• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Makin Marak, Begini Modus-Modus Penipuan Lewat WhatsApp

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Makin Marak, Begini Modus-Modus Penipuan Lewat WhatsApp
Aplikasi pesan instan WhatsApp (WA) memiliki banyak manfaat untuk komunikasi harian maupun bisnis, dengan WhatsApp, komunikasi dapat dilakukan mudah & cepat. Juga memungkinkan penggunanya berkirim foto, video, atau suara dengan lancar.

Sayangnya, sejumlah orang justru memanfaatkan untuk bertindak kejahatan dengan mengerjakan penipuan, mencari kelengahan orang lain. Baru-baru ini ramai tentang modus penipuan di WhatsApp (WA), mulai dari pesan mendapat paket hingga undangan pernikahan.

Maka sebaiknya semua pengguna WhatsApp berhati-hati, tidak perlu merespon pesan mencurigakan atau dari orang tidak dikenal. Berikut 4 modus penipuan lewat WhatsApp yg perlu diwaspadai.

4 Modus Penipuan Lewat WhatsApp:

1. Undangan digital
Yang terbaru & viral ialah modus penipuan lewat WhatsApp untuk menyedot rekening seseorang dengan mengirim undangan perkawinan digital palsu. Pelaku mengirim file aplikasi yg diberi nama undangan nikah, meski demikian, file tidak berupa dokumen, file berformat .apk.

Jika file .apk tersebut dibuka, pelaku akan mendapatkan data pribadi korban untuk kemudian dipakai sebagai alat penyedot rekening. Maka wajib diperhatikan, kalau memang mengirim undangan digital, biasanya berupa file gambar JPG atau PNG, bukan file .apk.

2. Kurir paket
Modus penipuan di WhatsApp (WA) yg sebelumnya juga pernah viral ialah pura-pura jadi kurir paket. Pelaku mengirim pesan kepada korban yg diincar bahwa ada paket & meminta membuka file berjudul foto paket, file juga tidak berformat gambar, melainkan file .apk.

Jika calon korban terlanjur mengunduh atau membuka file tersebut, resikonya saldo m-Banking ludes. Sebab pelaku mencuri kode OTP rekening korban yg biasanya dikirim melalui SMS.

3. Tagihan PLN
Dilakukan pelaku mengatasnamakan perusahaan listrik Negara (PLN), pelaku modus penipuan di WhatsApp mengirim pesan palsu tentang cara mengecek tagihan listrik. Pesan yg dikirim juga berupa .apk. Jika dibuka calon korban, korban dapat tercuri data pribadinya termasuk data perbankan.

4. Mengirim Link
Modus penipuan lewat WhatsApp selanjutnya ialah dengan mengirim link di pesan, meminta calon korban membukanya. Biasanya pelaku menipu dengan memberi judul ada informasi promo atau informasi hadiah.

Kasus penipuan ini ramai terjadi di awal pandemi Covid-19 lalu, banyak pesan berantai mengaku mengirim kuota gratis padahal link yg dikirim ialah phising. Link palsu biasanya berakhiran .tk & domain gratis lainnya.

Itulah sejumlah modus penipuan lewat WhatsApp (WA), terus waspada kalau mendapat pesan dari orang tidak diketahui atau isi pesan yg meminta membuka link & file lainnya supaya tidak termakan tipuan pihak-pihak yg sengaja berbuat kejahatan.


mesti ekstra hati hati nih sama pesan masuknya
emoticon-Blue Guy Bata (L)
Hari ini 12:11
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.