Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Sejak kecil kita sering mendapat pendidikan & pemahaman tentang perlunya berolahraga secara rutin guna menjaga kesehatan tubuh. Namun, untuk menjalankannya ternyata lebih mudah diwacanakan ketimbang dilaksanakan.
Seiring dengan bertambahnya usia & semakin padatnya kegiatan, banyak orang yg akhirnya mengabaikan olah raga alih-alih menjadikannya sebagai sebuah rutinitas. Faktanya, olah raga teratur dapat menolong memperpanjang usia.
Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) merekomendasikan orang dewasa usia 1864 tahun berolahraga ringan atau mengerjakan aktivitas fisik aerobik dengan intensitas moderat minimal 150 menit dalam sepekan.Selain itu, orang dewasa disarankan membiasakan latihan kekuatan (strengthening exercise) setidak-tidaknya dua hari dalam sepekan.
Pada kenyataannya, hampir seperempat dari populasi orang dewasa di dunia tidak sanggup mencapai rekomendasi WHO tersebut.Lantas, seperti apa olah raga yg disarankan & mudah dilakukan untuk menunjang kebugaran seseorang? Bagaimana pula kebiasaan berolahraga menolong memperpanjang usia seseorang?
Sebuah penelitian global baru mengindikasikan orang yg rutin beraktivitas fisik lima hari dalam sepekan dapat menekan risiko kematian dini & penyakit jantung secara signifikan. Cukup dengan berjalan kaki setidaknya 30 menit per hari.Riset tersebut mengamati perilaku 130.000 orang di 17 negara dari berbagai latar belakang ekonomi.
Hasilnya, aktivitas fisik entah itu pergi kegym, berjalan kaki ke tempat kerja, mengerjakan tugas rumah tangga seperti berkebun & mencuci, dapat menolong memperpanjang usia seseorang & meminimalisasi risiko berbagai penyakit.
Penelitian yg dipimpin oleh Scott Lear, spesialis jantung dari St Pauls Hospital di Kanada, tersebut juga menemukan sesuatu yg dinamai dengan response dosis, yaitu; semakin seseorang beraktivitas, semakin mereka dapat terhindar dari kematian dini & sakit jantung.
Studi kami menemukan bahwa orang yg bergaya hidup sangat aktif alias beraktivitas fisik lebih dari 2.500 menit atau 41 jam dalam sepekan benar-benar dapat terhindar dari risiko penyakit mematikan, ujarnya.
Baca : Penanganan Covid-19, Vaksinasi Meminimalkan Penularan
Dia menjelaskan penyakit kardiovaskular mau tidak mau adalah penyebab kematian tertinggi di dunia. Perawatan untuk penyakit yg membunuh 9,48 juta orang di seluruh dunia pada 2016 tersebut sangat membebani ekonomi.Cukup dengan berjalan minimal 30 menit sehari saja dapat membawa akibat yg sangat substansial dalam menekan angka penyakit kardiovaskular.Apalagi, kalau ditambah dengan aktivitas fisik atau olah raga yg lebih intensif.
Selain beraktivitas fisik, cara lain untuk terhindar dari penyakit jantung adalah dengan meminum suplemen atau mengonsumsi lebih banyak sayur & buah. Namun, inikanbelum tentu terjangkau bagi beberapa kalangan. Cara yg lebih mudah & gratis adalah dengan berjalan kaki. Sederhana sekali, tegasnya.
Menurut Scott, kalau seluruh populasi global sanggup memenuhi standar aktivitas fisik yg ditetapkan WHO, dia yakin satu dari 12 kasus kematian dini di dunia dapat dihindari & 4,6% kasus penyakit jantung dapat dicegah.
Secara terpisah, dokter spesialis olah raga Sophia Benedicta Hage menjelaskan berjalan kaki minimal 30 menit sehari, 5 hari dalam sepekan juga menolong menurunkan risiko berbagai penyakit metabolik seperti diabetes melitus, kolesterol tinggi, hipertensi, & jantung koroner.
Selain dilihat dari waktu, dapat juga dihitung jumlah langkah dalam sehari dengan mengpakai pedometer. Dalam sehari disarankan seseorang menempuh minimal 10.000 langkah atau kurang lebih 8 kilometer. Ini dapat ditempuh dengan aktivitas sehari-hari.
Lebih lanjut, dia menyarankan untuk mengpakai alas kaki senyaman mungkin, sebab dapat mempengaruhi kualitas jalan seseorang.Gunakanlah alas kaki yg memiliki lengkung di bagian tumit yg kuat sebagai penyokong & sol tebal tetapi tidak keras.
Sayang di Jakarta berjalan kaki mungkin tidak dapat dengan mudah dilakukan. Akan tetapi, jangan jadikan kondisi Jakarta sebagai halangan untuk tidak beraktivitas fisik. Anda tetap dapat mengerjakannya di dalam ruangan dengantreadmillatau mengpakaijogging track.
Sumber : Bisnisindonesia.id
Hari ini 15:09