• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Makan Junk Food Jemput Diabetes?

steven yan

IndoForum Junior D
No. Urut
208832
Sejak
2 Jan 2013
Pesan
1.870
Nilai reaksi
23
Poin
38
CgAIQ.jpg

SAAT ini penyakit tidak menular seperti diabetes, penyakit kardiovaskular dan obesitas menjadi satu epidemi yang menyerang masyarakat di penjuru dunia. Gaya hidup tidak sehat dan pola makan yang tidak baik menjadi salah satu pemicu penyakit ini.

Diabetes adalah salah satu penyakit yang banyak diderita saat ini. Pola makan yang sembarangan dan tidak sehat menjadi penyebab utama dari penyakit yang tidak bisa disembuhkan ini.

“Pola makan yang salah, terlalu banyak makan junk food, tidak olahraga adalah faktor yang membuat diabetes mudah sekali menyerang orang-orang saat ini. Bahkan mereka yang berusia muda,” ungkap Dr.dr Carmen M. Siagian, Ms, SpGK, ketua II pengurus pusat PDGMI (Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia), saat ditemui Okezone dalam sebuah acara penghargaan Caravan Gizi Dancow, Dokter Kecil- Mahir Gizi 2012, dengan tema Sehat Dimulai Dari Sekolahmu, di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu (27/02.2013).

Banyaknya konsumsi junk food menjadi salah satu alasan mengapa banyak anak muda saat ini yang mengidap diabetes. Jika dulu gejala diabetes seperti mudah lapar, sering kencing dan mudah haus menjadi salah satu deteksi dini diabetes, namun saat ini diabetes banyak ditemukan tanpa gejala.

“Makin lama gejala diabetes makin sulit untuk dideteksi. Perubahan gaya hidup menjadi salah satu kunci agar diabetes dapat dicegah. Diet, dan olahraga rutin harus dilakukan jika Anda ingin terhindar dari diabetes,” ujar Dr. Carmen.
 
iya betul banget banget Gan....
krn kalo udah hobi junk food tentu nambah kalori di tubuh kita. Kalo gak diimbangi aktivitas maka kalori itu akan disimpan jd lemak. dan jadilah gendut.

Selain itu krn makan kalori tinggi yg notabene kadar gulanya tinggi, maka pankreas bekerja keras memproduksi insulin utk menormalkan gula darah kita. Kalo pankreas lama-lama bekerja tanpa istirahat yaaaa terang aja jadi lelah akibatnya insulin gak bisa menurunkan kadar gula darah. So...gula kita jd tinggi terus maka disebutlah DIABETES...

yuuuk...mulai jaga pola hidup kita...mulailah dari makanan yang kita makan.
 
Sejuta Bahaya di Balik Lezatnya Junk Food

BANYAK orang menyukai junk food. Makanan cepat saji yang satu ini memang digemari karena rasanya yang gurih. Namun sayangnya, dari rasa lezat makanan cepat saji, ada banyak efek buruk yang bisa menggangu kesehatan Anda.

Apakah Anda tahu mengapa junk food begitu enak dan sulit untuk melepaskan makanan ini? Ternyata, junk food memiliki kandungan lemak jenuh, tinggi gula dan juga garam. Ini adalah faktor pemicu obesitas diseluruh dunia. Anda mungkin mengonsumsi terlalu banyak junkfood yang pada akhirnya menyebabkan penyakit jantung, diabetes, tekanan darah dan kerusakan hati, demikian yang dilansir Magforwoman.

Ada aditif tertentu yang disebut monosodium glutamat (MSG) yang merupakan bahan yang sangat populer dalam makanan cepat saji. Zat aditif ini menciptakan ketidakseimbangan dalam sistem endokrin yang memicu obesitas.

MSG terlalu tinggi dalam suatu makanan akan memicu rasa lapar yang menjadikan Anda menginginkan mengonsumsi junkfood dalam jumlah yang banyak. Beberapa kasus menemukan kemasan makanan cepat saji terbuat dari bahan bernama bisphenol yang bisa terserap oleh makanan Anda. Bisphenol dapat mengganggu hormon dalam tubuh Anda, bahkan memicu pembentukan payudara pada pria dan gangguan prostat.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.