Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Salam sejahtra sahabat Dewisman Gulo semoga sehat-sehat selalu, disini Saya akan membahas tentang lompat batu nias.
Nah, sebelum lanjut ke threadnya, alangkah baiknya Saya menyapa sahabat semuanya, selamat malam & selamat beristirahat...
Salam
Ya'ahowu
Horas
Mejuah-juah
Tradisi yg satu ini merupakan suatu tradisi unik yg berasal dariNias, Sumatera Utara. Namanya adalahTradisi Lompat Batu, pernah dengar nggak? Cari tau disini.
Apakah Tradisi Lompat Batu itu?
Tradisi Lompat Batuadalah salah satu tradisi yg berasal dariNias, Sumatera Utara. Tradisi ini biasanya dilakukan para pemuda dengan cara melompati tumpukan batu setinggi 2 meter & setebal 40 cm untuk menunjukan bahwa mereka sudah pantas untuk dianggap dewasa secara fisik. Tradisi Lompat Batu ini merupakan salah satu tradisi yg cukup terkenal di Nias. Selain ditampilkan sebagai acara adat, Tradisi Lompat Batu ini juga dapat jadi eksibisi yg menarik, khususnya bagi para wisatawan yg datang berkunjung ke pulau Nias.
Sejarah Tradisi Lompat Batu
Tradisi Lompat Batu ini sudah dilakukan sejak dahulu kala. Menurut sejarahnya, Tradisi Lompat Batu ini muncul karena kebiasaan masyarakat saat perang suku yg pernah terjadi di Nias. Konon pada saat itu, setiap kampung yg berperang mempunyai bentengnya masing-masing untuk menjaga wilayah mereka. Sehingga untuk menyerang, dibutuhkan kekuatan spesifik untuk melompati benteng tersebut. Mereka kemudian menciptakan tumpukan batu yg dipakai untuk melatih fisik mereka, khususnya ketangkasan dalam melompat.
Seiring dengan berakhirnya perang tersebut, lompat batu ini masih dilakukan oleh masyarakat di sana hingga jadi suatu tradisi. Tradisi ini kemudian berkembang jadi ritual atau media bagi para pemuda untuk menunjukan bahwa dia sudah dewasa. Namun perlu diketahui, bahwa tradisi ini tidak dilakukan semua masyarakat Nias, & cuma dilakukan oleh kampung-kampung tertentu saja. Walaupun begitu, karena keunikannya Tradisi Lompat Batu ini mulai diketahui masyarakat luas & jadi symbol budaya bagi masyarakat Nias.
Fungsi Dan Makna Tradisi Lompat Batu
Seperti yg dijelaskan sebelumnya, Tradisi Lompat Batu ini difungsikan sebagai media para pemuda untuk menunjukan bahwa mereka sudah dewasa secara fisik. Selain itu tradisi ini juga dapat jadi media untuk menguji ketangkasan & kejantanan para pemuda. Bagi masyarakat di sana, tradisi ini dimaknai sebagai proses pendewasaan para lelaki untuk membentuk tabiat yg kuat & tangkas dalam menjalani kehidupan.
Selain itu, apabila seorang pemuda dapat mengerjakannya secara sempurna, maka akan jadi suatu kebanggaan bagi dia & keluarganya. Karena tidak semua pemuda dapat mengerjakan hal tersebut secara langsung & harus membutuhkan latihan yg keras & waktu yg cukup lama untuk mengerjakannya. Selain itu, untuk mengerjakan lompat batu ini sangat beresiko tinggi, sehingga tidak jarang mereka yg berhasil akan merayakannya dengan syukuran adat.
Waktu Dan Tempat Pelaksanaan Tradisi Lompat Batu
Pelaksanaan tradisi lopat batu ini biasanya diadakan pada waktu yg sudah ditentukan oleh masyarakat & akan diikuti oleh pemuda yg sudah beranjak dewasa. Untuk tempat pelaksanaan Tradisi Lompat Batu ini dilakukan di tempat khusus, biasanya setiap kampung yg sering mengerjakan tradisi ini memiliki tempat tersendiri yg dipakai secara turun temurun. Tempat tersebut ditandai dengan batu setinggi 2 meter & ketebalan 40cm yg nantinya dipakai untuk dilompati para peserta.
Pelaksanaan Tradisi Lompat Batu
Saat pelaksanaan Tradisi Lompat Batu, biasanya akan disaksikan oleh para warga kampung. Kemudian para peserta bersiap dengan mengpakai baju pejuang Nias menunggu gilirannya. Saat sudah gilirannya, peserta akan mengambil ancang-ancang yg tidak terlalu jauh. Kemudian berlari kencang & menginjakkan kaki pada sebongkah batu sebagai tumpuannya. Lalu dia melompat ke udara & melewati batu akbar setinggi 2 meter tersebut. Saat melompat, peserta tidak boleh hingga menyentuh batu akbar tersebut, apabila menyentuh maka dia belum berhasil.
Ada beberapa hal yg harus diperhatikan dalam melompati batu ini khususnya saat mendarat. Apabila peserta mendarat dalam posisi yg salah maka akan sangat beresiko tinggi seperti cidera otot bahkan patah tulang. Tentunya untuk mengikuti Tradisi Lompat Batu ini tidak boleh orang sembarangan. Walaupun difungsikan untuk menentukan kedewasaan pemuda, namun mereka sudah terlatih semenjak kecil, sehingga sudah terbiasa & tahu tekniknya.
Nilai-Nilai Dalam Tradisi Lompat Batu
Tradisi Lompat Batu ini tidak cuma sekedar permainan maupun upacara biasa, namun juga memiliki nilai-nilai spesifik yg ada didalamnya, khususnya nilai kehidupan, nilai budaya & nilai kebersamaan.
1. Nilai Kehidupan
Bagi masyarakat di sana, Tradisi Lompat Batu ini dijadikan sebagai media untuk menentukan kedewasaan seseorang, khususnya kaum laki-laki. Selain itu, tradisi ini juga dilakukan untuk membentuk tabiat pemuda yg kuat & tangkas dalam menjalani kehidupan.
2. Nilai Budaya
Sebagai salah satu warisan budaya, tradisi ini masih terus dilestarikan hingga sekarang. Selain sebagai bentuk ritual maupun upacara adat, tradisi ini juga dilakukan sebagai wujud apresiasi mereka kepada budaya yg diwariskan oleh leluhur atau nenek moyang mereka.
3. Nilai Kebersamaan
Kebersamaan terlihat dari antusias masyarakat untuk menyaksikannya. Tradisi ini seakan jadi suatu media dimana masyarakat dapat saling berkumpul & mendukung peserta yg mengikutinya. Selain itu, tradisi ini juga jadi media bagi para peserta untuk berjuang bersama & menampilkan kehebatan mereka.
Perkembangan Tradisi Lompat Batu
Dalam perkembangannya, Tradisi Lompat Batu masih terus dilestarikan hingga sekarang. Bahkan kini Tradisi Lompat Batu ini jadi salah satu symbol budaya masyarakat Nias. Tradisi ini masih sering dilakukan oleh beberapa kampung di Nias. Selain sebagai upacara atau ritual adat, Tradisi Lompat Batu ini juga jadi salah satu daya tarik para wisatawan yg sedang berkunjung ke sana.
Sekian pengenalan tentang Tradisi Lompat Batu Dari Nias, Sumatera Utara. Semoga bermanfaat & menambah pengetahuan anda tentang tradisi & budaya masyarakat di Indonesia.
Tonton video lengkapnya
Hari ini 20:37
Nah, sebelum lanjut ke threadnya, alangkah baiknya Saya menyapa sahabat semuanya, selamat malam & selamat beristirahat...
Salam
Ya'ahowu
Horas
Mejuah-juah
Tradisi yg satu ini merupakan suatu tradisi unik yg berasal dariNias, Sumatera Utara. Namanya adalahTradisi Lompat Batu, pernah dengar nggak? Cari tau disini.
Apakah Tradisi Lompat Batu itu?
Tradisi Lompat Batuadalah salah satu tradisi yg berasal dariNias, Sumatera Utara. Tradisi ini biasanya dilakukan para pemuda dengan cara melompati tumpukan batu setinggi 2 meter & setebal 40 cm untuk menunjukan bahwa mereka sudah pantas untuk dianggap dewasa secara fisik. Tradisi Lompat Batu ini merupakan salah satu tradisi yg cukup terkenal di Nias. Selain ditampilkan sebagai acara adat, Tradisi Lompat Batu ini juga dapat jadi eksibisi yg menarik, khususnya bagi para wisatawan yg datang berkunjung ke pulau Nias.
Sejarah Tradisi Lompat Batu
Tradisi Lompat Batu ini sudah dilakukan sejak dahulu kala. Menurut sejarahnya, Tradisi Lompat Batu ini muncul karena kebiasaan masyarakat saat perang suku yg pernah terjadi di Nias. Konon pada saat itu, setiap kampung yg berperang mempunyai bentengnya masing-masing untuk menjaga wilayah mereka. Sehingga untuk menyerang, dibutuhkan kekuatan spesifik untuk melompati benteng tersebut. Mereka kemudian menciptakan tumpukan batu yg dipakai untuk melatih fisik mereka, khususnya ketangkasan dalam melompat.
Seiring dengan berakhirnya perang tersebut, lompat batu ini masih dilakukan oleh masyarakat di sana hingga jadi suatu tradisi. Tradisi ini kemudian berkembang jadi ritual atau media bagi para pemuda untuk menunjukan bahwa dia sudah dewasa. Namun perlu diketahui, bahwa tradisi ini tidak dilakukan semua masyarakat Nias, & cuma dilakukan oleh kampung-kampung tertentu saja. Walaupun begitu, karena keunikannya Tradisi Lompat Batu ini mulai diketahui masyarakat luas & jadi symbol budaya bagi masyarakat Nias.
Fungsi Dan Makna Tradisi Lompat Batu
Seperti yg dijelaskan sebelumnya, Tradisi Lompat Batu ini difungsikan sebagai media para pemuda untuk menunjukan bahwa mereka sudah dewasa secara fisik. Selain itu tradisi ini juga dapat jadi media untuk menguji ketangkasan & kejantanan para pemuda. Bagi masyarakat di sana, tradisi ini dimaknai sebagai proses pendewasaan para lelaki untuk membentuk tabiat yg kuat & tangkas dalam menjalani kehidupan.
Selain itu, apabila seorang pemuda dapat mengerjakannya secara sempurna, maka akan jadi suatu kebanggaan bagi dia & keluarganya. Karena tidak semua pemuda dapat mengerjakan hal tersebut secara langsung & harus membutuhkan latihan yg keras & waktu yg cukup lama untuk mengerjakannya. Selain itu, untuk mengerjakan lompat batu ini sangat beresiko tinggi, sehingga tidak jarang mereka yg berhasil akan merayakannya dengan syukuran adat.
Waktu Dan Tempat Pelaksanaan Tradisi Lompat Batu
Pelaksanaan tradisi lopat batu ini biasanya diadakan pada waktu yg sudah ditentukan oleh masyarakat & akan diikuti oleh pemuda yg sudah beranjak dewasa. Untuk tempat pelaksanaan Tradisi Lompat Batu ini dilakukan di tempat khusus, biasanya setiap kampung yg sering mengerjakan tradisi ini memiliki tempat tersendiri yg dipakai secara turun temurun. Tempat tersebut ditandai dengan batu setinggi 2 meter & ketebalan 40cm yg nantinya dipakai untuk dilompati para peserta.
Pelaksanaan Tradisi Lompat Batu
Saat pelaksanaan Tradisi Lompat Batu, biasanya akan disaksikan oleh para warga kampung. Kemudian para peserta bersiap dengan mengpakai baju pejuang Nias menunggu gilirannya. Saat sudah gilirannya, peserta akan mengambil ancang-ancang yg tidak terlalu jauh. Kemudian berlari kencang & menginjakkan kaki pada sebongkah batu sebagai tumpuannya. Lalu dia melompat ke udara & melewati batu akbar setinggi 2 meter tersebut. Saat melompat, peserta tidak boleh hingga menyentuh batu akbar tersebut, apabila menyentuh maka dia belum berhasil.
Ada beberapa hal yg harus diperhatikan dalam melompati batu ini khususnya saat mendarat. Apabila peserta mendarat dalam posisi yg salah maka akan sangat beresiko tinggi seperti cidera otot bahkan patah tulang. Tentunya untuk mengikuti Tradisi Lompat Batu ini tidak boleh orang sembarangan. Walaupun difungsikan untuk menentukan kedewasaan pemuda, namun mereka sudah terlatih semenjak kecil, sehingga sudah terbiasa & tahu tekniknya.
Nilai-Nilai Dalam Tradisi Lompat Batu
Tradisi Lompat Batu ini tidak cuma sekedar permainan maupun upacara biasa, namun juga memiliki nilai-nilai spesifik yg ada didalamnya, khususnya nilai kehidupan, nilai budaya & nilai kebersamaan.
1. Nilai Kehidupan
Bagi masyarakat di sana, Tradisi Lompat Batu ini dijadikan sebagai media untuk menentukan kedewasaan seseorang, khususnya kaum laki-laki. Selain itu, tradisi ini juga dilakukan untuk membentuk tabiat pemuda yg kuat & tangkas dalam menjalani kehidupan.
2. Nilai Budaya
Sebagai salah satu warisan budaya, tradisi ini masih terus dilestarikan hingga sekarang. Selain sebagai bentuk ritual maupun upacara adat, tradisi ini juga dilakukan sebagai wujud apresiasi mereka kepada budaya yg diwariskan oleh leluhur atau nenek moyang mereka.
3. Nilai Kebersamaan
Kebersamaan terlihat dari antusias masyarakat untuk menyaksikannya. Tradisi ini seakan jadi suatu media dimana masyarakat dapat saling berkumpul & mendukung peserta yg mengikutinya. Selain itu, tradisi ini juga jadi media bagi para peserta untuk berjuang bersama & menampilkan kehebatan mereka.
Perkembangan Tradisi Lompat Batu
Dalam perkembangannya, Tradisi Lompat Batu masih terus dilestarikan hingga sekarang. Bahkan kini Tradisi Lompat Batu ini jadi salah satu symbol budaya masyarakat Nias. Tradisi ini masih sering dilakukan oleh beberapa kampung di Nias. Selain sebagai upacara atau ritual adat, Tradisi Lompat Batu ini juga jadi salah satu daya tarik para wisatawan yg sedang berkunjung ke sana.
Sekian pengenalan tentang Tradisi Lompat Batu Dari Nias, Sumatera Utara. Semoga bermanfaat & menambah pengetahuan anda tentang tradisi & budaya masyarakat di Indonesia.
Tonton video lengkapnya
Hari ini 20:37