• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Malas Cuti, Lebih Cepat Mati

Constantine

IndoForum Senior A
No. Urut
64676
Sejak
19 Feb 2009
Pesan
6.946
Nilai reaksi
320
Poin
83
Seperti apa kebijakan cuti di kantor Anda? Apakah memberikan Anda kelonggaran untuk cuti panjang tahunan? Jika ya, berbahagialah dan jangan sia-siakan cuti Anda. Penelitian terbaru menemukan bahwa cuti dibutuhkan untuk kesehatan. Mengapa?

Situs Science mengatakan bahwa baru-baru ini timbul sebuah kebiasaan dari para karyawan, yakni kebiasaan untuk tidak mengambil jatah cuti tahunan mereka. Kebiasaan ini memicu banyak penyakit. Penyakit ini diberi nama vacation deprivation syndrome (sindrom kekurangan liburan).

Menurut data yang dilansir, malas mengambil cuti tahunan bisa meningkatkan risiko kematian hingga 20 persen. Responden diambil dari beberapa ribu karyawan di Amerika yang melewatkan jatah cuti untuk berlibur lebih dari dua tahun berturut-turut.

Dari para responden tersebut ditemukan bahwa mereka yang melewatkan cuti tahunan mengalami penurunan kesehatan akibat stres yang konstan dari pekerjaan di kantor. Mereka mengeluhkan depresi, serangan jantung, peningkatan tekanan darah, dan lainnya.

Para dokter menekankan bahwa mereka yang mengalami kondisi vacation deprivation syndrome ini akan mengalami masalah penyakit onkologis, kerusakan pada sistem saraf, dan stroke. Bersiap ambil cuti? Pastikan pekerjaan Anda selesai sebelum cuti, ya.

Sumber: geniusbeauty


-----------------------------------

Minggu depan cuti ah /wah
 
/no1......................cuti yuksssssssssssssss,,,,,,,daripada atit/gg/gg
 
Yah nge IF kan nggak menguras tenaga... =)) cuti dari rutinitas kerja maksudnya heheheheheh /heh
 
parno mode on

APA!!!

harus cuti... harus cuti... harus cuti...
 
Seperti apa kebijakan cuti di kantor Anda? Apakah memberikan Anda kelonggaran untuk cuti panjang tahunan? Jika ya, berbahagialah dan jangan sia-siakan cuti Anda. Penelitian terbaru menemukan bahwa cuti dibutuhkan untuk kesehatan. Mengapa?

Situs Science mengatakan bahwa baru-baru ini timbul sebuah kebiasaan dari para karyawan, yakni kebiasaan untuk tidak mengambil jatah cuti tahunan mereka. Kebiasaan ini memicu banyak penyakit. Penyakit ini diberi nama vacation deprivation syndrome (sindrom kekurangan liburan).

Menurut data yang dilansir, malas mengambil cuti tahunan bisa meningkatkan risiko kematian hingga 20 persen. Responden diambil dari beberapa ribu karyawan di Amerika yang melewatkan jatah cuti untuk berlibur lebih dari dua tahun berturut-turut.

Dari para responden tersebut ditemukan bahwa mereka yang melewatkan cuti tahunan mengalami penurunan kesehatan akibat stres yang konstan dari pekerjaan di kantor. Mereka mengeluhkan depresi, serangan jantung, peningkatan tekanan darah, dan lainnya.

Para dokter menekankan bahwa mereka yang mengalami kondisi vacation deprivation syndrome ini akan mengalami masalah penyakit onkologis, kerusakan pada sistem saraf, dan stroke. Bersiap ambil cuti? Pastikan pekerjaan Anda selesai sebelum cuti, ya.

Sumber: geniusbeauty


-----------------------------------

Minggu depan cuti ah /wah

izin copas ke blog ane cos... nanti ada credit na
 
wah 20%.....

klo anak sekolah musti banyak libur dong :P
 
^
anak sekolah mah tiap minggu juga libur...........................
dan hari gede aj srg2 libur..................
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.