• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Makin Terpuruk, Rupiah Sentuh Level Terendah sejak 1998

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
AftiQ.jpg
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menyentuh rekor pelemahan tertinggi sejak 1998. Di pasar spot, data Bloomberg menunjukkan, rupiah pada Kamis (4/6/2015) berada pada kisaran 13.249 per dollar AS, turun 0,14 persen dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level 13.230 per dollar AS.

Sementara itu, Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang dirilis bunk Indonesia menunjukkan, rupiah pada Kamis ini berada di level 13.243, melemah 0,35 persen dari hari sebelumnya yang ada di level 12.196 per dollar AS.

Semakin tak berdayanya rupiah di hadapan dollar Amerika Serikat melanjutkan pelemahan yang terjadi pada Rabu kemarin. Hari itu, pasangan USD/IDR di pasar spot naik 0,15 persen menjadi 13.230.

Putu Agus Pransuamitra, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, melihat, sentimen eksternal lebih dominan menjadi faktor penekan rupiah. Salah satunya adalah laporan data tenaga kerja di Amerika Serikat (AS) yang dirilis pada Rabu (3/6/2015) malam. "Data AS bagus sehingga dollar menguat," ujar Putu.

Maklum, membaiknya data AS ini memicu spekulasi bahwa bunk sentral AS (The Fed) akan menaikkan suku bunga acuannya dalam waktu dekat.

Perkiraan bahwa rupiah akan terkoreksi juga disampaikan Trian Fathria, Research and Analyst Divisi Treasury bunk Negara Indonesia (bin). Menurut Trian, kondisi ini sejatinya tidak hanya dialami rupiah. Mata uang utama lainnya di dunia juga terimbas penguatan dollar.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.