• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mainan anak2 jaman dulu

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. one
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

one

IndoForum Junior D
No. Urut
7570
Sejak
4 Okt 2006
Pesan
1.813
Nilai reaksi
276
Poin
83
bekel.jpg

Bekel terbuat dari bahan kuningan berwarna kuning atau dari bahan timbal berwarna putih. Bekel berbentuk segi empat dengan rupa bidang yang berbeda. Bidang pet, bidang dengan cekungan kecil di tengah; bidang roh,berbentuk seperti parit; bidang klat, polos tanpa hiasan dan bidang es, bidang datar berhias dengan 5 buah titik. Jumlah minimal adalah 4 buah.
Bola bekel, sebuah bola terbuat dari karet dan mempunyai besar seukuran bola
pingpong.

Jumlah pemain bekel dapat mencapai 4 orang yang biasanya semuanya anak perempuan. Mula-mula para pemain menentukan urutan pemain dengan cara hompimpah atau pingsut. Selanjutnya bekel dan bolanya berada di tangan kanan pemain.
Keempat bekel digenggam dengan tiga jari, sementara bola dijepit oleh ibu jari dan jari tengah. Bola dilempar ke atas dijatuhkan ke lantai yang datar. Selama bola memantul di udara pemain berusaha mengatur bekel agar tampak bidang pet semuanya. Pemain melempar bola lagi dan kemudian mengambil satu persatu bekel. Langkah selanjutnya pemain mengambil dua bekel dan seterusnya.
Langkah tersebut disebut : pet ji, pet ro, pet lu, pet byuk. Hal yang sama juga dilakukan pada bidang yang lain.
Pengambilan bekel tidak boleh menyentuh bekel lainnya atau bola menyentuh tanah dua kali dalam pengambilan bekel. Kondisi seperti ini disebut “mati” dan pemain lain mendapat giliran memainkan bekel.


congklak.jpg

Congklak adalah suatu permainan tradisional yang dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh Indonesia. Biasanya dalam permainan, sejenis cangkang kerang digunakan sebagai biji congklak dan jika tidak ada, kadangkala digunakan juga biji-bijian dari tumbuh-tumbuhan.
Di Malaysia permainan ini lebih dikenal dengan nama congkak dan istilah ini juga dikenal di beberapa daerah di Sumatera dengan kebudayaan Melayu. Di Jawa, permainan ini lebih dikenal dengan nama congklak, dakon, dhakon atau dhakonan. Selain itu di Lampung permainan ini lebih dikenal dengan nama dentuman lamban sedangkan di Sulawesi permainan ini lebih dikenal dengan nama Mokaotan, Maggaleceng, Aggalacang dan Nogarata. Dalam bahasa Inggris, permainan ini disebut Mancala.


gansing.jpg

Gasing adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik. Gasing merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi dan masih bisa dikenali. Selain merupakan mainan anak-anak dan orang dewasa, gasing juga digunakan untuk berjudi dan ramalan nasib.
Sebagian besar gasing dibuat dari kayu, walaupun sering dibuat dari plastik, atau bahan-bahan lain. Kayu diukir dan dibentuk hingga menjadi bagian badan gasing. Tali gasing umumnya dibuat dari nilon, sedangkan tali gasing tradisional dibuat dari kulit pohon. Panjang tali gasing berbeda-beda bergantung pada panjang lengan orang yang memainkan.
Gerakan gasing berdasarkan efek giroskopik. Gasing biasanya berputar terhuyung-huyung untuk beberapa saat hingga interaksi bagian kaki (paksi) dengan permukaan tanah membuatnya tegak. Setelah gasing berputar tegak untuk sementara waktu, momentum sudut dan efek giroskopik berkurang sedikit demi sedikit hingga akhirnya bagian badan terjatuh secara kasar ke permukaan tanah.


kelereng.jpg

Kelereng


mobiljeruk.jpg

Mobil2an dari kulit Jeruk


Suit
gajah.jpg

Gajah

orang.jpg

Orang

semut.jpg

Semut

Galah Asin atau di daerah lain disebut Galasin atau Gobak Sodor adalah sejenis permainan daerah dari Indonesia. Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri dari 3 - 5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.
Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segiempat dengan ukuran 9 x 4 m yang dibagi menjadi 6 bagian. Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. Anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertikal (umumnya hanya satu orang), maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan.


Batu-gunting-kertas adalah sebuah permainan tangan dua orang. Permainan ini sering digunakan untuk pemilihan acak, seperti halnya pelemparan koin, dadu, dan lain-lain. Beberapa permainan dan olahraga menggunakannya untuk menentukan peserta mana yang bermain terlebih dahulu. Kadang ia juga dipakai untuk menentukan peran dalam permainan peran, maupun dipakai sebagai sarana perjudian. Permainan ini dimainkan di berbagai belahan dunia.
Terdapat tiga isyarat tangan dalam permainan ini. Batu digambarkan oleh tangan mengepal, gunting digambarkan oleh jari telunjuk dan tengah, kertas digambarkan oleh tangan terbuka. Tujuan dari permainan adalah mengalahkan lawan bermain. Aturan standar adalah batu mengalahkan gunting, gunting mengalahkan kertas, dan kertas mengalahkan batu.
Jika kedua pemain mengeluarkan isyarat yang sama, maka permainan diulang. Kadangkala pemain menggunakan sistem berulang-ulang artinya sekali kemenangan tidak cukup untuk menghentikan permainan. Misalnya pemain yang menang 5 kali terlebih dahulu menjadi pemenang.






Benteng, adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup, masing - masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang. Masing - masing grup memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang atau pilar sebagai 'benteng'. Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih 'benteng' lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih oleh lawan dan meneriakkan kata benteng. Kemenangan juga bisa diraih dengan 'menawan' seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi 'penawan' dan yang 'tertawan' ditentukan dari waktu terakhir saat si 'penawan' atau 'tertawan' menyentuh 'benteng' mereka masing - masing. Orang yang paling dekat waktunya ketika menyentuh benteng berhak menjadi 'penawan' dan bisa mengejar dan menyentuh anggota lawan untuk menjadikannya tawanan. Dalam permainan ini, biasanya masing - masing anggota mempunyai tugas seperti 'penyerang', 'mata - mata, 'pengganggu', dan penjaga 'benteng'. Permainan ini sangat membutuhkan kecepatan berlari dan juga kemampuan strategi yang handal.


Petak Umpet
Dimulai dengan Hompimpa untuk menentukan siapa yang menjadi "kucing" (berperan sebagai pencari teman-temannya yang bersembunyi). Si kucing ini nantinya akan memejamkan mata atau berbalik sambil berhitung sampai 25, biasanya dia menghadap tembok, pohon atau apasaja supaya dia tidak melihat teman-temannya bergerak untuk bersembunyi. Setelah hitungan sepuluh, mulailah ia beraksi mencari teman-temannya tersebut.
Jika ia menemukan temannya, ia akan menyebut nama temannya yang dia temukan tersebut. Yang seru adalah, ketika ia mencari ia biasanya harus meninggalkan tempatnya (base?). Tempat tersebut jika disentuh oleh teman lainnya yang bersembunyi maka batallah semua teman-teman yang ditemukan, artinya ia harus mengulang lagi, di mana-teman-teman yang sudah ketemu dibebaskan dan akan bersembunyi lagi. Lalu si kucing akan menghitung dan mencari lagi.
Permainan selesai setelah semua teman ditemukan. Dan yang pertama ditemukanlah yang menjadi kucing berikutnya.
Ada satu istilah lagi dalam permainan ini, yaitu 'kebakaran' yang dimaksud di sini adalah bila teman kucing yang bersembunyi ketahuan oleh si kucing disebabkan diberitahu oleh teman kucing yang telah ditemukan lebih dulu dari persembunyiannya.

Yo-yo adalah suatu permainan yang tersusun dari dua cakram berukuran sama (biasanya terbuat dari plastik, kayu, atau logam) yang dihubungkan dengan suatu sumbu, di mana tergulung tali yang digunakan. Satu ujung tali terikat pada sumbu, sedangkan satu ujung lainnya bebas dan biasanya diberi kaitan. Permainan yo-yo adalah salah satu permainan yang populer di banyak bagian dunia. Walaupun secara umum dianggap permainan anak-anak, tidak sedikit orang dewasa yang memiliki kemampuan profesional dalam memainkan yo-yo.
Yo-yo dimainkan dengan dengan mengaitkan ujung bebas tali pada jari tengah, memegang yo-yo, dan melemparkannya ke bawah dengan gerakan yang mulus. Sewaktu tali terulur pada sumbu, efek giroskopik akan terjadi, yang memberikan waktu untuk melakukan beberapa gerakan. Dengan menggerakkan pergelangan tangan, yo-yo dapat dikembalikan ke tangan pemain, di mana tali akan kembali tergulung dalam celah sumbu.
vo3eif.jpg
ego0vk.png



Untuk kalian2 yang lahir th 1980 keatas, apakah ada yang bisa memainkan permainan2 diatas ?
 
bisa cuma yang
bekel
congklak
mobil²an jeruk
kelereng
kagak pernah

galah asin itu galasin yang biasanya disebut galasin???
 
weits bisa smua dong, kecuali yg kulit jeruk... soalnya dulu pas gw kecil... di bulan puasa... pas temen2 ke tarawih, gw bikin PR, pas mereka beres gw keluar maen bareng mereka lawan anak kampung hehehehe
 
congklak, gasing, kelereng, suit, batu gunting kertas,benteng,Yo-yo

yg ga gw mainin cuman 3...
bekel,mobil2mainan jeruk,galasin

hehe...
abis ga ada barangnya
 
Gw pernah main congklak,yoyo,benteng,kelereng,siut,petak umpet, btw ga ada asinan / injek kaki ne?
 
karet mana nieh koq ga ada wakakak dulu kan g suka maen

=))
 
hahaha origami juga bisa tuh karet gelang juga sering gw mainin juga tuh /heh
 
gw gak pernah maen congklak /sob /sob

maen bekel sering,, /heh

jadi teringat masa kecil /gg
 
woh kalo aku dolo maenannya sega ama nitendo.....
 
aku mainannya game boy,wii,ds,ps3,xbox360(WEW)jadi oot

o iya katanya kalo main congklak malam2 bisa terbang congklaknya?
waktu kecil aku di bilangin gitu sama tanteku
 
yoyo ma gasing sampe ada animenya
bayblade sama yoyo apa yah lupa /hmm
 
semuany udh pernah gw mainin,tp krn gw cewe gw paling jago main bekel ama congklak aja /heh /heh
 
wahh... /ok itu semua permainan dah pernah gw mainin...cuma mobil2an jeruk itu tuch, disini cuma terbuat dari kayu...

tapi sampai sekarang yg paling sering dimainin, congkak... dirumah gw congkaknya dah usang banget.... tapi kayunya awet... /ok bijinya dari cangkang siput... /heh
 
gue bsia semua tuh yang ga bisa cuma bekel ama congklak dan lompat tali tau nh cewek kok ga bisa main itu /gg /gg /gg /gg
 
suit & batu,gunting,kertas sama aja kek nya

tapi yang itu dua di sini juga sering di pakek
 
Semuanya Pernah Gw Mainin Kecuali Mobil2an Kulit Jeruk~~~~~/e15/e15/e15
 
BENTENGGGGGGGG gw demen dah waktu SD maen begituan.... 12 vs. 12 di lapangan tengah sekolah SD gw... sampe ga ada yang berani lewat tengah lapangan =))

kelereng, congklak, petak umpet... wakakkaka masah kecil kelewat bahagia =))
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.