• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Makna di Balik Cahaya Kunang-Kunang

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Kunang-kunang seringkali disebut sebagai binatang kecil yang menyala. Cahaya yang indah ini menarik banyak anak kecil untuk memburu binatang ini saat senja. Tapi, tahukah Anda mengapa serangga ini mampu menyala?

Jawabannya karena dalam perut kunang-kunang berisi sebuah senyawa organik yang disebut luciferin. Saat udara masuk ke dalam perut, kunang-kunang bereaksi dengan senyawa luciferin. Sebuah reaksi kimia dari senyawa tersebut mengeluarkan cahaya khas kunang-kunang.
Cahaya ini seringkali disebut cahaya dingin karena hanya menghasilkan sedikit panas. Kunang-kunang dapat mengatur aliran udara ke dalam perut untuk membuat pola berdenyut.

Beberapa ahli berpikir gaya mencolok cahaya kunang-kunang tersebut menjadi peringatan kepada predator bahwa serangga ini berasa pahit. Sayangnya, sinyal ini tidak berarti bagi beberapa katak yang tetap memakan kunang-kunang meski hewan ini mulai bersinar.

Selain sebagai pelindung dari predator, cahaya kunang-kunang jantan juga berguna untuk memberikan sinyal hasrat kunang-kunang jantan untuk pasangan. Kunang-kunang betina yang bersedia dengan ajakan kunang-kunang jantan akan memberikan kilatan cahaya.

Tidak semua kedipan cahaya kunang-kunang dimotivasi oleh cinta. Meskipun setiap spesies kunang-kunang memiliki pola kedipan sendiri, beberapa kunang betina meniru pola spesies lain. Kunang-kunang jantan mendarat di samping mereka hanya untuk dimakan hidup-hidup.

Kedipan cahaya kunang-kunang bukan hanya penghias keindahan malam. Binatang ini menampilkan sebuah keunikan, tapi kadang-kadang bisa mematikan. Inilah ungkapan cinta kunang-kunang.

Dari temuan ini dapat disimpulkan bahwa kedipan cahaya kunang-kunang merupakan akibat reaksi kimia antara senyawa organik dalam perut dengan udara.

[table="width: 500, class: grid, align: center"]
[tr]
[td]
5Gy2c.jpg
[/td]
[/tr]
[/table]
 
waiiksss di makan hidup hidup.... samalah kaya orang.. jangan silau mata nanti mati!!
 
jadi inget waktu di kampung, maenin kunang2 :D
 
kisah cinta yg tragis =(( kilatannya pasti berwarna kuning y? warna lain ada?
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.