5,3 persen kematian dari 57 juta kematian di seluruh dunia pada tahun 2008.

Kurang olahraga disandingkan bahayanya dengan merokok dan obesitas karena sama-sama menyebabkan penyakit tidak menular seperti diabetes, penyakit jantung, juga kanker.

Tubuh manusia memerlukan olahraga atau aktivitas fisik supaya otot, tulang, jantung, dan organ-organ lainnya berfungsi dengan optimal. Sayangnya, jumlah orang yang berjalan kaki, berlari, atau bersepeda, makin tahun terus menurun.

The Lancet juga menyebutkan perlunya tindakan global untuk meningkatkan aktivitas masyarakat, antara lain dengan membuat jalur pedestrian, jalur sepeda, atau ruang terbuka publik sehingga akses terhadap tempat olahraga semakin banyak.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.