Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
sumber gambar
Akhir-akhir ini, jagat media sosial sedang heboh karena penampilan sam smith dalam acara Grammy Awards kemarin.
Konten Sensitif
Buka
sumber gambar
Penampilan Sam Smith yg berkonsep merah darah diiriingi penari latar memakai pakaian merah darah seperti mba kuntilanak merah dengan lagu Unholy mendapatkan banyak kritik dari berbagai elemen masyarakat, khususnya masyarakat yg penganut agama islam & kristen karena dianggap membawa simbol satanic.
Bukan cuma pihak Kristen saja, beberapa akun influencer tiktok beragama islam di Indonesia pun menganggap penampilan Sam Smith di acara tersebut sebagai salah satu ritual satanis, karena memakai atribut dengan tanduk & mengerjakan ritual tarian pemanggilan setan.
Spoiler for video komentar tiktokers Indonesia tentang Sam Smith:
sumber video
Salah satu contoh influencer tiktok yg dalam video diatas, akun bernama @azri (EL) mengomentari penampilan Sam Smith yg makin terang-terangan seperti menyembah setan & meminta kita menjaga adik adik kita dari internet.
Sebenarnya, konsep-konsep dark & satanic dalam industri musik biasa dipakai, sebagai salah satu konsep pembuatan video musik atau konser. Contohnya pada beberapa grup idol korea mengpakai konsep dark atau horror seperti MV Red Velvet yg berjudul Peek A Boo atau malah grup idol SHINee yg membawakan lagu berjudul Lucifer.
sumber gambar
Tapi apakah kita harus mewajarkan konsep konsep satanic ini dalam musik? Kalo menurut ane sih, konsep konsep seperti ini sudah tidak dapat dibiarkan bila membawa bawa atribut yg berkaitan dengan penyembah setan.
Kabar burung lain tentang penyanyi dengan konsep satanic adalah ketika konser Travis Scott yg menimbulkan banyak orang meninggal ketika melihat konser sebenarnya dipakai sebagai persembahan serta semua atribut konsernya yg mengusung tengkorak ataupun elemen dark lainnya.
sumber gambar
Delapan orang meninggal & Travis Scott masih sanggup bernyanyi, sungguh keadaan yg sangat absurd bukan? Dibandingkan bila penyanyi lain yg terjadi penonton rusuh. Mereka langsung menghentikan konsernya, padahal belum ada korban jiwa. Jadi, apakah memang pada konser Travis Scott mereka benar-benar jadi tumbal? Tapi, setelah itu Travis Scott mengeluarkan pernyataan di twitter-nya yg berisi penyesalan akibat korban pada konsernya tersebut.
Kemunculan penyembah satan memang sudah dirumorkan sejak dahulu, seperti penyembah Tuhan. Tapi, mereka yg disebut anti-christ oleh orang luar negeri baru mulai menujukan eksistensinya secara terang-terangan.
Simbol-simbol satanic juga sebenarnya sudah sering kita lihat, pada musik sendiri biasanya yg kental dengan konsep dark & satanic adalah musik metal dengan mengpakai tanda seperti pentagram, gambar kepala kambing, tengkorak & angka 666
sumber gambar
Menurut agan sista, apakah mereka memang benar memuja setan & menjual jiwa mereka untuk meraih popularitas & kekayaan yg dimilikinya? Atau cuma trik marketing untuk meramaikan konser?
Apapun tujuan sebenarnya, ada baiknya kita juga harus mulai berhati-hati & menjaga keluarga kita supaya tetap berjalan di jalan Tuhan.
Demikian trit ini, semoga ada informasi yg bermanfaat.
Tertera
Jangan lupa
Sumber gambar : Tertera